Destined Soulmate Part 1

Author : Milky-chan

Main Cast : Kim So Eun & Kim Sang Bum

Cast : Goo Hye Sun & Lee Min Ho.

Genre : Romance

Type : Chaptered

Disclaimer : Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing – masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author tetapi milik orangtua, keluarga dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

 

Cover FF by myself (Milky-chan) :


Character Chart by myself (Milky-chan) :


Recommended Song : SHINee Onew – The Named I Love (yang punya lagu ini, author sarankan untuk didengerin terus-terusan selama baca ff ini yaaah XD)

 

***

 

Author’s POV [POINT OF VIEW]

 

Kim So Eun menyeret kakinya dengan malas sambil berjalan keluar SMA-nya. Akhirnya setelah berbelas jam berkutat dan mondar – mandir di sekolah dengan sibuknya, So Eun berhasil menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak kemudian pulang. Wajar saja kalau So Eun sedang sibuk – sibuknya karena tahun ini adalah tahun terakhir So Eun di sekolahnya tersebut. So Eun mendesah dan memutuskan untuk diam menyendiri di taman kampus sebelum beranjak pulang. Taman yang terletak di bagian belakang gedung kampus itu memang tempat favorit So Eun setelah perpustakaan dan laboratorium. Biasannya So Eun selalu menghabiskan waktu di taman ini dulu, tapi karena kesibukannya tahun ini, dia tidak punya waktu lagi untuk sekedar melamun di tempat yang sejuk ini.

So Eun duduk di bangku taman dan menengok ke arah kanan dan kirinya. Seulas senyum terlihat di wajah cantiknya, untunglah hari ini taman tidak tampak terlalu ramai. Dia jadi bisa beristirahat dengan tenang. So Eun mulai memejamkan matanya dan menikmati angin semilir yang terdengar merdu. Tiba – tiba dia merasa setetes cairan kental di tangannya. So Eun tidak terkejut malah dengan tenang membuka matanya dan mengambil selembar tisu dari tasnnya, kemudian ngelap darah yang keluar dari hidungnya.

Hal itu sering terjadi beberapa waktu belakangan ini, kepala berputar seperti mau pecah, kondisi badan tidak pernah fit lagi, darah sering keluar dari hidung dan mulutnya saat batuk. Setelah selesai membersihkan hidungnya, So Eun dengan gemetar mengambil setumpuk file yang dengan baik diselipkan dengan file – file tugasnya di tasnya. Kemudian So Eul membuka file itu dengan perlahan.

Matanya bergerak dengan cepat dan gelisah sembari membaca semua tulisan yang berada di kertas di dalam file tersebut. Walau dia sudah sering berkutat dengan kertas itu, perasaan gelisah setiap membacanya itu tidak pernah lepas darinya. Masih merasa takut dan waswas, So Eun langsung memasukkan file itu ke dalam tasnya kembali, takut ada yang melihat. Jantungnya tidak bisa berhenti berdegup, tangannya tidak bisa bergetar, So Eun sedang memikirkan scenario terburuk yang akan menimpa hidupnya. Tiba – tiba, terasa kedua tangan yang besar dan hangat memeluk leher So Eun dari belakang.

Kim Bum’s POV [POINT OF VIEW]

 

Aku memutar kepalaku ke kanan dan kiriku, berusaha mencari sebuah sosok yang sudah kucari mati-matian selama sekitar 1 jam. “Dia kemana ya? Di lab sama perpustakaan nggak ada.. Ah! Pasti disana!” Kim Bum bergumam sambil mempercepat langkahnya ke suatu tempat yang sudah terbayang di benaknya. Pasti disana, tidak salah lagi! Aku sudah kangen sekali dengannya, selama di sekolah kita tidak pernah bertemu karena beda kelas dan hampir loss contact selama seminggu ini..

Sesampainya di taman, aku mendongakkan kepalaku berusaha mencari seorang sosok yang kusayang. Itu dia! Aku pun merapihkan pakaianku yang acak-acakan karena habis berlari, kemudian berjalan ke arah sebuah bangku taman yang diduduki oleh seorang gadis berpakaian dress selutut berwarna putih. Dia tampak buru – buru memasukkan sebuah file kedalam tasnya, file apa ya itu? Ah mungkih hanya salah satu dari tugasnya.. Aku menghampirinya semakin dekat kemudian memeluk leher mungil itu dari belakang. Aku bisa merasakkan bahwa dia sedikit terkejut tetapi kemudian tersenyum.

Kim So Eun’s POV [POINT OF VIEW]

 

Kedua tangan yang hangat itu seketika langsung menghilangkan seluruh rasa capai dan gemetarku. Aku tersenyum hangat, aku sangat merindukannya. “Bum-ah..” Panggilku manja, saat ini aku hanya perlu kasih sayangnya untuk melupakkan semua hal yang kutakutkan ini. “Ne?” Jawabnya sambil menjulurkan kepalanya melewati bahuku dengan wajah polosnya dan imutnya itu. Omo.. Wajahnya dekat sekali denganku, Tuhan.. Betapa aku menyayangi pria di depanku ini.. Sampai aku tidak rela menyakitinya dengan kenyataan yang sedang terjadi sekarang.

Senyumku memudar begitu mengingat tentang kata – kata yang tertera pada kertas – kertas di dalam tasku tersebut. Setetes air mata jatuh di pipiku, semua ini terlalu banyak untuk diatasi oleh seseorang bernama Kim So Eun. Ya tuhan, apa yang harus kulakukan.. Aku tidak tega dan tidak akan pernah tega melihat senyum orang yang kusayangi di depanku akan memudar. Aku ingin menjaga senyum itu selamanya, senyum yang hanya dikhususkan untukku itu. Senyum tulus yang membuat semua orang akan ikut tersenyum.. Aku tidak tega tuhan.. Ottokhae?

Kim Bum’s POV [POINT OF VIEW]

 

Aku sedang menunggu jawaban dari So Eun, tapi tiba – tiba senyumnya memudar.. Seperti sedang memikirkan sesuatu yang berat. Baru saja aku ingin bertanya ada apa tetapi tiba – tiba setetes air mata jatuh dari matanya yang cantik itu. Aku kembali terkaget, apa yang sudah kulakukan? Aku langsung pindah duduk ke sebelahnya dan memegang kedua pundaknya dengan lembut. “So Eun-ah, Waeyo? Kenapa kamu menangis? Gwaenchana?” Aku sangat kahwatir, jantungku berdegup kencang.. Belum pernah aku melihat seorang cewek menangis di depanku, apalagi So Eun.

Begitu mendengar runtutan pertanyaanku, So Eun mendongakkan kepalanya dengan senyuman di wajahnya. “Aniyo.. Aku hanya sangat merindukanmu.” Jawabnya dengan wajah penuh keyakinan. Aku tertegun.. Benarkah yang dikatakannya? Dia tampak ragu – ragu dan ketakutan, tapi kutepis semua prasangka buruk tersebut dan menghapus air mata yang sudah agak kering tersebut. Kemudian aku beranjak memeluknya erat, “Mianhe So Eun-ah.. Aku akhir – akhir ini sangat sibuk..” Aku merasa sangat bersalah begitu aku merasa pundakku basah olehnya, dia pasti sangat merindukanku.

Setelah itu aku melepas pelukanku dan melihat wajah cantik di depanku itu basah oleh air mata. So Eun langsung buru – buru menghapus air matanya karena malu. “Hmm.. Apakah kau besok tidak ada jadwal?” Tanyaku berharap dia akan menggelengkan kepalanya sebagai jawabannya. So Eun tampak berfikir sebentar kemudian menggeleng, aww rasanya ingin aku cubit pipinya yang chubby itu. “Bagaimana kalau kita besok kencan seharian? Sebagai pengganti kecan – kencan kita yang selalu tertunda?” Aku memohon dengan puppy face-ku, biasannya dia tidak pernah bisa menolak jika aku sudah mengeluarkan jurus andalanku. Seulas senyum terlihat di wajahnya, dia pun mengangguk setuju tidak lupa dengan matanya yang tampak bersemangat.

“Bagaimana kalau kita pulang? Kamu pasti capek kan?” Tanyaku kepada So Eun, kembali dia mengangguk. Kugandeng tangannya seperti yang biasa kulakukan dahulu kala kemudian mengajaknya ke tempat parkir tempat motor ninjaku berada.

Author’s POV [POINT OF VIEW]

 

So Eun keluar dari kamar mandi sehabis mandi dan duduk di kasurnya. Perasaanya sedang campur aduk saat ini. Di sisi lain, So Eun sangat senang dengan kencan-nya besok dengan Kim Bum. Tapi, kembali teringat kertas yang ada di tasnya tersebut. Mau tak mau aku harus memberitahukan Kim Bum secepatnya sebelum semuannya terlambat. Tiba – tiba terasa getaran di sebelahnya, So Eun menoleh dan ternyata ada sms masuk ke iPhone-nya. Di layar iPhone-nya tertera, “New Messages from: Bummie<3” So Eun tertawa kecil melihat nama kontak pacarnya itu. Tanpa basa basi So Eun langsung membuka sms itu,

From : Bummie<3

Eunnie<3 Aku besok jemput jam 9 pagi ya! Ppyong :*

So Eun kembali tertawa begitu melihat panggilan kesayangan Kim Bum kepadanya yaitu “Eunnie” yang selalu digunakannya di sms, sementara panggilan kesayangannya kepada Kim Bum adalah “Bummie”. So Eun teringat masa lalu begitu melihat-lihat sms-sms terdahulu dari Kim Bum.

~FLASHBACK~

 

“So Eunnnnnnn!!” Terdengar teriakan menggelegar sepanjang koridor sekolah 2 tahun yang lalu, So Eun yang merasa dipanggil langsung membalikkan badannya, dia kenal betul pemilik suara lantang ini pasti Hye Sun deh..

Tiba – tiba saja, Go Hye Sun, sahabat So Eun dari playgroup muncul di sampingnya. “Akhirnya! Akhirnya!” Lanjut Hye Sun bersemangat sambil mengepalkan kedua tangannya. So Eun menatap sahabatnya dengan tatapan ‘tidak-mengerti’ “Apanya yang akhirnya?” Jawab So Eun ingin tahu. “Jang Jang!!” Seru Hye Sun sambil mengacungkan jari manisnya dengan bersemangat, terdapat sebuah cincin berkilauan yang terpasang. “Waah!!” So Eun ikutan bersemangat sambil memeluk temannya sebagai tanda ikut senang. Akhirnya Lee Min Ho, temen sekelas mereka yang sudah dikeceng oleh Hye Sun semenjak pertama masuk SMA nembak juga..

“Kau meninggalkanku! Ingat janji kita semasa SD? Kau bilang kita kau tidak akan punya pacar sampai aku punya juga!” Gerutu So Eun pura – pura marah. “Ckckck, Goo Hye Sun tidak sebodoh itu sampai melupakan janji kita. Tenang saja So Eun, aku sudah menyiapkan semuannya..” Jawab Hye Sun sambil tersenyum geli memikirkan rencananya. So Eun menatap wajah sahabatnya dengan wajah ‘apa-maksudmu’-nya tersebut. Hye Sun makin tersenyum lebar begitu melihat kebingungan yang terpancar di wajah sahabatnya itu.

Kemudian ia membalikkan wajah temannya itu ke arah baratnya, terdapat Lee Min Hoo, pacarnya Hye Sun dan orang yang juga dikeceng oleh So Eun sejak pertama masuk sekolah, Kim Bum. Mereka berdua berjalan bersama sambil tertawa. Mereka berdua memang sahabat sedari kecil, tak heran kalau mereka terlihat dekat.Begitu melihat tawaKim Bum yang lepas, So Eun menjadi merah mukanya. Hye Sun yang langsung menangkap reaksi temannya langsung tertawa kecil.

~FLASHBACK END~

 

So Eun tersenyum begitu mengingat kejadian setelah hari itu, Hye Sun memperkenalkan Kim Bum kepadaku dan ternyata Kim Bum juga sudah menyukaiku semenjak hari pertama masuk sekolah. Ternyata rumor yang mengatakan kalau dia adalah playboy kelas kakap hanyalah dusta. Min Hoo hampir tersedak begitu mendengar rumor itu, Min Hoo bilang kalau Kim Bum hanya cowok pemalu yang akan kebingungan kalau sudah di masalah cinta. Alhasil Min Ho mendapat pukulan main-main dari Kim Bum yang disebelahnya. Wajahnya memerah karena malu begitu melihatku tertawa bersama Hye Sun saat mendengar hal itu dari Min Hoo.  So Eun tidak bisa berhenti tersenyum begitu mengingat semua kejadiannya dengan Kim Bum, Hye Sun dan Min Hoo 2 tahun terakhir ini.

So Eun memejamkan matanya dan lama kelamaan tertidur tenang.. Dengan masih memegang erat kertas-kertas dari tasnya itu.. Ya, kertas yang ternyata terdapat label, “Seoul Hospital” di ujung atas kirinya.

“Semua cerita cinta akan ada akhirnya, dan mungkin sebentar lagi adalah waktu berakhirnya kisah cintaku dengan Kim Bum.”

 

TO BE CONTINUED..

PS: untuk author ff ini, mohon cek emailnya ya ^^ gomawoyo~~~

Tags: , , ,

19 responses to “Destined Soulmate Part 1”

  1. dian permata says :

    kereeeeeeen. lanjut ya…

  2. ambar says :

    Yg prtma ni g sia2 slu ngunjungi blok ini trnyta ff bru lg. . . . . . . .
    Thor so eun jngan dbkin knpa2 y ntar jdinya sad ending. . . .q pngene yg happy ending gtu. . . .

  3. amelL says :

    wuih
    baguz nih critanya
    kira2 soeun sakit apa ya??? jdi penasaran nunggu klanjutanya….?

  4. rizkyapratiwi says :

    kayaknya ceritanya bakalan sedih ne
    waaah … gak tega. kira2 so eun sakit pa ya???
    di tunggu next part

  5. onkyu says :

    maksudnya hyesun bilang “jjang!jjang!” ntu pa ya?? hahaha aq gag tau author…..
    hmmm… ne soeun kenapa, ditunggu ne kensan bummsona author…. hhhiiii

  6. Helda says :

    Cerita.y bagus. jdi sdih eunnie.y sakit. huhuu T.T

    lnjt author.😦

  7. AnnisaHourai says :

    sedihx… apalagi smbil dengerin lagux😦
    berharap happy ending😀
    lanjut😀

  8. Kaoru selly sangeun says :

    Waduh sad T.T ..
    Kenapa sih critanya harus eunni qu yg skit ..
    Kan ksian dia.. Apalgi bumppa klw dh tw ..
    Ayo donk bkin eunninya sembuh ..
    Critanya dh bgus .. Tpi saiia gx suka sad ..
    Next part di tunggu yach🙂

  9. Maria Sativa says :

    wah so eun skt ap sich…???
    keren crta na…
    lnjt thorr……….

  10. owni says :

    kayaknya ni ff sedih deh, waaaaa tapi keren, di tunggu next part’a

  11. SaRy aj0w says :

    Waaaaaaaa Baru part pertama daH bwt termehek-mehek kyaknya..
    GuD joooooooooooooooB thoR…tp agak kurang panjang deh kyknya..hahahhaha

  12. leuni says :

    su eun sakit pa ya……..?
    thor jng pshhin mrka dong, happy ending aj ya………

  13. founney says :

    i like…
    keren, sediih… so eun sakit pha yah ???😦
    lanjutanya jangan lama” yah,,,

    bumsso arus bersatu dunk… jngn ampek mereka pisah,,,

  14. Putzz ran" mouri says :

    Bru part pertama ajj. . .udah ada kesan seDih’a walaupun cma dikit. , ,
    jdi ga sbr pengen bCa part selanjUt’a. . .

  15. enno bumsso says :

    huhuhuhuhu baru part awal dah sedih . . . :((
    tp q suka crita yg mellow2 gni😉
    kse skt apa tuh?? Ayolah ksh tau k kb, biar slg berbagi . . .
    Ayo lanjut . . . . !

  16. Indah_ELF says :

    Seruuu …
    Ksihan so eun, skit parah ..kim bum kLo twu gmNa yaa …
    Ywdh d’tunggu kLanjutan’a …

  17. nhisa says :

    hmm kya’a kim so eun punya penyaki deh…
    hmm berharap HAPPY ENDING…

  18. Wahyu Suciaty says :

    I Like it🙂,
    Uri Kim Bum oppa n’ So Eun onnie Nan Chuae-yo !!!! :-):-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: