One In A Million – Part 10

Author : AndinaDes

Main Cast : Kim Bum, Kim So Eun

Cast : Kim Ki Bum, Im Yoona, Jang Geun Suk, Park Sin Hye, Lee Min Ho, Lee Min Jung, Kim hyun Joong, Kim Hyung Joon, Yoon Eun Hye, Cho Kyuhyun, Seohyun SNSD, Kim Nam Gil

Genre : Romantic, Friends

Type : Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan.Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka.Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.Apabila ada kesamaan judul, itu merupakan hal yang tidak disengaja.

Hai hai pengumuman ada CAST BARUUUU ada Seohyun SNSD, dan Kim Nam Gil disini. Enjoy your reading guys, hope you’ll love it.

 

PART 10

Shin Hye menganga dengan gagang telfon yang masih ia genggam. Tidak percaya dengan perkataan Kim Bum tadi.Ia perlahan menoleh kepada beberapa orang yang juga penasaran dengan So Eun.

“oppa…..” ucah Shin Hye terbata.

“ada apa? apa yang terjadi?” tanya Kyuhnyun.

“Kim So Eun… dia koma… oppa….” Ucap Shin Hye terbata.Geun Suk menghampirinya untuk menenangkannya.

Kyuhyun menghela nafasnya. Tak menyangka ia, kasusnya akan menjadi seperti ini.

Tak lama Kyuhyun mengambil jaket dan kunci mobilnya.

“ayo, kita menyusul mereka disana. Bukan hanya So Eun yang butuh dukungan kita…” ucap Kyuhyun. Yang lain ikut mengangguk dan langsung mengikuti Kyuhyun.

***

Kim Bum duduk di kursi tepat di sebelah So Eun.Ia memegang tangan So Eun. Min Ho juga berada disitu, ia diam. Benar – benar tak menyangka akan begini kejadiannya.

“apa sebaiknya kita memberi tau orang tua So Eun di Jerman? Keadaan So Eun sudah begini parah….” Ujar Yoona tiba – tiba memecah suasana.

Ah iya benar, orang tuanya… pikir Kim Bum.

“jangan….” Ucap Min Ho tiba – tiba.

Yang lainnya menoleh heran. Memberi syarat muka tanda tanya.

“aku tau karakter So Eun, ia akan sangat marah jika memberi taukan keadaannya seperti ini ke orang tuanya. Kalian jangan khawatir, ada seseorang yang bisa dihubungi untuk masalah ini.” Jelas Min Ho yang lainnya pun mengerti.

Tak lama Min Ho keluar, ia akan menghubungi seseorang yang dimaksudnya tadi. Kibum menghampiri Kim Bum yang masih termenung.

“Bum, ini ulah Lee Min Jung.Kita semua tau itu. Apa yang akan kau lakukan?” tanya Kibum kepada adik laki – lakinya itu.

“Hyung….. jujur aku tidak bisa berfikir jernih untuk sekarang. Prioritas pertamaku adalah sadarnya So Eun…” ujar Kim Bum, mukanya sangat letih, matanya kosong tanda tidak tau apa yang harus ia lakukan kedepannya.

Melihat ini Kibum mengangguk.

“arasso, serahkan semua ini padaku…” ujar Kibum sambil memegang pundak Kim Bum lalu ia pergi bersama Yoona.

Ketika Kibum dan Yoona keluar.Ia bertemu dengan Kyuhyun, Kim Joon, Hyun Joong juga Shin Hye dan Geun Suk.

Sejenak Yoona menceritakan apa yang terjadi. Shin Hye menangis kaget. Yang lainnya juga tidak menyangka akan seperti ini kejadiannya.

Akhirnya Yoona dan Kibum pergi untuk melapor ke polisi bersama Kim Joon dan Hyun Joong.Tujuan mereka 1, membuat Min Jung membayar ini semua.

***

Kyuhyun, Shin Hye dan Geun Suk masuk ke kamar inap So Eun.Ada Kim Bum yang termenung disitu.Kyuhyun langsung memeluk Kim Bum, begitu juga Geun Suk.

Sekilas dari kaca, Kim Bum melihat Min Ho yang sedang menelfon.Ia pun beranjak ingin menghampirinya.

“Shin Hye, bisakah aku menitip So Eun sebentar?” tanya Kim Bum.

“kau tak perlu menanyakan itu…” ujar Shin Hye.

Kim Bum pun mengangguk dan segera pergi menghampiri Min Ho.

“Min Ho Hyung…” ujar Kim Bum memanggil Min Ho.

Min Ho menoleh dan sedikit kaget karena Kim Bum memanggilnya dengan Hyung lagi.

“ayo ikut aku, aku ingin membicarakan sesuatu….” Ucapnya dan langsung pergi yang diikuti oleh Min Ho.

***

Di perjalanan, ponsel Kibum berbunyi. Sangat kaget ia ketika tau siapa yang menelfonnya. Terlihat nama Lee Min Jung di layar ponselnya.

“ YA LEE MIN JUNG!” ujar Kibum berteriak meneriaki nama gadis ini. Kibum sangat murka saat ini.Yoona pun bergidik ngeri melihat muka kekasihnya ini.

“sunbae… hiks” terdegar isakan. “sunbae aku mohon, jangan laporkan aku aku mohon.. aku akan bertanggung jawab sunbae…” ujar Min Jung terisak.

“ KAU GILA, SUDAH SEPERTI INI KEJADIANNYA KAU INGIN BERTANGGUNG JAWAB…” Kibum melotot. Tak habis pikir dengan apa yang di pikirkan gadis gila ini.

“Sunbae… sungguh aku akan bertanggung jawab…. Tolong aku….” Pinta Min Jung di sebrang.

Kibum sejenak berfikir,lalu ia berkata.

“Hyun Joong, kita tidak pergi ke kantor polisi. Kita pergi ke rumah Lee Min Jung saja…” ujar Kibum kepada Hyun Joong.

“YA KIBUM!Apa apaan kau…” ujar Yoona kesal. Tak habis pikir ia. Mestinya yang mereka lakukan sekarang memasukan si wanita gila ke penjara.

“jangan marah dulu… Min Jung  tadi menelfon, ia bilang ia akan bertanggung jawab. Kita lihat saja seperti apa pertanggung jawaban yang dia berikan…” ujar Kibum.

“ya Kibum, bagaimana jika ini hanya triknya saja..” ujar Kim Joon yang berada di kursi belakang. Duduk bersama Yoona.

Kibum diam sejenak dan berkata mantap.

“maka aku yang bertanggung jawab…”

***

Di atap rumah sakit, Kim Bum dan Lee Min Ho, berdiri berhadapan.Kim Bum mengajaknya ingin menyelesaikan masalah. Bukan dengan cara menyakiti fisik satu sama lain.

“Disini aku tidak akan memukulimu. Aku ingin menyelesaikan masalah..tanpa membuat So Eun sakit…” ujar Kim Bum membuka pembicaraan.

Lee Min Ho hanya melihat ke arah Kim Bum.

“ saling menyakiti hanya akan membuat So Eun semakin sakit. Aku akan menyelesaikan masalah ini. Aku putuskan disini. Aku tidak akan melepaskan So Eun, apa lagi membiarkannya menjadi milik orang lain.”

Min Ho tersenyum sinis.“Lalu apa yang kau bilang dengan menyelesaikan masalah? Ha?” ujarnya sambil menoleh ke Kim Bum tajam.

Kim Bum juga menoleh, menatap lurus Min Ho. “biarkan So Eun yang memilih. Nanti disaat dia sudah sadar, sudah tau apa jawabannya. Disitulah, biarkan dia memilih.Apapun jawabannya aku akan semakin meyakinkan diriku padanya…” ujar Kim Bum, sangat yakin.

“semakin meyakinkan dirimu?” tanya Lee Min Ho sambil memicingkan matanya penuh selidik.

“iya, jika dia memilihku, kau tau. Aku akan semakin meyakinkan diriku untuk menjaganya, dari siapapun. Termasuk dirimu. Jika sebaliknya…” Kim Bum diam sebentar. “jika dia tidak memilihku, aku akan meyakinkan diriku, memang itulah keputusannya. Membiarkan dia bahagia dengan pria pilihannya. Dengan siapapun pilihannya.” Ujar Kim Bum tegas.

Lee Min Ho tetap lurus memandang Kim Bum.Begitu juga dengan sebaliknya.Masing – masing berada di pikirannya.

Kim Bum, sebenarnya ia tidak yakin dengan apa yang ia katakan. Bertempur seratus kali dengan Min Ho ia pun bertaruh akan melakukannya. Namun jika ia melakunnya. Bukan badannya yang akan sakit, begitu pula dengan tubuh Lee Min Ho. Jiwa So Eun lah yang akan sakit.

“arasso…. Kita lihat apa yang akan terjadi…” ujar Lee Min Ho memecah suasana.Menatap Kim Bum sebentar lalu pergi meninggalkannya.

“kita lihat Kim Bum, hasil apa yang akan kau terima…” ucap Kim Bum kepada dirinya sendiri.

***

Kyuhyun, Shin Hye dan Geun Suk.Terpaku dengan keadaan So Eun. Shin Hye menangis, tak menyangka seperti ini kejadiannya.

“apakah ini tidak sangat keterlaluan…” ucap Geun Suk.

“iya, ini sangat keterlaluan…” ucap Kyuhyun.

“Lee Min Jung… apa yang akan terjadi kepadannya kak?” tanya Shin Hye kepada Kyuhyun.

“entahlah, kita lihat apa yang akan Kibum lakukan dengannya..” ujar Kyuhyun.

Drrt drrt

Ponsel Kyuhyun berbunyi. Tertera nama sekertarisnya.

“ada apa?” jawab Kyuhyun.

“maaf pak, ada seorang gadis sangat mengotot ingin bertemu bapak…” ujar disebrang.

“oh ya? siapa dia?” tanya Kyuhyun, ia heran ada yang ingin bertemu dengannya, seorang gadis pula.

“gadis ini tidak mau menyebutkan namanya. Pak ia sangat ingin bertemu dengan anda.”

“jika gadis itu datang hanya untuk melamar perkejaan bilang saja dia bisa ke bagian HRD” ucap Kyuhyun.

saya sudah menjelaskan kepadanya pak. Tapi dia tetap mengotot ingin bertemu dengan bapak. Sekarang ia sedang di tangani sekuriti pak. Apa yang ingin bapak lakukan kepadanya? Haruskah saya mengusirnya?” tanya sang sekertaris.

“ah, tidak usah. Biarkan saja dia. Saya akan kesana sebentar lagi.”

baik pak

Klik.Kyuhyun memutuskan telfonnya.Gadis ini berada di benaknya.Siapa dia? Ingin sekali menemuiku…

“ya, Geun Suk, aku harus kekantor sekarang. Aku titip Shin Hye ya.Dan hubungi aku tentang perkembangan So Eun…” ujar Kyuhyun.

Geun Suk mengangguk mengerti. “serahkam semuanya padaku…”

***

Sementara itu di sebuah gedung apartemen Kibum dan Yoona masuk ke sebuah ruangan dimana Lee Min Jung tinggal.Kim Joon dan Hyun Joong berjaga diluar, takutnya Min Jung melakuakn trik yang tidak bisa ditebak lagi.

Setelah melihat Kibum dan Yoona masuk, Min Jung langsung menghampiri mereka.

“Sunbae… Yoona… aku minta maaf, aku akan menjelaskan semua..semuanya…” ujar Lee Min Jung terbata.

Yoona menatap Min Jung luar biasa sinis.

“ YA LEE MIN JUNG? APAKAH KAU SUDAH GILA? PEMBUNUH!” ujar Yoona dengan melotot.Tangannya hampir saja menjambak rambut Min Jung jika tidak ditahan oleh Kibum.

Kibum memegang tangan Yoona, menggeleng sejenak. “tidak seperti ini Yoona, kau bukan dia…” ujar Kibum. Yoona hanya bisa menatap Min Jung dengan sangat marah.

“Sunbae..mianhae.. jeongmal mianhae… aku akan bertanggung jawab. Aku akan meminta maaf kepada So Eun, biaya rumah sakit dan semuanya..aku akan mempertanggung jawabkan semuanya…” ujar Lee Min Jung sambil bercucuran air mata.

Kibum memperhatikan Min Jung sejenak.

“sebenarnya, apa yang ada di pikiranmu Min Jung? Mengapa kau bisa melakukan itu kepada So Eun?Kau tau?Dia sekarang koma, dan diprediksi akan mengalami kelumpuhan, walaupun itu bersifat sementara…” jelas Kibum.

Min Jung kaget mendengarnya.Yoona melangkah maju, mendekatkan dirinya pada Min Jung.

“kau… kau itu cantik, akan sangat sempurna apa bila tingkah lakumu sama indahnya dengan wajahmu…” jelas Yoona. Kali ini mukanya tidak sekeras tadi saat pertama melihat Lee Min Jung.

“Yoona… mianhae… Jeongmal mianhae…aku tak tau harus bagaimana lagi sekarang, yang jelas aku akan bertanggung jawab atas semuanya…” jelas Min Jung sambil terisak.

Yoona menatap Kibum, matanya menandakan sesuatu.Kibum pun mengangguk mengerti.

***

Kim Bum menggenggam tangan So Eun.Sangat erat.

“Hey putri tidur, kapan kau bangun?Tidak lelah kah kau?Hanya berbaring di kasur ini?Cepat bangun… ayo kita jalan jalan bersama lagi…” ucap Kim Bum.

Shin Hye dan Geun Suk iba melihatnya. Lee Min Ho menatap Kim Bum. Ingin ia berada di posisi Kim Bum sekarang.

“bukan kah sebagai pasangan baru kita seharusnya bahagia? Bukankah mestinya kita banyak menghabiskan waktu bersama?Kenapa kau malah tidur disini…” ucap Kim Bum lagi, kali ini mengucapkannya sambil tersenyum getir.

“ya Kim So Eun… wake up… ayo bangun…. Ayo bangun sekarang…” ucap Kim Bum sambil menggoyang – goyangkan tangan So Eun.Namun yang dipanggil tetap tidak bergeming.

Shin Hye menghampiri Kim Bum.

“tetap ajak dia berinteraksi. Tapi, kendalikan emosi mu bum.Ia pasti bangun. Akan ada waktunya, percayalah…” ujar Shin Hye sambil memegang pundak Kim Bum.Kim Bum hanya tersenyum tanda terima kasih kepada Shin Hye.

Tiba – tiba handphone Shin Hye berbunyi.

“Yoboseyo… mwo? Pengumuman study exchange? Arasso! Baiklah aku akan segera kesana…” ujar Shin Hye ditelfon.

“Kim Bum, tidak apa kah jika aku pergi dulu?” tanya Shin Hye.

“gwaenchana… pergilah bersama Geun Suk…” ujar Kim Bum.

Sebelum pergi Geun Suk menghampiri Min Ho. keduanya bertatapan dan saling tersenyum.

“aku belum mengucapkan selamat datang, welcome back bro!” ujar Geun Suk sambil memeluk Min Ho. Min Ho tersenyum dengan penyambutan yang telat ini.

Seperginya Geun Suk dan Shin Hye, kini tinggal ada mereka bertiga. 2 ksatria yang menjaga 1 orang putri, yang sangat nyenyak akan tidurnya.

***

Kyuhyun berjalan cepat ke arah ruangannya. Disitu ia bisa melihat ada 1 orang gadis berwajah mungil, badannya kurus, rambutnya panjang berwarna coklat sedang ribut dengan 2 sekuritinya.

“biarkan aku menemui CEO disini. Aku harus bertemu dengannya sekarang…! Kalian tidak bisa menghalangiku…” ujar gadis itu.

“nona, tolong mengerti. Tuan sedang tidak ada.Jangan seperti ini, kami bisa bertindak lebih keras…” ujar sekuriti.

Sang gadis masih saja memberontak, memaksakan kehendaknya untuk bertemu dengan CEO perusahaan itu.

“serahkan saja dia padaku..” ucap Kyuhyun.

Sang sekuriti yang kaget akan kedatangan Kyuhyun membungkuk sopan kepada Kyuhyun.

“ah Tuan, anda datang…” ucapnya.

Kyuhyun membungkuk sopan. Sesaat ia melihat gadis yang berontak tadi.

Men..she is a goddes pikir Kyuhyun melihat kecantikan gadis ini.

“kau, bisa ikut aku keruanganku..”ucap Kyuhyun kepada gadis itu. Gadis itu membungkuk dengan sopan lalu mengikuti Kyuhyun masuk keruangannya.

Kyuhyun langsung duduk dikursinya. Dimejanya tertera nama Presiden Direktur. Ya, Kyuhyun memang CEO dari perusahan Cho Firm Dairy.Meneruskan usaha orang tuanya.Semenjak ayahnya meninggal Kyuhyun lah yang menjadi Presiden DirekturKyuhyun memperhatikan gadis tadi. Tertunduk dan tetap berdiri di depan Kyuhyun.

“siapa namamu nona?” tanya Kyuhyun sopan.

“oh, aku Seohyun…” ujar gadis itu, masih sambil tertunduk.

Sejenak Kyuhyun mengangguk.

“yang tadi itu, kau sadar melakukan apa? membentak para sekuriti. Kau tidak mabok kan?” tanya Kyuhyun penuh selidik.

Mendengar itu Seohyun langsung mendekat dan menggeleng.

“anio, eh, tuan sungguh aku terpaksa melakukan itu. Aku harus bertemu dengan anda tuan…” ujar Seohyun.

“oh ya? sepenting apa sampai kau bertindak seperti tadi?” tanya Kyuhyun.

Seohyun mengambil sebuah dokumen dari tasnya dan memberikannya dengan sopan kepada Kyuhyun.

“ini, Tuan… aku ingin berkerja disini…” ujar Seohyun kepada Kyuhyun.

Kyuhyun langsung tertawa.

“hey nona, apa tidak salah? Kau?Taukah kau tentang dunia pekerjaan.Setidaknya bagaimana caranya melamar itu bagaimana?” ujar Kyuhyun.

Seohyun menatap Kyuhyun sebentar.

“maaf tuan, aku tau semua tau. Mmh tapi… aku tau ini sangat mengganggu. Tapi, bisakah anda melihat arsip ku dulu lalu anda bisa mengomentariku apa saja.” Ujar Seohyun.

Kyuhyun diam, namun masih berkecamuk dibenaknya.Apa sih yang dimaksud gadis ini.

Kyuhyun mulai membuka arsip tentang Seohyun.

“Seo Juhyun. Kau?Lulusan Swiss Germany University? Nilai tertinggi dan mendapat penghargaan dari beberapa organisasi disana..” ujar Kyuhyun.

Setelah selesai melihat – lihat sekilas.

“aku tidak membacanya hingga selesai. Kau mau dengar?Jika memang benar kau melamar kerja disini.Kau bisa langsung ditetapkan di G.M. berdasarkan prestasi dan juga nilai – nilai semasa kau kuliah…” ucap Kyuhyun.

“justru itu tuan, aku perlu bertemu dengan anda…” Seohyun diam sejenak.Lebih mendekatkan dirinya ke tempat Kyuhyun. “bisakah anda hanya menempatkan ku sebagai Tim Manager. Aku mohon…” ucap Seohyun hati hati.

Lagi – lagi Kyuhyun terdiam melihat kelakuan gadis ini, unpredictable.

“hey nona, ah maaf. Seohyun.Sungguh aku tidak mengerti maksudmu.Kau tau?Banyak orang yang berusaha untuk posisi itu. Banyak orang yang melakukan apa saja untuk mendapatkan posisi GM. Sungguh, aku tidak mengerti apa yang ada di otak anda.” Ucap Kyuhyun.

Tanpa di duga, setelah Kyuhyun mengucapkan itu.Seohyun langsung duduk berlutut, memohon kepada Kyuhyun.

“aku mohon tuan Kyuhyun. Aku harus berkerja diperusahaan anda. Dan tolong, tempatkan aku di Tim Manager saja. Aku mohon…” ucap Seohyun dengan muka yang sangat memelas.

Kyuhyun kaget dengan apa yang dilakukan Seohyun.

“aish, ya Seohyun kau tidak perlu begini…” ujar Kyuhyun sambil membangunkan Seohyun. Ia sangat tidak enak jika ada orang yang seperti itu kepadanya. Apa lagi ini seorang wanita.

“baiklah Seohyun. Ah..aku bingung kenapa aku mau melakukan ini. Tapi baiklah, aku akan menerima kau menjadi Tim Manager disini. Tapi aku harus memasukan arsip mu dulu. Mungkin minggu depan baru kau bisa masuk kerja disini.” Ucap Kyuhyun.

“JEONGMALYO????” ucap Seohyun histeris.Kyuhyun hanya mengangguk aneh. “ah mianhae, aku sangat senang. Kamsahamnida, tuan… aku sangat berterima kasih tuan. Aku tidak akan melupakan ini tuan…”

“iya iya… sekarang kau bisa pulang. Tunggu kabar selanjutnya saja…” ucap Kyuhyun.

Setelah mengucapkan terima kasih yang begitu banyak, Seohyun akhirnya pergi dari ruangan Kyuhyun.Sementara itu diruangan Kyuhyun masih bengong dan menatap ke arsip yang bertuliskan SEO JUHYUN.

“entah kenapa, aku merasa akan terjadi sesuatu setelah ia datang…” ucap Kyuhyun pada dirinya sendiri.

***

2 hari setelahnya.Di Seoul Hospital.

So Eun masih belum bergeming.Masih tidur dan Kim Bum setia menunggunya.Menggenggam tangannya. Bahkan ia belum pulang.

Yoona datang mengantarkan pakaian salin Kim Bum dan ia juga ingin berada disisi sahabatnya yang sedang tidur sangat nyenyak ini.

“Bum, bersihkan diri lah dulu, aku juga membawa sup kimchi untuk mu sarapan..” ujar Yoona. Mendengar ini Kim Bum menurut saja.Ia juga sudah tidak betah dengan bajunya ini.

“hey So Eun, masih betah kah kau disana? Kapan kau bangun?Cepat bangun. Kau akan menjadi penyambut tamu dan panitia di pertunangan ku nanti. Jangan tidur terus..” ucap Yoona lembut sambil mengelus elus punggung tangan So Eun.

Setelah selesai membersihkan diri, Kim Bum pun menyantap sup kimchi yang dibawa oleh Yoona.

“apa kata dokter?” tanya Yoona.

“harus terus diajak berinteraksi. Komanya dibataskan hanya seminggu saja. Jika dalam seminggu dia belum sadar, akan dilakukan pemasangan alat lagi dibagian kepalanya. Jujur aku khawatir…” ucap Kim Bum lemas.

Yoona sedikit kaget mendengar ini.

“mwo? Aku tidak menyangka separah ini… yatuhan…” ujar Yoona.

“aku juga tidak menyangka. Dia terpental sangat jauh Yoona…” ujar Kim Bum.

Tok tok.Terdengar suara ketukan pintu.Kibum dan seorang gadis masuk ke dalam kamar So Eun.Melihat gadis itu, Kim Bum tersedak.

“KAU…”

***

Lee Min Ho, menunggu seseorang di bandara Incheon. Ia sibuk mencari seorang lelaki sekita 3 tahun lebih tua dari dirinya.

“Min Ho…” ujar seseorang.

“ah, Hyung…” ucap Min Ho lalu mendekati pria itu. Mereka berpelukan sejenak.Min Ho membantu membawa koper pria itu.

“bagaimana keadaan di Jerman…?” tanya Min Ho.

“haha biasa saja. Hey, bagaimana dengan Kim So Eun? Kau tau, aku langsung memesan tiket ke Jerman saat mendengar keadaanya. Beruntunglah aku bisa memberikan alasan ke pada orang tau So Eun.” Ujar Pria itu.

Ya pria itu adalah Kim Nam Gil.Sepupu Kim So Eun.Mereka sudah sangat dekat, So Eun sudah menganggap dia sebagai kakak kandungnya sendiri.Orang tuanya sudah lama meninggal. Jadilah orang tua So Eun mengasuhnya dan menganggap ia sebagai putra sendiri.

Mendengar Kim Nam Gil menanyakan tentang keadaan So Eun, Min Ho diam sejenak.

“ayo Hyung, masuk dulu kemobilku. Aku ceritakan semuanya di mobil…” ujar Min Ho.

Kim Nam Gil pun menurut.

***

Lee Min Jung dan Kim Bum berada di kantin rumah sakit sekarang.Min Jung ingin meminta maaf dan menjelaskan semuanya.

“mianhae…. Jeongmal mianhae…” ucap Min Jung memulai percakapan.

Kim Bum hanya bisa menatap Min Jung lurus lurus.

Min Jung mengaduk jusnya sejenak.

“sudah lama ya, tidak duduk berhadapan seperti ini. Saling menatap muka satu sama lain.” Ucap Min Jung lagi.Yang diajak bicara masih hanya diam saja.

“cinta buta…” ucap Min Jung lagi.

“aku sadar sekarang. Apa yang aku rasakan, apa yang aku rasakan kepadamu. Cinta buta, obsesi, hal negatif lainnya yang aku tutupi menjadi nama cinta. Tapi apa yang aku lakukan sangat berkebalikan. Kadang aku berfikir, ketika aku mengucapkan saranghae, kepadamu.Sarang?Benarkah? Aku sadar Bum, dan maafkan aku karena aku sudah terlanjur melakukan hal yang sangat buruk.” Ucap Min Jung.

Min Jung menarik nafas sebentar, dan mulai berkata lagi.

“ketika aku sadar, melihat So Eun terkapar dijalan. Aku langsung mengutuki diriku sendiri.Aku tau ini semua sudah terlalu telat Bum. Tapi akan aku lakukan semampuku untuk bertanggung jawab Bum. Membayar rumah sakitnya, apa pun…” ucap Min Jung terbata.

“sudahlah…” ucap Kim Bum.

“So Eun bukanlah orang sembarangan..masalah biaya tidak akan menjadi masalah untuknya..” ujar Kim Bum.

“tapi.. aku hanya ingin bertanggung jawab…” ucap Min Jung.

“Min Jung, percayalah. Nanti kau akan mendapatkan pria yang mencintaimu. Dengan tulus, yang dapat membuka hatimu, sehingga apa yang kau rasakan bukanlah cinta buta. Percaya…” ujar Kim Bum sambil tersenyum.

Min Jung hanya diam mendengar kata – kata Kim Bum.

“jika So Eun sudah sadar, akan aku hubungi. Temuilah..aku yakin dia akan senang bertemu dengan mu…” ujar Kim Bum lalu pergi meninggalkan Min Jung yang masih diam.

***

“apa? jika dalam satu minggu tidak sadar maka akan dilakukan pemasangan alat dikepalanya?” ucap Nam Gil kaget mendengar penjelasan Min Ho.

Min Ho hanya mengangguk.

“yatuhan, gadis itu. Hhh..bagaimana dengan masalah biaya?” tanya Nam Gil.

“masalah biaya hyung tak perlu kuatir. Aku membayarnya pun tak masalah, yang kami butuhkan adalah tanda tangan dari keluarga So Eun.Lagipula hyung sudah seperti kakak bagi So Eun maka dari itu aku menelfon…” ucap Min Ho.

“tidak, aku yang akan membayarnya. Biar saja masuk ke pembiayaanku. Dan akan aku pastikan agar orang tua So Eun tidak mengetahuinya.” Ucap Nam Gil mantap.

“baiklah, aku ikuti apa yang menurut hyung baik..” ucap Min Ho.

***

Shin Hye masih bingung apa yang harus dia lakukan.

“Geun Suk, apa yang harus kita lakukan? Aku dan So Eun mendapatkan tiket untuk student exchange. Tapi keadaan So Eun….” Ujar Shin Hye sedih.

“apa tidak bisa menunda keberangkatan hingga So Eun sadar?” tanya Geun Suk.

“tidak bisa… dosen tidak bisa menunda jadwal. Akan menunda yang lain juga…” Shin Hye makin panik.

“ada apa ini?” tanya Kyuhyun yang barus saja tiba dirumah.

“oppa… oppa tidak kerumah sakit?” tanya Shin Hye.

“mungkin nanti, ada beberapa hal yang harus aku urus dulu…” ucap Kyuhyun sambil melepaskan mantelnya.

“kalau begitu ada yang perlu aku rundingkan dengan oppa…” ucap Shin Hye.

Kyuhyun pun duduk Shin Hye pun menceritakan tentang program study exchangenya, ia akan pergi ke Amerika, dan seharusnya dia pergi bersama So Eun, namun karena keadaan So Eun sekarang, hal itu tidak akan terjadi.

“kapan kau akan berangkat?” tanya Kyuhyun.

“besokdan tidak bisa ditunda ka..” ujar Shin Hye.

“secepat itu? Kenapa sangat mendadak…” Kyuhyun memincingkan matanya.

“bagaimana ini kak. So Eun seperti ini, keberangkatan tidak mungkin di tunda. Tapi aku tidak mau di Amerika sendiri…”

Kyuhyun memincingkan mata, berpikir keras bagaimana baiknya.

“ah, begini saja. Geun Suk, kau pergi bersama Shin Hye. Aku harap aku bisa mengandalkanmu..” ucap Kyuhyun mantap.

“MWO?ya CHO KYUHYUN. Kau gila, aku? Dan dia?” Geun Suk kaget, begitu juga dengan Shin Hye.

“ya, kalian kan sudah pacaran. Ayolah Geun Suk, aku tidak mungkin menemani Shin Hye. Lagi pula ibuku akan kesini. Nanti kalo dia disini siapa yang menjaganya..” jelas Kyuhyun.

“mo? Eomma kesini kak? Nanti kalo dia tanya aku pergi dengan siapa bagaimana?” ujar Shin Hye.

“tenang saja… aku akan menjelaskan kepada ibu. Bagaimana Geun Suk? Maukan?” tanya Kyuhyun sekali lagi.

Geun Suk melihat ke arah Shin Hye sesaat. “ya, baiklah…” mendengar itu Shin Hye dan Kyuhyun tersenyum.

***

Kim Nam Gil, mengelus pipi So Eun yang sedang terkapar di kasurnya. Ia kaget melihat gadis yang sepengetahuannya terlewat hiperaktif itu bisa terkapar dirumah sakit.

“kau tau? Dia dulu tidak pernah dirawat dirumah sakit.Dia gadis yang sangat kuat…” ucap Nam Gil kepada Min Ho.

Disaat bersamaan Kim Bum masuk keruangan So Eun, ia keluar sebentar untuk membeli makanan. Ia sempat kaget ada lelaki yang mengelus pipi So Eun begitu mesranya.

Kim Nam Gil dan Min Ho menyadari keberadaan Kim Bum.Keduanya saling menyapa.

“Annyeong Haseo…” ucap Kim Bum sopan.

“Annyeong Haseo…” ucap Nam Gil dengan sopan juga. “kau pasti yang bernama Kim Bum kan?” ucap Nam Gil sangat yakin.

Kim Bum sedikit kaget karena pria ini mengetahui namanya.

“ne, dan kau…?” ucap Kim Bum sambil menebak – nebak.

“oh, aku sepupu So Eun. Kami sudah seperti kakak adik.Aku Kim Nam Gil.”

“oh.. senang bertemu dengan mu. Dan maaf kau datang dengan keadaan So Eun seperti ini..” ucap Kim Bum tidak enak.

Mendengar ini Nam Gil tersenyum. “keberatan jika kita berbincang berdua diluar sebentar?” ajak Nam Gil kepada Kim Bum.

Kim Bum ragu, lalu melihat ke arah Lee Min Ho.

“pergilah, aku akan menjaga So Eun…” ucap Min Ho kepada Kim Bum.

Justru aku takut jika So Eun bersama dirimu ucap Kim Bum dalam hati.Walaupun ragu, tapi Kim Bum tidak enak jika menolak ajakan sepupu So Eun ini.

“baiklah, ayo….” Ucap Kim Bum tetap sopan.

***

Di bandara Incheon.

“kak, enak tidak ya jika pergi begini. Tidak pamit dulu kepada yang lain?” tanya Shin Hye tidak enak.

“sudahlah, lagi pula jika kau pamit dulu kau bisa ditinggal.” Ujar Kyuhyun.

“sudah waktunya masuk ruangan untuk check in. ayo…” ajak Geun Suk.

Shin Hye mengangguk. Keduanya pamit kepada Kyuhyun.

“aku serahkan semuanya kepadamu Geun Suk.” Ucap Kyuhyun. Geun Suk mengangguk mantap.

Sesudah mereka masuk ke ruangan check in, Kyuhyun pun pergi.Tujuannya ingin kerumah sakit. Lalu ke kantor. Namun ditengah perjalanan ia seperti melihat gadis yang ia kenal. Yak, tak salah. Seohyun, ia melihat Seohyun sedang membantu anak – anak TK yang ingin mengambil balon disebuah taman.Kyuhyun pun menghentikan mobilnya didekat Seohyun dan menekan klakson agar Seohyun menyadari keberadaannya.

Seohyun yang kaget dan tidak tau kalau itu mobil Kyuhyun pun mendekati mobil itu.

“oh Tuan… Annyeong Haseyo…” ucap Seohyun.

Kyuhyun pun turun dari mobilnya.

“Annyeong, sedang apa kau disini?” tanya Kyuhyun.

“ah, aku hanya jalan jalan. Jika tidak ada kerjaan aku memang suka kesini.Aku suka melihat anak kecil berkumpul seperti ini. Tuan?” tanya Seohyun.

“oh, aku hanya lewat.” Jelas Kyuhyun.

“oh..” Seohyun mengangguk. “baiklah, selamat jalan tuan…” ucap Seohyun sambil berbalik.

Kyuhyun yang melihat Seohyun berbalik begitu saja langsung menghentikannya.

“hey tunggu…” cegah Kyuhyun.

Seohyun berbalik. Memasang muka tanda tanya.

“apa kau mau makan eskrim dulu? Aku tau tempat eskrim yang didekat taman ini…” ajak Kyuhyun.

“eh? Apa tuan tidak buru – buru?” tanya Seohyun.

Kyuhyun menggeleng pasti.“ tidak, oh ya… jangan panggil aku tuan ya. kita bukan di kantor…” jelas Kyuhyun.

Seohyun hanya mengangguk dan mengikuti Kyuhyun.

***

“jadi, baru itungan hari ya kau menjadi kekasih So Eun?” tanya Nam Gil.

Kim Bum mengangguk mantap.Lalu tersenyum miris.

“bisa kutebak, pasti sekarang ini hubungan mu dengan Min Ho sedang tidak baik?” ujar Nam Gil sambil menatap Kim Bum.

Kim Bum juga menatap Nam Gil tidak menyangka.

“maaf, apa kau berada di posisi Min Ho? maksudku, kau kan kenal dengannya sudah lama. Apa mungkin kau lebih setuju jika So Eun bersama Min Ho?” ujar Kim Bum was was. Ia khawatir dengan jawaban yang akan diberikan oleh sepupu So Eun ini.

Kim Nam Gil tertawa sejenak.

“pihak? Tentu saja aku berada di pihak So Eun.Kau tidak usah takut.Aku percaya dengan pilihan So Eun. Apapun pilihannya akan aku dukung. Asal kau tau, jika So Eun sudah mengucapkan IYA pada keputusannya. Tandanya dia sudah mantap dengan pilihannya.” Ujar Nam Gil, tidak menatap Kim Bum namun jawabannya menambah segurat keyakinan pada hati Kim Bum.

“benarkah?” ucap Kim Bum tenang, walaupun ingin meloncat ia sebenarnya.

Nam Gil mengangguk pasti. “kita lihat nanti saat dia sadar apa yang akan terjadi….” Ujar Nam Gil meyakinkan Kim Bum.

Kim Bum menatap lurus kedepan.Hey putri tidur cepatlah bangun, akan kupeluk kau sekencang mungkin… ucap Kim Bum dalam hati. Mengirim suara hatinya ke dalam hati So Eun.

***

“goguma ice cream?!!!! Ah aku mau yang satu itu ahjumma…” ucap Seohyun histeris saat ia tau ada eskrim yang rasa goguma atau ubi itu.

Kyuhyun yang disampingnya hanya bengong sambil menikmati ice cream nya.Ia tidak menyangka Seohyun bisa mengeluarkan tampang anak anak hanya karena melihat goguma. Sebuah ubi?!

Yang di perhatikan hanya senyum senyum kegirangan karena dia kaan menikmati sebuah eskrim goguma.

“ya? tuan? Ya?tuan Kyuhyun? Gwaenchana?”Kyuhyun sadar dari lamunanya. Kini ia melihat Sephyun sedang melambaikan tangan tepat didepan mukanya.

“ah, gwaenchana…” ucap Kyuhyun sambil menikmati eskrimnya lagi. “ya, aku kan sudah bilang, jangan memanggil ku tuan. Panggil Kyuhyun saja…hehe” ucap Kyuhyu cengengesan.

“ah, mianhae, aku masih tidak enak…” ucap Seohyun malu.

Kyuhyun hanya tersenyum.

“chogi.. apa kah kau sangat suka dengan ubi? Sampai bisa mengeluarkan ekspresi seperti itu?” tanya Kyuhyun.

“ubi? GOGUMA! Aku sangat suka dengan ubi!!” ucap Seohyun bersemangat.

Kyuhyun lagi lagi kaget.

“ya, kau ini lucu sekali. Hanya karena goguma bisa sesenang ini..” ujar Kyuhyun.

Seohyun hanya tersenyum mendengarnya.

“ngomong ngomong, apa kau tinggal di Seoul sendiri?” tanya Kyuhyun lagi. Entah kenapa dia ingin tau mengenai diri Seohyun. Padahal biasanya dia tidak terlalu ingin mengetahui privasi orang lain.

Seohyun menelan es-nya terlebih dahulu, lalu mengangguk. “iya, hebatkan?” ucap Seohyun bangga.

“ah tidak heran, kau saat di Jerman juga pasti tinggal sendiri…” tebak Kyuhyun.

Seohyun melirik Kyuhyun. “sok tau…” cibir Seohyun.

“apa aku salah? Oh ya bagaimana dengan keluarga mu? Dimana mereka sekarang” tanya Kyuhyun.

DEG!

Mendengar nama keluarga, Seohyun langsung tak bisa mengendalikan adrenalinnya. Keluarga?Suatu hal yang tidak pernah dia rasakan untuk belasan tahun.Keluarga? Suatu yang membuat Seohyun menangis berjam jam dikamarnya jika mengingat yang namanya keluarga.

Seohyun refleks menjatuhkan eskrimnya. Mukanya pucat pasi.

“ah mianhae… jeongmal mianhae…” ucap Seohyun menunduk, menutupi matanya yang sudah merah.

“ya, Seohyun.. gwaenchana? Mengapa kau seperti ini?” ucap Kyuhyun panik sambil berdiri.

“animida, gwaenchana. Maaf tuan. Aku harus pergi..terima kasih atas semuanya. Akan aku tunggu kabar mu tentang lamaran kemarin. Annyeong heseyo..” ujar Seohyun berlari meninggalakn Kyuhyun.

Kyuhyun memperhatikannya. Seohyun hampir saja tertabrak saat ia menyebrang. Kyuhyun semakin serius memperhatikan gadis yang sedang membungkuk kepada pemilik mobil karena Seohyun menyebrang seenaknya.

“gadis itu…..” Kyuhyun tetap memandangnya sampai punggung Seohyun sudah jauh menghilang. Entah kenapa semakin tertarik ia untuk mengetahui lebih dalam. Seohyun itu siapa?

***

Min Ho menatap wajah So Eun yang bersih, semakin cantik ketika ia sedang tidur. Perlahan Min Ho mendekat, mengelus pipi mulus So Eun.

“kau sangat cantik ketika tidur, tapi apa kau mau tidur terus?” gundah. Min Ho tidak suka  ini. Melihat orang yang dia sayangi terkapar seperti ini.

“dulu saat kita bersama kau tidak pernah sakit. Ketika salju turun dan badanmu demam pun kau tetap kuat untuk keluar.Kenapa sekarang, hanya karena ini, kau tidak juga bangun Eun?” ucap Min Ho sambil meneteskan air mata.Hanya satu tetes, namun membuat ratusan guratan di dalam hatinya.

Sakit. Satu kata yang hanya bisa mengungkapkan perasaanya Min Ho. gadis yang ia sayangi ini, yang sedang tertidur dengan nyenyaknya. Bukan miliknya lagi.

Perlahan tangan Min Ho mengelus pipi So Eun, rindu, ya ia sangat rindu dengan gadis ini. Siluet indah, mengalahkan indahnya bidadari, tidak, bidadari pun tidak ada apa apanya dengan ini. Min Ho mendekatkan badannya, wajahnya hanya beberapa centi meter saja dari wajah So Eun, hanya satu langkah lagi untuk mengecup bibir sang bidadari ini.

BUG!

“ya LEE MIN HO!” Kim Bum emosi saat ia tau apa yang akan Min Ho lakukan. Ketika Kim Bum membuka pintu dan melihat pemandangan itu.Tanpa hitungan Kim Bum langsung meninju Min Ho. Tak hanya itu, kini Kim Bum menarik kerah baju Min Ho.

“YA BABO!Apa yang kau pikirkan? Apa yang sedang kau lakukan tadi?”Kim Bum mengeraskan wajahnya. Menandakan bahwa kali ini ia tidak bisa lagi meredam emosi.

“apa yang kulakukan? Menyentuh apa yang seharusnya boleh kusentuh…”

“YA KAU!!!”Kim Bum siap melayangkan tinjunya sekali lagi.

“berhenti…” terdengar suara. Kim Nam Gil.

Sukses membuat keduanya menoleh. Kim Bum dan Min Ho menatap Kim Nam Gil, ia memberi isyarat mata untuk melihat ke arah So Eun. Terlihat disitu.Tangan So Eun bergerak.Bergerak, benar benar bergerak.

Kim Bum melepaskan tangannya, ia konsen melihat gadisnya. So Eun, sudah bangunkah engkau? So Eun, bangunlah, aku  disini… ayo bangun…

Kini Kim Bum semakin yakin So Eun akan bangun dari tidurnya. Ia yakin. Sekarang ia melihat, So Eun menggerakan wajahnya. Ya tuhan, Kim Bum berdoa sedalam – dalamnya, berharap akan gadisnya sadar dari komanya. Kini ia lihat, So Eun perlahan membuka matanya. Iya! Ayo bangun, Kim Bum mendekatkan dirinya, sangat dekat.Ingin menyambut So Eun yang sadar.

“Kim Bum…. Kim Sang Bum…”

DEG! Jantung Kim Bum berdebar. So Eun… dia memanggil namanya…

***

Seohyun, berlari menuju apartemennya dengan sangat cepat.Ia tak mau menahan rasa sesak ini. Seohyun menekan kode apartemennya.Menutup pintu dan sekejap langsung jatuh terduduk memegang dadanya. Meyakinkan dirinya, bahwa ia bisa tenang. Bahwa ia bisa melupakannya. Seohyun memejamkan matanya. Mengingat, sebuah peristiwa yang membuatnya trauma akan kata keluarga, yang membuatnya tidak bisa lagi merasakan, apa rasa berbagi dengan keluarga.

FLASHBACK

Seohyun kecil, masih berusia 10 tahun. Kini ia terjebak, tangannya terikat keatas, ia hanya memakai sebuah dress terusan, kini ia tidak memakai pakaian dalam lagi. 4 orang pria jahat, kini menyekapnya. Bukan hanya dia. Ayah dan ibunya juga di ikat, juga seorang laki – laki yang masih 1 keluarga dengan Seohyun.

“aku mohon… kau bisa sakiti aku… tapi jangan menyentuh putri ku… aku mohon…” pinta seorang lelaki paruh baya dengan muka yang sangat memelas. Ayah Seohyun.

Seohyun kecil menangis memohon kepada pria yang ada didepannya. Namun apa daya, lelaki yang sudah berhati setan itu sudah melancarkan aksinya. Seohyun kecil hanya bisa menangis karena ketakutan juga kesakitan.Ibu dan ayahnya menjerit meminta agar dihentikan.

Sang penjahat dan kawan – kawannya hanya tertawa dan menikmati penderitaan yang dialami keluarga ini.Salah seorang dari penjahat itu menarik pelatuk pistolnya sambil tertawa.

“aku melakukan ini karena dibayar… hahaha…” DOR! DOR! Dua tembakan mulus mendarat di kepala ayah dan ibu Seohyun. Seohyun menangis dan teriak melihat apa yang telah mereka lakukan kepada kedua orang tuanya.

“BEDEBAH!!!” teriak bocah laki laki yang juga disekap disitu, yang masih 1 keluarga dengan Seohyun.Ia sekitar 8 tahun lebih tua dari Seohyun. Laki – laki itu mengamuk, emosinya tak bisa lagi diredam.Ia tak kuasa lagi melihat paman dan bibinya di tembak tepat dikepala, melihat adik sepupunya yang sangat ia sayangi diperkosa didepan mata. God damn, gadis itu bahkan masih berusia 10 tahun.

BUG!

Kim Nam Gil, memukul semua penjahat yang telah menyiksa keluarganya secara brutal. Meskipun ia masih berusia 18 tahun, amarahnya lah yang membuat ia bisa membabat semua penjahat disitu. DOR! Ia menembak masing – masing penjahat yang ada disitu. Lelaki yang tadi melakukan hal senonoh kepada sepupunya pun sudah mati terkapar dengan darah yang bercucuran.

Kim Nam Gil menyisakan 1 orang hidup.Seorang pria yang sudah banyak darah juga karena kakinya ditembak oleh Nam Gil dan kepalanya sukses robek karena Nam Gil menghajarnya dengan pecahan kaca.Nam Gil menaruh pistolnya tepat didepan muka penjahat itu.

“siapa?! Siapa yang membayarmu melakukannya?!!!” tanya Kim Nam Gil dengan penuh emosi.

Yang ditanya hanya mengulat senyum menyebalkan. Entah karena ia sudah dibayar mahal, Nam Gil tidak mengerti.

“kau…… BEDEBAH!!!” DOR DOR DOR!!!!

Nam Gil menembak dengan membabi buta.Ia tidak peduli sebanyak apa darah yang berada di hadapannya sekarang. Ia tidak peduli walaupun si penjahat sudah mati. Ia tetap menembakannya sampai peluru itu habis.

Kim Nam Gil masih berada di puncak emosinya.Ia tak tau mengapa keluarganya bisa seperti ini. Ia tak tau mengapa bisa seperti ini. Perlahan ia melihat ke arah Seohyun. Tak kuasa ia melihat keadaan Seohyun yang sedemikian rupa.

Nam Gil berlari memeluk Seohyun dengan sangat erat.Sangat, sangat erat.Seohyun tenggelam di dada Nam Gil dengan tangis yang sangat kencang.Nam Gil melihat kebawah.Ia melihat ada darah dari daerah kemaluan Seohyun.

“yatuhan….” Ucap Nam Gil miris sambil memejamkan matanya. Tak kuasa ia melihat gadis kecil, yang sangat ia sayangi menjadi seperti ini keadaanya. Sekilas Nam Gil melihat ke arah penjahat yang terakhir ia tembak. Ia melihat ada sebuah kartu nama yang sudah tertutup dengan darah sebagian. Ia mengambilnya sambil tetap memeluk Seohyun yang sudah jatuh pingsan.

Disitu tertera nama. Ryu Seung Ryong.

Kim Nam Gil mengepalkan satu tangannya yang bebas. Memejamkan matanya dan berjanji dalam hati akan membalas ini semua. Kelak, dia akan membalasnya, demi paman, bibi, dia dan Seohyun.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!”

FLASHBACK END

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!”Seohyun sesak mengingat kejadian itu. Kejadian yang membuat ia kehilangan semuanya. Kejadian yang membuat ia sesak dan bergidik apa bila mendengar nama KELUARGA.

***

So Eun masih mengedip ngedipkan matanya berkali – kali. Ya, So Eun sudah sadar sekarang. Dan sekarang ia sedang mengenggap tangan seseorang. Tangan yang menurutnya tepat untuk ia genggam setelah 3 hari lebih Ia tenggelam dalam tidurnya.

Lee Min Ho, menghela napas yang panjang untuk mengurangi rasa sesak didadanya walaupun hanya bisa terbuang sedikit. Dirinya tak kuasa melihat Kim Bum adalah orang pertama yang dipilih oleh So Eun. Lee Min Ho merasa 100 persen sudah dibuang dari kehidupan So Eun.

Kim Bum selalu tersenyum sejak kesadaran So Eun, senyum lega karena So Eun sadar. Dan juga senyum sennag karena dirinya lah yang pertama kali dicari So Eun dan So Eun langsung menggenggam tangannya kuat – kuat. Ditambah lagi sekarang Min Ho sedang memperhatikannya dengan muka yang tidak enak.

Get real, Min Ho. She is my girl….

“So Eun.. gawenchana? Apa ada yang merasa tidak beres….?” Tanya Kim Bum was was. Ia ingat perkataan dokter. Dipastikan So Eun akan mengalami kelumpuhan, walaupun hanya sementara, Kim Bum khawatir ini akan membuat So Eun shock berat.

So Eun hanya tersenyum lepas lalu menggeleng. “aku merasa sangat nyaman. Walaupun aku tidak bisa merasakan kakiku. Aku merasa sehat…” ucap So Eun sangat tenang.

“kau? Kau tau?” tanya Kim Bum, diirnya sedikit panik. Ia tidak menyangka So Eun akan tau tentang kondisinya. Apa lagi baru sekitar 25 menit yang lalu So Eun sadar.

So Eun berfikir sejenak. “Entahlah, aku seperti sudah tau saja. Aku ingat aku mendengar aku akan lumpuh sementara….”

“karena walaupun kemarin kau koma, kau tetap bisa mendengar semua ucapan kami…” ujar seorang lelaki yang sedari tadi berada di belakang Kim Bum namun tidak disadari oleh So Eun.

Ketika melihat siapa yang berbicara So Eun menganga, walaupun untuk sementara waktu. Ia benar – benar kaget ketika melihat kakak sepupunya itu. Ia benar – benar tak menyangka sepupunya ini akan menyusulnya ke Korea.

“Oppa?!!!!!” ujar So Eun sambil memeluk Kim Nam Gil dengan semangat. Nam Gil hanya tersenyum senang karena melihat sepupunya yang hiperaktif ini tidak memerlukan waktu lama untuk sadar dari komanya.

“aigoo, sepupuku ini tidak hilang kebiasannya jika sudah bertemu denganmu. Sudah sekitar1 tahun ya kita tidak bertemu. Dan ternyata kau masih sama. Hah… putri hiperaktif ini sudah benar – benar bangun dari tidurnya ternyata…” ucap Nam Gil sambil mengelus kepala So Eun lembut.

So Eun hanya senyum mendengar perkataan lelaki yang sudah sangat ia anggap sebagai kakaknya itu.

“bagaimana oppa bisa kesini? Apa Kim Bum memberitau mu tentang keadaanku?” tanya So Eun.

Nam Gil menggeleng. Lalu menunjuk Min Ho. “Min Ho yang menghubungiku. Karena kalau sudah seperti ini kau pasti akan marah jika merka menghubungi orang tua mu kan?” ujar Nam Gil.

Min Ho mendekat ke So Eun, mengulas senyum yang mengartikan akhirnya kau sadar juga.

“oppa…” ucap So Eun sambil tersenyum.

Min Ho hanya mengelus kepala So Eun. “jangan tidur terlalu lama lagi So Eun. Kami tidak suka melihat wajah tidurnya sampa 3 hari seperti ini..” ucap Min Ho.

So Eun lagi – lagi hanya tersenyum.

“apa kalian ingin aku belikan makanan?” tanya Kim Bum.

“tidak perlu, So Eun sudah sadar. Dan sepertinya aku harus pergi. Aku ingin mengurus lamaran ku untuk berkerja disini…” jelas Min Ho.

Kim Bum hanya mengangguk mendengarnya.

“bagaimana dengan Hyung?” tanya Kim Bum kepada Nam Gil.

Nam Gil hanya menggeleng. “aku juga akan pergi dulu. Ada yang harus aku urus. So Eun, tak apakan aku tinggal?” tanya Nam Gil.

“memangnya aku anak kecil apa. Pergilah, lagi pula ada Kim Bum. Tapi, oppa kan baru sampai di Seoul, ada urusan apa memangnya?” tanya So Eun penuh ingin tau.

Nam Gil hanya tersenyum.

“ra-ha-si-a”

“oppa?! Menyebalkan..” So Eun menggerutu.

Nam Gil dan Min Ho pun pergi. Mereka berpapasan saat dengan Kyuhyun di pintu kamar So Eun.

“So Eun?!! Untunglah kau sadar. Kau tau?! Semuanya panik karena tidur mu yang lama itu!” ujar Kyuhyun sambil mengelus rambut So Eun lemas.

“Kyuhyun oppa! Haha mian, aku sering membuat kalian repot…”ucap So Eun tak enak hati.

“Kyuhyun kau tunggu disini dulu ya. Aku ingin menemui dokter dulu. Ingin menanyakan apa yang harus dilakukan setelah So Eun sadar..” ujar Kim Bum.

“Pergilah, So Eun aman bersamaku…” ucap Kyuhyun. Kim Bum hanya mengangguk.

“ngomong – ngomong dimana Shin Hye? Sedang pergi dengan Geun Suk kah?” tanya So Eun karen atidak melihat Shin Hye dengan kakaknya ini.

“ah itu… Shin Hye pergi ke AS. Student exchange. Mestinya kau pergi bersama dia Eun, tapi karena keadaanmu. Jadi dia pergi bersama Geun Suk. Kau tidak apa – apa kan?” tanya Kyuhyun.

“tentu saja aku baik – baik saja. Ah, nanti aku akan melakukan chat video saja dengan dia…”

So Eun melihat map yang dibawa So Eun. Tertarik dengan tulisannya, So Eun pun mencoba untuk membacanya.

“Seo Jo…..Hyun. omo?! Seo? Johyun? Seohyun kah?” ucap So Eun histeris.

Kyuhyun hanya kaget dan melihat mapnya, lalu memberinya kepada So Eun agar ia bisa membacanya.

“kau kenal? Dengan Seohyun?” tanya Kyuhyun tidak menyangka. Dunia ini, bukan hanya sempit ya.

“bukan kenal kak. Dia itu bisa dibilang sepupu ku. Aku masih satu keluarga dengannya. Ya tuhan… sudah berapa tahun ya aku tidak bertemu dengannya. 5 tahun pun lebih. Keluarga kami selalu berusaha mencarinya tapi tidak ada hasilnya.” Jelas So Eun.

“tapi dalam data recordnya. Dia lulusan SWISS GERMANY UNIV…” jelas Kyuhyun.

“ya tuhan, gadis itu memang pintar. Selama ini berada di Jerman tapi kami tidak bisa menemukannya….”

“gadis itu, memang sangat berani ya. Dan sepertinya ia masih sangat muda, masih waktunya untuk bersenang – senang..” ujar Kyuhyun. Entah kenapa dirinya sangat senang kalau So Eun mengenal Seohyun sangat dalam. Bahkan mereka 1 keluarga. Kyuhyun ingin tau lebih lanjut mengenai Seohyun.

Sejenak So Eun mendesah.

“bahagia? Untuk bisa memastikan dia hidup demi dirinya saja aku tidak yakin. Gadis itu? Walaupun terlihat masih kecil, tapi dia sudah seperti ksatria. Dia sudah mengalami kejadian yang tak wajar, yang membuat ia menyisakan guratan luka besar dalam dirinya.” Ucap So Eun sambil menunduk.

“ya, So Eun.. apa maksudmu?” Kyuhyun makin penasaran.

“kau tau oppa.. aku sekarang lumpuh, tapi bisa menyembuhkannya dengan terapi dan menunggu waktu untuk itu. Tapi Seohyun.. dia mengalami suatu hal yang walaupun ia berusaha puluhan tahun pun, ia tidak bisa mengembalikan apapun dalam hidupnya….”

“Kim So Eun…. Tolong beri tau aku… ada apa dengannya?”

“saat dia masih berumur, mmh sekitar 8 atau 10 tahun, 1 keluarganya disandera. Ayah ibu nya di tembak didepan matanya. Dan Seohyun… Seohyun pada saat itu diperkosa didepan orang tuanya. Saat itu Ayahku membawanya, hidup bersamaku. Aku sangat menyayanginya. Tapi, ketika iya beranjak usia 13 tahun. Ia sudah mulai mengetahui musuh keluarganya..” jelas So Eun dengan muka yang sangat serius.

“musuh?” tanya Kyuhyun makin masuk kedalam cerita ini.

“iya, musuh ayahnya lah yang menyebabkan ia disandera, di perkosa dan kehilangan orang tuanya. Seohyun tau siapa dia. Dan pergi dari keluarga kami dengan berkata.. dia akan membalaskan kematian ayah ibunya….”

Kyuhyun diam. Tidak menyangka bahwa akan semenarik ini.

“aku selalu bertanya kepada ayah. Siapa yang telah melakukan ini kepada Seohyun. Ayah selalu melarangku untuk tau, karena itu adalah musuh keluarga besar kami. Ayah selalu menjaga agar aku tidak terlalu dikenal. Karena Ayah takut, takut aku akan menjadi seperti Seohyun…” jelas So Eun.

“gadis itu…. Benar – benar…” sekilas Kyuhyun ingat dengan kejadian tadi siang saat ia dan Seohyun sedang menikmati eskrim ditaman. Ia ingat, ketika dia menanyakan tentang keluarga. Reaksinya membuat Kyuhyun bertanya – tanya. Kini ia tau jawabannya.

“oppa… apa oppa tau dimana ia tinggal sekarang? Aku mohon oppa. Bawa ia kesini. Aku harus bertemu dengannya…” rujuk So Eun memohon kepada Kyuhyun.

“ah? Aku tidak tau. Tapi aku rasa ada di dalam data recordnya.” Jelas Kyuhyun. Sebenarnya ia ingin ke rumah Seohyun, ingin tau tentang Seohyun. Jauh lebih dalam lagi.

“oppa, aku mohon. Ya? Bawa dia kesini…” rajuk So Eun lagi sambil memegang tangan So Eun dan memunculkan puppy eyesnya.

“arraso, tenang saja akan aku usahakan…” ujar Kyuhyun sambil menggenggam tangan So Eun dan tersenyum.

“YA CHO KYUHYUN! Mengapa menggenggam tangan So Eun seperti itu?!!!!” bentak Kim Bum yang tiba – tiba sudah ada di depan pintu.

Kyuhyun dan So Eun hanya nyengir.

***

Kim Nam Gil berada disebuah kedai kopi. Sibuk bertatap muka dengan layar laptopnya. Setelah menemukan sesuatu. Ia langsung mengambil handphonenya. Menghubungi seseorang.

“aku menemukan sesuatu disini. Ryu Seong Ryong, akan membuka satu aset di Korea. Bisa kau cari tau perusahaan mana yang akan menjadi saingan berat dan bisa berhubungan dengannya langsung? Oke, aku tunggu kabarmu”

Klik. Telfon terputus.

Kim Nam Gil menatap lurus layar laptopnya. Memandang tajam setiap lekuk dari wajah musuhnya. Memastikan diri bahwa bagaimana pun caranya, ia harus membalas apa yang telah terjadi pada keluarganya.

Sesaat Nam Gil memejamkan matanya. Mengambil dompet dan mengeluarkan sebuah foto seorang gadis didalamnya.

“hey putri kecil, dimana dirimu sekarang…?” tanya Nam Gil pada dirinya sendiri.

***

Min Ho sedang berada dengan Kim Joon sekarang. Memberikan semua data recordnya untuk pekerjaannya di Korea.

“bagaimana kabar So Eun?” tanya Kim Joon.

“sangat baik, bahkan dia tidak syok dengan kelumpuhannya.” Jelas Min Ho.

“ya, untungnya ini hanya kelumpuhan sementara..” ucap Kim Joon.

“ya… untungnya…” ucap Min Ho lesu.

Kim Joon yang sudah afal dengan sikapnya ini langsung memegang pundak Lee Min Ho.

“kenapa?” tanya Kim Joon.

Min Ho menunduk, memikirkan sesuatu yang sedang menari – nari di kepalanya.

“Joon, bagaimana jika Kim Bum yang So Eun pilih? Bagaimana jika… jika aku yang harus melepasnya. Karena So Eun tidak memilih diriku…”

Kim Joon mengerti. Min Ho bukanlah orang yang mudah menyerah pada sesuatu. Tapi, dia paling tidak bisa jika memaksakan perasaan seseorang.

“kau tau? God took something of yours one, he will give you another…. Better, jika memang itu keputusan So Eun. Lepaskanlah. Jangan salahkan keadaan… anggap saja memang ini sudah menjadi jalannya…” jelas Kim Joon meyakinkan sahabatnya.

Min Ho hanya bisa diam. Bergumam dalam hati. Melepasnya? Bisakah?

***

Kim Bum menyuapi So Eun dengan muka yang sangat tidak enak. Mereka hanya berdua saja. Kyuhyun telah pergi, seperti yang kita tau, menjalankan permohonan So Eun. Mencari tempat tinggal Seohyun.

“Kim Bum… kau menyuapiku, tapi mukamu seperti ingin merebusku…” jelas So Eun.

“diam dan makan yang benar…” ucap Kim Bum sambil tetap menyuapinya.

“ya… jika kesal karena aku berpegangan dengan Kyuhyun oppa bilang saja. Wajahmu makin manis jika cemburu.” Ucap So Eun sambil terkekeh.

“cemburu apanya…” ucap Kim Bum kesal.

“tidak ya? Baiklah…” ejek So Eun.

“apa nya yang tidak? Awas ya kalau aku melihat kau berpegangan dengan namja lain. Itu tidak boleh!” jelas Kim Bum.

“namja lain apanya? Aku sudah menganggap Kyuhyun oppa seperti Nam Gil oppa…”

“pokoknya tidak boleh…” sengit Kim Bum.

“arasso…”

Cup!

So Eun mendaratkan ciuman mendadak tepat dibibir Kim Bum. Cukup membuat Kim Bum kaget. Ketika So Eun ingin melepasnya. Kim Bum menahannya, memeluk tubuh So Eun erat, dan melumat bibir So Eun dengan lembut. Menambah rasa yakin pada diri mereka sendiri, apa pilihan mereka kini.

TO BE CONTINUED

HUAHHHHH finalyyyyy part 10!!!

Buat reader yang setia menunggu, terima kasih.

Dan untuk reader yang sudah baca, saya mohonnn KOMEN DAN VOTEnya yah saya mohon bangett.

Entah kenapa saya sedih kalo tau yang komen dikit, padahal saya tau kalo yang baca lebih dari itu. Kalo part ini komennya masih dikit, mungkin saya perpendek cerita dan bikin ending lebih cepet dari yang di rencanakan.

Bukannya saya sok, tapi komen dan vote kalian penting banget buat menunjang tulisan saya di part selanjutnya. Dan saya ga hanya menerima komen bagus, komen buruk pun akan saya terima sebagai pelajaran dan membuat tulisan saya lebih baik lagi.

JADI, KOMEN DAN VOTE YAH! DAN SELALU TUNGGU NEXT PART NYA.

ANNYEONG READERS^^

Tags: , , , , , , , ,

45 responses to “One In A Million – Part 10”

  1. onkyu says :

    akhirnya ketemu lagi…. onnie emang pantes banget jadi rebutan namja2 keren…. #aku juga mau…. hhhaaaa…
    bagus banget chingu… ditunggu lanjutannya….

  2. larasrahma says :

    hwaa akhirnya part 10 one in a million udah di post…..

    akhirnya so eun sadar ya dan orang pertama yg di panggil KIM SANG BUM! KYAA hahaha
    Seohyun😦 kasian masih umur 10 tahun udh diperkosa, tragis.

    Hwaaa itu sso nyium beom aaaa cie cie
    semoga yg dipilih kim bum. min ho sama aku :p

    part 11 nya ditunggu ya kak😀

  3. Anjany Djamal says :

    Kerennnnn DAEBAK……. Aku tunggu lanjutannya thor….

  4. afri says :

    ryo seung ryong? ryo seung ryong itu kan appanya minho, mian kalo salah

    seneng ada seokyu, kyu sembuhkan trauma seohyun ya, kasian dia..

    poor min ho, yg tabah ya semoga authornya mau mengirimkan yeoja untukmu, hahaha

    geunshin jangan macem2 di amerika sana, hahaha

    huwaaa bumsso.. so eun cium kim bum duluan nih, cie cie cie..
    so eun kamu memilih orang yg tepat

    buat author di tunggu kelanjutannya, gomawo atas ff nya ^^

  5. Suryati says :

    Ceritanya makin seruuuu,,,wah so eun milih kim bum senangnya……..lanjut kak,,,jangan lama2 soalnya aq penasaran siapa musuhnya kim nam gil……..seru3

  6. dewi_santika (@al_saaja) says :

    yeeee….
    akhirnya so eun sadar jg..
    kim bum psti happy bgt tuh….:D

    keren chingu… I like it!!!😀

  7. NdaBummie says :

    hnya ada satu kata…
    DAEBAK!!!
    berasa nnton drama🙂
    ditunggu klanjutannx ya!!😀

  8. AnnisaHourai says :

    Finally….. Ada kelanjutanx juga😀
    Makin seru… Makin suka ma ni ff.😀
    Kasihan bgt seohyun, tpi kan ada kyu😀
    Lanjut…. 😀

  9. evi says :

    DAEBAK…DAEBAK…
    100 thumbs untuk author.. prokprokprork…
    keren, seneng so eun milih kim bum
    minho kasih pasangan baru thorgk sanggup melihatnya sakit hati..
    wkwkwk.. lanjutannya jgn lama ya..
    Fighting!!!!

  10. ambar says :

    Akhirnya keluar jg next partnya. . . . . . .bgus tpi kurang ni adegan romantis bumsso..
    Next part ttp dtgu y. . . .

  11. Irnawatyalwi says :

    Akhrx,stlh skian lam a mnggu ffX d post jg,LNJUTKAN

  12. bisma luphz bumsso says :

    akhirnya bguzzzzzzzz…………..

  13. Putzz ran" mouri says :

    Penasaran ma orang yg ng’bunuh kLuarga seohyun. . .
    Kira” ada hubungan’a ma kyuhyun ga ya. . Soal’a kand seohyun bersikeras d terima d kant0r’a kyu. . .aAa. . Penasaran tingkat aq. . .akHir’a soeun sadar jga trus miliH kimbum*reader seneng*
    tpi kimbum cemburuan bnget ea. . . Masa kyu pegang tangan soeun ajj ga bleh. . . .
    AuThor lanjUtan’a jangan lama” ea penasaran nie *mukamelas*
    ok. . Aq tUnggu part selanjUt’a. . .

  14. Putzz ran" mouri says :

    Penasaran ma orang yg ng’bunuh kLuarga seohyun. . .
    Kira” ada hubungan’a ma kyuhyun ga ya. . Soal’a kand seohyun bersikeras d terima d kant0r’a kyu. . .aAa. . Penasaran tingkat aq. . .akHir’a soeun sadar jga trus miliH kimbum*reader seneng*
    tpi kimbum cemburuan bnget ea. . . Masa kyu pegang tangan soeun ajj ga bleh. . . .
    AuThor lanjUtan’a jangan lama” ea penasaran nie *mukamelas*
    ok. . Aq tUnggu part selanjUt’a. . .
    Bukan’a ga mau k0ment. . Tpi kadang” koMen’a suka susah. .makLum k0men d hp . . .mianhae chIngU. . .

  15. djkyussoloverz says :

    waaaaaaa akhir x yg ditggu part x udh kluar jg, cingu pnjgn crita x cz kereeeen bgt pnsran akhir crita x kyk gmn ne fighting cingu ajja………ajja……..!!!!!!!!!

  16. Helda wati says :

    bgus bgt sh ff.y, lanjt dah cpat2, penasaran gmana kelnjtan part selanjt.y

  17. nice says :

    kereeen… cepet dipublish ya..
    kim bum ma kim so eun (so sweet, i love this couple, really2 my love couple)
    kyuhyun ma seohyun (my favourite couple)
    jang geuk suk ma park shin hye ( i like this couple)
    kim nam gil ma siapa?? (gmn kalo ma lee min jung, dy cantik, ni saranku saja)
    min ho sama siapa??? (gmn kalo ma park min young aja, kan min young tu mirip ma so eun, menurutku cocok banget lho),,hehehe…plis dimunculin park min young ya… aku suka banget ma minmin couple (minho – minyoung couple)… plissssssssss
    kim joon ma siapa????? gmn kalo ma athor aja, pasti cocok…hehe…(cm bercanda thor)…

  18. puchaaby says :

    annyeong author…
    huaaaaa udh lama ngk buka blog ini…
    makin panas aj yah hub kb ma minho…
    alhamdulillah yah minjung udh insaf..sesuatu..!!!ㅋㅋㅋㅋㅋ

    kb ma soeun makin deket aja..tau deh yg baru jadian..kimbum jealousnya tingkat tinggi euy hahaha..

    suka sama ceritanya,konfliknya dpt bgt..
    ayo2 cpt di update yah..

    gomawo ma minho…
    alhamdulillah yah minjung udh insaf..sesuatu..!!!ㅋㅋㅋㅋㅋ

    kb ma soeun makin deket aja..tau deh yg baru jadian..kimbum jealousnya tingkat tinggi euy hahaha..

    suka sama ceritanya,konfliknya dpt bgt..
    ayo2 cpt di update yah..

    gomawo

  19. SaRy aj0w says :

    AQ sukak bagian Endingnya..ahahhahahhaah PLAAAAKKK 4 ME..!!!
    AQ sukaaaaaaaaaaaaaak ThoR..
    Lanjut LanjuT LanjuuuuuuuuuuuuuuuuT….

  20. justgalon says :

    huaaaaaaaaaa…ayoo ayoo part selanjutnya cepetan ya..kekkeke
    #maksa..plaak😄

  21. rizkyapratiwi says :

    waaaaaahhh …. makin seru dan jelas aja ni ceritanya
    kasian banget min ho oppa kalo di tolak sm so eun
    sama q aja deh … hehehe

    lanjuttt thot

  22. rizkyapratiwi says :

    daebak banget ni ceritanya .. makin asyik dn rumit aja
    lanuut thor

  23. zira says :

    OH…………..HOW SWEET!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! NGOMONG-NGOMONG APA YA,JAWAPANNYA KIM SO EUN? YA PASTI KIM BUM LAH KAN!

  24. leuni says :

    seru n bikin penasaran.
    ye ….. sng so eun dah sdr n lsg nanyain kim bum.
    penasaran ma jwban so eun n musuh besar klg so eun.
    lanjut……..

  25. ati says :

    wahhh…endingna aq sk bngtttt..kykna sikp so eun ke minho biasa aja…pilihan so eun pastinya ke kim bum..cz dah hrg mati.bumsso g terpishkan..

  26. Indah_ELF says :

    Tdi’a agak Lupa sma crita ini, tpi pas Lma” baca jdi inget Lgh …
    Tmbah sRu d’sni ada seokyu’a nii, wah tmbah rame …
    Jgan Lma” yaa kLanjutan’a …

  27. onlee mates says :

    akhirnya qu bsa bca klnjtannya,,
    author kelanjutannya jgn lama2 ya

  28. Vanni says :

    Part 11 nya buruan di post yah dan part selanjutnya.. Di tunggu..

  29. mrs. cho says :

    LANJUUUUUUUUUTTT

  30. B2UTYlovato says :

    Lamanyaa nunggu ff iniiiiii😀
    Akhirnya muncul jugaa😀 ƪ(˘⌣˘)ʃ

    Yaampun, sumpah aku tambah penasaran sama cerita2 nya inii (y)
    Aslii keren abissss😀

    Jd ceritanya seohyun, so eun, sama nam gil itu sodaraan …
    Tp siapa ya musuhnya itu ??
    Tega bgt:/
    Masa seohyun masih 10 tahun udah di perkaos (¬_¬”)

    Pliss bgt jgn bilang kalo kyu itu anaknya yg nyuruh bunuh ortunya seohyun:/
    Plissss jgn jgn jgnnnnnnnn -____-
    Prusahaannya kyu cukup jd bahan buat menghancurkan perusahaannya ryu sapa lah itu …
    (˘ʃƪ˘)

    Dan, aku seneng bgt sama Bumsso disini😀
    Emank sih, min ho nya kasian…
    Tp tnang bang, ntar lu dpt yg baruu kok😀 *nyengir* #plak

    Gud job thorr (y) :*
    Part slanjutnya jgn lama2 yaaaa😀
    Aku setia nunggu kokk😀

  31. Phia says :

    .bgus bngett . ,
    ditunggu lanjutannya .dan gag pake lama iaa

  32. liail says :

    authoooorrrrr :’) where are the next part ?

  33. purna says :

    wah.. keren keren chingu.. sapa dulu yang ngajarin bwt ff *digeplak author*
    wah so eun agresif y nyium dluan
    part selanjutnya semoga lebih cpt kluar ya
    hwaiting^^

  34. suzy says :

    soohyun kacihan.. udh di grepe grepe
    hheehhee jdi gk suci sbr ya
    eunni nyium bummppa wowww
    part selanjutnya mna y???

  35. syawalia febriani says :

    lanjutin yah🙂

  36. Nilam says :

    Wah,,author,,keren banget
    di tunggu yah part selanjutnya udh nga sabar ni.

  37. SintiaBumsso/@SintiaBumsso17 says :

    Keren banget adeuh kasian Seo huhuhu ahhh ga kebayang skit hatinya Seohyun -.-”
    Akhirnya Soeun sadar dan Kim Bum org pertama dia panggil :’) sosweet Bum kalo cemburu pst lucu kekekeke😀 lanjut baca oh iya dimana part 11 ya? Soalnya di library squel BSI cuma ampe 10🙂

  38. ulfa kazea says :

    Wah akhir ny onnie memilih pasangan sejati ny dy memang cocok eh, bisa d katakan sangat sangat cocok dgn kim bum
    wlaupun sebenar ny ak cemburu
    knpa dy tidak memilih ak hehe

    Kk cerita ny bagus cepetan dong cerita kelanjutan ny ak penasaran

  39. anes tia says :

    wahhhhh ceritanya bagus tpiiiiiiiiiiiiiiiiii yahhhhhhhhhhhhh belumdilanjutin ndak seru !!!!!!!!!!!!!!!!!
    kak kutunggu part selanjutnya ya !!!!!!!!!!!!!!!!!

  40. retret says :

    Woooow..soo sweeeet..nice story..feeling nya dapet bgt thor..konflik nya buanyak..interesting..really love it..
    Ditunggu kelanjutannya thor..sepertinya uda lama nih blm dilanjut lagi..hwaitiiiing thorr..laanjuuuut..heheh

  41. NAHDHIYAH says :

    ceritanya bagus banget aku jadi terbawa emosi jadi ikut tegang plus bisa senyum senyum sendiri
    hahahahaa

  42. nesya says :

    Ceritanya keren thor,,,,,segera dilanjutin y,,,,,,penasaran deh jadinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: