MY PRINCESS FROM THE PAST part 4

Author : Evi Riana

Main Cast: Kim Bum , So Eun

Cast: Byun Hee Bong, Park Ji Yeon, Lee Min Ho, Kim Hyun Joong, Kim Joon, Go Hye Sun, Yoo SeungHo

Genre: Romantic/Family/Friendship/Fantasy

Type: Sequel

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Part 4

“bukannya kau pulang besok?” tanya kakek saat makan malam.

“maunya sih besok tapi, aku memutuskan pulang lebih awal. Kenapa kek? Kakek tidak suka aku sudah pulang?” tanya kim joon.

“tidak apa-apa. Bagus kalau kau pulang lebih awal” gumam kakek.

“oiya, kudengar dari minho ada penghuni baru disini. dimana dia?” tanya kim joon.

“maksud oppa, so eun eonni? Dia sedang keluar bersama kim bum oppa” ucap jiyeon.

“keluar bersama kim bum?” tanya minho.

“ya, kakek menyuruh kim bum datang kepertunjukan orkestra digaleri kesenian hyun joong” jawab kakek.

“heh….orkestra itu kan bikin mata mengantuk saja. Tumben sekali kim bum mau hadir” gumam kim joon.

“itu karena kim bum oppa mau mengajak eonni jalan-jalan” ujar jiyeon.

“aneh sekali. aku penasaran rupa wanita itu” fikir kim joon.

“hareboji, tadi dikelasku kedatangan murid baru dari jepang” ucap jiyeon.

“namja atau yeoja jiyeon?” tanya kim joon.

“namja” jawab jiyeon datar

“oh ya? Baguslah, kau dekati saja” usul minho.

“yya, kalian berdua jangan mempengaruhi jiyeon macam-macam” omel kakek. “pindahan darimana?” tanya kakek.

“dari jepang…murid aneh dia selalu menatapku dengan pandangan sinis sudah begitu tadi aku memergokinya sedang mencari sesuatu dilab komputer dan begitu kulihat ternyata adalah…”

“apakah namja dari jepang itu membuka website pornografi?” potong kim joon.

“yaya, pasti begitu apalagi kalau bukan situs porno” dukung minho.

“YA, kalian ini bisa tidak sih tidak memotong ucapan jiyeon. jiyeon lanjutkan ceritamu”

“dia membuka situs tentang pohon terlarang yang ada didesa pinggiran kota seoul. Bukankah itu aneh?”  sambung jiyeon.

“pohon terlarang? Apa itu? aku baru dengar” ucap minho dan kim joon.

“kakek tahu, itu pohon yang dilarang didekati oleh umum karena diyakini dapat membawa sial” ucap kakek.

“membawa sial? Membawa sial kenapa?” tanya jiyeon.

“entahlah, itu hanya pemikiran penduduk jaman dahulu sampai sekarang didesa itu. Pohon itu sudah ada sejak 500 SM dan sampai sekarang pohon itu  tetap berdiri kokoh karena tidak bisa ditebang” jawab kakek.

“mwo? 500? Lama sekali” sahut minho,

“desa aneh, hal gaib seperti itu saja dipercaya” ucap kim joon.

“lanjutkan kek, aku jadi penasaran” pinta jiyeon.

“beberapa biksu dikuil didesa itu berkisah bahwa didalam pohon itu bersemayam seorang putri kerajaan yang sedang menunggu seorang laki-laki yang dapat mengeluarkannya dari pohon itu. Ratusan tahun yang lalu, salah satu penduduk melihat seorang kakek tua bersemdi didepan pohon itu dan setelah dicari tahu ternyata kakek itu adalah orang yang mempelajari ilmu hitam makanya pohon itu dilarang oleh umum” ungkap kakek.

“kakek baru ingat, desa yang dikunjungi kim bum beberapa hari yang lalu adalah desa yang ada pohon terlarangnya itu” ucap kakek.

“kim bum oppa tak cerita hal begitu” kata jiyeon.

“tentu saja, mana mengerti si kim bum tentang cerita jaman dulu” ucap kim joon.

*****

“hyeong, pertunjukan yang keren” ucap kim bum.

“gomawo, aku senang kau datang kesini bersama so eun” ucap hyun joong.

“hyung joong oppa, orang-orang itu hebat sekali. Mereka bisa memainkan alat musik itu bersama-sama tanpa ada yang salah, mendengarkannya benar-benar menenangkan hati” ucap so eun.

“aku senang kau menyukainya” ucap hyun joong.

“lain kali kalau ada pertunjukan kau datanglah” usul hyun joong. So eun mengangguk senang.

“apa kau langsung pulang?” tanya kim bum.

“tidak, aku akan makan malam bersama peserta orkestra tadi. Kau pulang saja duluan beritahu kakek aku akan pulang terlambat” jawab hyun joong.

“baiklah, kalau begitu aku pulang duluan” pamit kim bum.

“oppa, gamsahamnida atas pertunjukannya” ucap so eun. hyun joong mengangguk dan masuk kedalam pentas pertunjukan dan tak sengaja ia ditabrak seorang wanita.

“mianhae, aku tak sengaja” ucap wanita itu. ia langsung terkejut melihat hyung joong adalah laki-laki yang ia tabrak, ia langsung melongo menatap hyun joong.

“kenapa kau menatapku seperti itu? apakah ada yang salah?” tanya hyun joong dingin. Wanita itu langsung berhenti menatap hyun joong dan langsung kabur.

“wanita aneh” gumam hyun joong.

****

“tuan putri, kau suka dengan pertunjukan orkestra tadi?” tanya kim bum.

“ne…aku suka sekali. pertunjukan alat musik tradisional diistana kalah jauh dengan pertunjukan tadi” jawab so eun.

Kim bum tersenyum dan tiba-tiba, hpnya berdering..

“kim joon hyeong kau sudah pulang. apa ke club? Sekarang?” tanya kim bum.

“ya, cepatlah datang banyak sekali yang menanyaimu” jawab kim joon.

“ya, tapi..” kim bum melirik so eun.

“hey, kim bum kau ajak saja si so eun itu” ucap minho ditelfon.

“baiklah, aku akan kesana tapi sebentar saja” ucap kim bum menutup telfon.

“kita mau kemana? Apakah pulang?” tanya so eun.

“tidak…aku mau kesuatu tempat hanya sebentar saja. Kau tidak keberatankan kalau ikut denganku?” tanya kim bum.

“tidak lagipula hanya sebentar saja” ucap so eun.

*****

“bum-ah, tempat apa ini? Kenapa menyetel musiknya kencang sekali?” tanya so eun menutup kupingnya.

“ini namanya night club…” jawab kim bum.

“hhmmm….night club? Apa itu? tempat aneh” gumam so eun.

“kim bum, disini…” panggil minho.

Kim bum mengajak so eun ketempat yang ditunjuk minho.

“jadi ini wanita yang diceritakan minho” ucap kim joon memerhatikan so eun.

“annyeonghaseyo, so eun ibnida” ucap so eun.

“wah, sopan sekali dia.. pantas kakek menyukainya” ucap kim joon.

“hyeong aku tak bisa lama-lama disini” ucap kim bum.

“sudah jangan memikirkan pulang sekarang kita bersenang-senang saja” ucap minho menarik kim bum kekerumunan gadis cantik.

“so eun-ssi, kau minum ini” ucap kim joon memberi segelas vodka kepada so eun.

“minuman apa ini?” gumam so eun sambil mencium minuman yang diberikan kim joon.

“baunya seperti minuman keras. apakah ini bir? Lebih baik aku tak meminumnya” ucap so eun menyingkirkan vodka yang dikasih kim joon.

So eun duduk dan cemberut melihat kim bum tertawa senang dikelilingi gadis cantik.

“issh, bum-ah tak ada bedanya dengan panglima kerajaan yang suka dikelilingi dayang istana yang cantik-cantik” gerutu so eun. Karena bosan so eun memutuskan pergi diam-diam sementara kim bum, minho dan kim joon bersenang-senang.

“bum-ah, babo…sebentar apa nya inikan sudah hampir 30 menit aku disini” omel so eun.

“hyeong, sepertinya rencanamu berhasil, gadis aneh itu sudah pergi” bisik minho.

“benarkah? Baguslah, berhasil juga rencanaku. Kita lanjut bersenang-senang saja dan pura-pura tak menyadari kalau so eun sudah pergi” ucap kim joon pelan. Minho mengangguk dan segera bersenang-senang lagi.

“aaiisshhh, bum-ah bodoh…manusia terbodoh dijagad raya ini. Dasar pembohong…..” dumel so eun. Saat sedang berjalan tak sengaja so eun menabrak laki-laki yang sedang mabuk.

“ohh, maafkan aku..” ucap so eun menundukkan kepalanya.

“ada gadis manis” ucap pemabuk itu.

“Aissh, pasti dia kebanyakan minum minuman keras” gumam so eun sambil menutup hidungnya.

“temani om ya hari ini” ucap pemabuk itu.

“pria tak sopan kau pikir dirimu siapa bisa bicara begitu kepada putri kerajaan? Kalau kulaporkan ini kepada ayahku, kepalamu bisa dipenggal” bentak so eun. so eun yang sedang kesal karena kim bum lama, malah digoda oleh pemabuk alhasil suasana hatinya makin buruk saja.

“ahahha…putri kerajaan? Gadis manis kau pikir jaman apa sekarang? kau kira ini jaman nenek moyangmu, sudah daripada kau ngomel-ngomel lebih baik kau temani om saja” ucap pemabuk itu mendekat kepada so eun.

“yya, jangan dekat-dekat…..” ucap so eun. pemabuk itu malah semakin berani dekat-dekat dengan so eun. So eun yang ketakutan memejamkan matanya sambil menangis, ia jadi teringat dengan pria pemabuk saat dia kabur dari istana dulu.

“cup cup cup…jangan nangis gadis manis, om tidak akan menyakitimu kok. Sebaiknya, sekarang kau ikut om…” pemabuk itu hendak memegang tangan so eun.

“jangan ganggu dia…” ucap kim bum menepis tangan pemabuk itu. so eun yang mendengar suara kim bum langsung membuka matanya.

“dia harus menemaniku dulu” ucap pemabuk itu semakin tidak waras.

Kim bum yang kesal langsung memukul pemabuk itu. Suasana di night club menjadi heboh karena kim bum dan pemabuk itu jadi berkelahi untung saja kim joon dan minho segera memisahkan kim bum dan pemabuk itu.

“yya, kim bum jangan buat masalah sebaiknya kau pulang saja biar kami yang memberesi pemabuk gila ini” ucap kim joon.

Kim bum yang kesal langsung menarik tangan so eun pulang. sesampainya didepan rumah….

“bukankah sudah kubilang jangan pergi kemana-mana? Kau lihat kau hampir saja celaka, kenapa kau tak dengar ucapanku?” omel kim bum. So eun yang kesal karena merasa disalahkan malah balik membentak kim bum.

“YA… siapa yang menyuruhmu lama-lama disana? Kau bilang sebentar saja tapi, kau malah senang-senang dengan perempuan itu. memangnya kau kira aku betah berada disana” omel so eun.

“i..itu karena… sama saja seharusnya kau tidak jalan kemana-mana” ucap kim bum kaget karena dibentak so eun.

“aaahhhhh, kalian semua laki-laki sama saja tidak pernah ada yang benar kelakuannya dari dulu” ucap so eun.

“yya, apa maksudmu bicara begitu? kau tahu apa tentang kelakuan pria kau saja tinggal didalam pohon ratusan tahun mana bisa mengerti tentang kelakuan pria”

“seharusnya kau tak usah keluarkan aku dari dalam pohon” teriak so eun dengan mata berkaca-kaca.

“tuan putri aku tak bermaksud membentakmu. Kau jangan menangis…” ucap kim bum serba salah. So eun menatap kim bum dengan kesal dan segera masuk kedalam rumah.

“yya, tuan putri…” ucap kim bum.

“ahh, gagal rencana kita hyeong agar wanita itu pergi” ucap minho keceplosan tanpa sadar kim bum masih berdiri diluar.

“apa? Rencana kalian? Jadi, kalian sengaja ya?” bentak kim bum.

“kim bum, jangan emosi dulu. Maksud kami ini baik agar wanita itu terlepas darimu” ucap kim joon.

“hyeong, kalian ini tidak tahu apa-apa. Kalian hampir saja membuatnya celaka, ahhh….aku tak habis pikir dengan kalian berdua” omel kim bum kesal dan masuk kedalam rumah.

“hyeong, bagaimana ini kim bum jadi, kesal kepada kita” ucap minho.

“ahh, babo ini salahmu sendiri kenapa bicara keras-keras” omel kim joon sambil menjitak kepala minho.

“mwo? Salahku? Ahh, kenapa jadi salahku?” fikir minho.

Didalam kamar, so eun menangis terus sampai tisu berceceran dilantai…

“huhuhu….bum-ah babo…aku benci semuanya” isak so eun. “kakek….kembalikan aku kedalam pohon” tangis so eun kesal.

Tok tok tok….

“tuan putri, ini aku. Bolehkan aku masuk?” ucap kim bum merasa bersalah. So eun diam saja sambil mengelap air matanya dengan tisu dan melemparnya dan mengambil tisu lagi.

“yya, tuan putri..boleh aku masuk? Aku merasa bersalah telah membentakmu tadi. Aku memang salah, maafkan aku” ucap kim bum.

So eun pura-pura tak peduli dan tidak menyahut ucapan kim bum, ia terus saja menangis.

“kenapa dia diam saja? Jarang-jarang aku bisa meminta maaf duluan” ucap kim bum dalam hati.

“heh…kim bum buang semua rasa gengsimu. Ini memang salahmu jadi, kau harus menyelesaikannya” ucap kim bum meyakinkan dirinya sendiri.

Karena, so eun tidak merespon ucapan kim bum. Akhirnya, kim bum memberanikan diri masuk kedalam kamar so eun, ia terkejut melihat banyak tisu berceceran dilantai kamar so eun.

“tuan putri…” panggil kim bum. so eun yang masih kesal malah membuang muka agar tak melihat kim bum.

“tuan putri, kenapa kau tidak mau melihatku? Kau tahu setiap wanita selalu senang melihat wajahku karena wajahku yang tampan jadi, jangan mengalihkan wajahmu dariku” ucap kim bum.

“siapa yang bilang wajahmu tampan? Tidak ada….” ucap so eun ketus.

“Aiisshh, dia bilang aku tidak tampan. Kim bum, kau harus tahan emosimu” ucap kim bum dalam hati.

“siapa yang mengijinkanmu masuk? Kau tidak sopan” omel so eun.

“ne…mianhae. habisnya kau tidak membukakan aku pintu bukankah sama saja artinya, kau juga tak sopan” ucap kim bum.

“hah? Kau bilang aku tak sopan?” tanya so eun.

“ya, kau tak sopan. Seharusnya, jika ada orang yang berdiri didepan kamarmu kau harus membukakan pntu dan mengijinkannya masuk” jawab kim bum.

“ahh, babo so eun” gumam so eun sambil menepuk dahinya. Kim bum tersenyum geli melihat tingkah so eun.

“tuan putri, mianhae…aku tidak akan mengomelimu lagi dan maafkan aku karena aku lama saat berada dinight club. Minho dan kim joon hyeong sengaja menyusun rencana begitu agar aku lama disana sehingga kau bisa pergi. Mianhae…” ucap kim bum.

“aku akan mengomeli mereka” ucap so eun bangkit berdiri tapi kim bum menahannya.

“jangan…sudah malam besok saja kan tak sopan mengomeli orang malam-malam” ucap kim bum.

“ah, iya. Tidak sopan mengomeli orang malam-malam” gumam so eun.

“tuan putri, kau memaafkanku kan? Yakan?” tanya kim bum.

“aku sedang memikirkannya” jawab so eun dingin.

“yah, kenapa masih dipikirkan? Maafkan ya? Yaya?” tanya kim bum memohon. So eun terdiam cukup lama sambil berfikir.

“hhmm…yasudah, karena aku putri yang baik jadi, aku maafkan kali ini. Lain kali, aku tidak maafkan” ucap so eun.

“ne…gamsahamnida tuan putri” ucap kim bum.

“ya, aku mau tidur, kau kembali kekamarmu sana” ucap so eun.

“ne….aku mengerti” ucap kim bum.

“ahh, tuan putri jangan lupa kau buang semua tisu-tisumu itu” ucap kim bum menunjuk tisu-tisu yang berceceran dialntai.

“araso” ucap so eun.

*****

“jadi, ini kisahnya si putri kerajaan itu. rumit sekali” gumam seungho sambil memandang laptopnya.

Flash back

“mwo? Pindah kekorea? Hanya aku sendiri? Kenapa ayah tidak ikut bersamaku?” tanya seungho kesal.

“ayah masih punya tugas disini. kau bisakan tinggal disana, ayah sudah membelikan apartemen yang bagus untukmu” jawab ayah seungho.

“aku tak peduli mau bagus atau tidak. Tapi, kenapa aku harus pulang kekorea? Aku sudah betah tinggal dijepang” tanya seungho.

“kau harus segera pulang dan mencari saudara kakek buyutmu yang menghilang 500 tahun lalu” jawab ayah seungho.

“astaga, kau masih saja percaya tentang kisah keluarga ibu turun temurun itu? ayah kalaupun saudara kakek buyutku masih ada dan masih hidup dia juga hidup tenang didalam pohon” ucap seungho.

“kalau dia masih hidup tenang didalam pohon ayah tidak akan mungkin mengirimmu pulang kekorea”

“maksudmu apa? Perempuan itu sudah keluar dari pohon?”

“ya, biksu dikuil yang tinggal dekat pohon terlarang itu bilang ditelfon kalau pohon terlarang itu baru saja tumbang akibat tersambar petir”

“mwo? Tumbang?bukankah pohon itu tidak bisa ditebang atau dihancurkan sejak ratusan tahun yang lalu? Masa disambar petir bisa tumbang”

“aiisshh, kau ini…pohon itu dulu tidak bisa ditebang karena didalam pohon bersemayan seorang putri. Kalau sekarang pohon itu tumbang itu artinya putri itu sudah tidak tinggal didalam pohon”

“Aissh, merepotkan saja. Mungkin putri itu pindah kepohon lain”

“jangan bicara sembarangan…kalau bicara tak pernah pakai otak ya, kau ini”

“yaya, maafkan aku. Kalau putri itu sudah keluar berarti putri itu sudah menemukan cinta sejatinya kan? Untuk apa lagi aku harus kekorea”

“kau lupa kalau laki-laki yang mengeluarkannya belum tentu cinta sejatinya. Kau tahu akibatnya, putri itu bisa saja menghilang alias hancur seperti debu”

“Bisa hancur begitu” ujar seungho.

“ya…ahh, aku baru ingat. Putri itu bisa menghilang jika, pria yang mengeluarkannya tidak benar-benar mencintai si putri dan yang kedua jika, pria itu memang mencintai putri otomatis si putri itu tidak boleh jauh-jauh dari si pria kalau seandainya, si putri itu jauh dari pria yang ia cintai dia juga bisa menghilang menjadi debu” jelas ayah seungho.

“aissh…rumitnya. kalau aku menemukannya dan ternyata benar pria itu memang mencintai putri itu berarti aku buang-buang waktu ada dikorea? Yakan?” tanya seungho.

“ya, ayah akan bertanggung jawab. Semua yang kau inginkan akan ayah kabulkan. Ayah janji” jawab ayah seungho.

Seungho langsung tersenyum senang….

“ayah, tapi bagaimana aku bisa menemukan putri itu? dia saja tidak tahu aku dan aku juga tidak tahu wajah si putri itu” tanya seungho bingung.

 “dia mengenalimu pasti”

“mwo? Bagaimana bisa?”

“karena wajahmu mirip dengan kakek buyutmu alias adik laki-laki putri itu”

“ahh, ayah ini. Kau masih percaya saja kalau kakek buyutku adalah anggota kerajaan, hal takhayul seperti itu masih ada saja dipikiran orang tua”

“jangan bicara sembarangan harusnya kau bangga karena keluarga ibumu ternyata masih ada keturunan kerajann”

“ya, aku tahu. tapi, darimana kau tahu kalau wajahku mirip dengan kakek buyutku itu? memangnya jaman dulu sudah mengenal teknologi kamera?”

Ayah seungho geleng-geleng dan segera masuk kekamarnya mencari sesuatu. Beberapa menit kemudian, ayahnya kembali membawa gulungan kuno yang sudah tertutup debu.

“apa ini?”

“ini adalah bukti kalau kakek buyutmu memliki wajah yang sama denganmu”

Ayahnya pun membuka gulungan itu, didalam gulungan itu ada sebuah lukisan seorang pangeran dengan menggunakan kuas hitam.

“kau lihat? Ini adalah kakek buyutmu masih dilihat secara jelas bahwa wajah kakek buyutmu sangatlah mirip denganmu bahkan bisa dibilang kau ini adalah reinkarnasinya” ucap ayah seungho.

Seungho menatap tak percaya melihat lukisan kuno itu. Ia tak menyangka kalau ia masih memiliki darah kerajaan walaupun kerajaan ratusan tahun yang lalu.

“appa, kalau tidak salah kakek buyutku ini memiliki 2 saudara perempuan kan?”

“ya, putri yang bersemayam dipohon itu adalah putri kedua itu berati ada putri pertama”

“kalau begitu putri pertama itu pasti mempunyai keturunan juga kan? Kemungkinan besar keturunannya juga ada yang berwajah mirip dengan putri pertama itu. yakan?”

“ya juga ya. Berarti keturunan putri tertua itu pasti ada yang merupakan reinkarnasinya. Sayang sekali, aku tidak tahu lukisan putri tertua yang aku dapatkan hanya lukisan kakek buyutmu”

“hhmm…sepertinya akan menarik. Aku setuju akan kekorea, tapi kalau sampai tidak ada hasil apa-apa aku akan kembali kejepang” ucap seungho.

“yaya, ayah tahu. pokoknya laksanakan dengan baik” ucap ayah seungho.

FLASH BACK END

“masalahnya sekarang bagaimana caranya putri itu menemukanku? Percuma saja kalau dia tahu wajahku tapi, aku tak tahu wajahnya. Ini namanya buang-buang waktu” keluh seungho.

Dddrrrttt….

“yoboseyo”

“bagaimana sekolah barumu? Aku tidak salah mendaftarkanmu disekolah shinwa kan? Sekolah itu sekolah elite dikorea” celoteh ayah seungho.

“yya, aku tak mau dengar tentang sekolah shinwa. Ayah, bagaimana caranya aku menemukan putri itu?” tanya seungo kesal.

“aisshh, kau ini kau cari saja beritanya” ucap ayah seungho.

“ya, aku tahu. akhir minggu ini aku akan berkunjung kedesa itu dan bertanya kepada biksu dikuil tersebut. Aku baru saja baca diinternet mengenai kisah putri itu ternyata dia itu sakit hati karena putri tertua bertunangan dengan orang yang ia sukai makanya, ia kabur dari istana dan bertekad mencari cinta sejatinya” ungkap seungho.

“ya, ayah juga sudah baca diinternet. Sungguh ironis sekali nasib putri itu. heh…andai saja ayah hidup 500 tahun yang lalu ayah akan memilih menikahi putri itu…”

“yya, roh ibu tidak akan tenang jika, kau berani bicara begitu” omel seungho.

“ya, aku tahu, oh, semoga roh ibumu memaafkanku”

“dasar….apakah putri tertua itu jadi menikahi pria yang disukai putri itu?” tanya seungho.

“tidak kata si biksu putri tertua menunda pernikahannya dengan pria itu sampai putri kedua ditemukan dan yang aku tahu perjodohan itu dibatalkan dan mereka tak pernah menikah karena seminggu setelah putri kedua menghilang kerajaan diserang oleh kerajaan dari negeri sebrang dan nasib pria itu tidak diketahui keberadaannya lagi sampai sekarang. Mungkin, dia sudah memiliki keluarga lain dan bisa saja keturunannya ada yang berawajah mirip dengan pria itu”

“heh….hidup memang aneh. Yasudah, aku mau tidur sudah malam kalau ada kabar akan kuberitahukan kepada ayah” seungho menutup telfonnya dan mematikan laptopnya dan segera tidur.

****

“selamat pagi tuan putri, bagaimana tidurmu? Apakah nyenyak?” tanya kim bum ramah.

“ya, nyenyak” jawab so eun datar.

“yah, tuan putri…kau masih marah ya? Bukankah kau sudah memaafkanku? Kenapa kau ketus kepadaku?” tanya kim bum.

“aku tidak marah, siapa bilang aku marah?” ucap so eun dingin.

Kim bum terus mengikuti so eun sampai keruang makan.

“yah, tuan putri aku tahu kau masih marah denganku, mianhae…” ucap kim bum.

So eun diam saja dan terus berjalan. Sesampainya, diruang makan so eun berpapasan dengan kim joon dan minho. So eun langsung menatap tajam kearah mereka berdua. Minho dan kim joon jadi, merinding ditatap begitu oleh so eun.

“tuan putri, mianhae…” ucap kim bum.

“ada apa ini kim bum? pagi-pagi kau sudah mengikuti so eun terus” tanya kakek.

“so eun eonni, kenapa denganmu?” tanya jiyeon.

“tidak apa-apa” jawab so eun segera duduk disebelah jiyeon.

“kau dan so eun pulang malam ya?” tanya hyun joong.

“i..iya” jawab kim bum.

“minho dan kim joon kalian semalam kemana?” tanya kakek.

“hareboji, mereka pasti pergi kenight club lagi” ucap jiyeon.

“aisshh, dasar kalian ini perginya ketempat seperti itu” omel kakek.

“kenapa kek? Kemarin juga kim bum dan so eun kesana” celetuk minho. Kim joon segera menginjak kaki minho.

“aauuww, hyeong kenapa kau menginjak kakiku? Akukan bicara yang benar kalau kita mengajak kim bum ke…” minho langsung lupa diri kalau keceplosan lagi.

“bodoh…” gumam kim joon pelan.

“Kalian mengajak kim bum dan so eun ke night club? Dasar kalian ini…” omel kakek.

“kim bum, jadi kau mengajak so eun kesana juga?” tanya hyun joong.

“i..iya dan…” so eun segera memotong ucapan kim bum.

“bum-ah sibuk bersenang-senang dengan wanita yang diajak kim joon dan minho oppa” potong so eun.

“mwo? Yya, kim bum kau ini benar-benar…” kakek sempat emosi.

“so eun, maafkan kelakuan cucuku ya mereka bertiga memang berkelakuan buruk” ucap kakek.

“ya, karena kakek yang bilang aku hanya bisa memaafkan mereka dengan hati yang terbuka” ucap so eun.

“ah, tuan putri kau sudah memaafkanku? Benar-benar?” tanya kim bum.

“ya” jawab so eun.

“ahh, kim joon oppa sebenarnya minuman yang kemarin kau tawarkan untukku itu apa? Kenapa berbau seperti arak?” tanya so eun polos.

“mwo? Menawari minuman? Yya, hyeong kau menawari tuan putri minuman apa?” tanya kim bum kaget.

“aku hanya menawarinya vodka” jawab kim joon santai.

“vodka? Apa itu?” tanya so eun polos.

“kau ini sudah berusia dua puluh tahunkan? Masa vodka saja tidak tahu? apa kau tidak minum kemarin?” tanya minho. Kim joon menginjak kaki minho lagi.

“aauuww, hyeong…” teriak minho.

“aku tidak minum lalu, aku taruh lagi dimeja. Habis baunya seperti arak, raja tidak pernah memperbolehkan putra dan putrinya minum arak kalau bukan saat perayaan” ucap so eun.

“kalian berdua benar-benar mempermalukan harga diri kakek didepan so eun sebagai hukumannya sekarang kartu kredit kalian akan kakek matikan selama 1 bulan ini” omel kakek.

“mwo? Dimatikan? Tapi, kek…” ucap minho dan kim joon.

“tidak ada tapi-tapian, jangan pernah datang lagi ke night club itu lagi kalau kalian sampai berani datang ketempat seperti itu lagi kakek akan mengambil seluruh fasilitas kalian” ancam kakek.

“baik, kek kami mengerti” ucap kim joon dan minho pasrah.

****

“hhhmmm….itulah akibatnya jika, membuat rencana agar aku pergi” ucap so eun.

“yya, so eun kau lihat pembalasan kami nanti” ucap minho.

“hyeong, sudahlah mau sampai kapanpun tuan putri tidak akan pergi, aku juga tak mau meninggalkannya” ucap kim bum.

“kau akan menyesal telah bicara begitu” ucap minho.

“sudah, lebih baik kita berangkat kekantor sekarang” ajak kim joon.

“tuan putri, kau benar-benar sudah memaafkanku kan?” tanya kim bum. so eun mengangguk sambil tersenyum.

“syukurlah, kupikir jika kau tak mau memaafkanku kau mau kembali kedalam pohon lagi” ucap kim bum lega.

“untuk apa aku kembali kedalam pohon kalau sudah bebas setelah 500 tahun terkurung disana” ucap so eun.

“haha..baguslah, aku lega mendengarnya. Tuan putri, sebagai permintaan maafku aku akan mengajakmu jalan-jalan hari ini” ucap kim bum.

“jinca? Kemana?” tanya so eun senang.

“kemana saja…tapi, kau harus ikut kekantor dulu sebentar saja kok. Aku hanya mengurusi beberapa dokumen setelah itu aku bisa bebas” jawab kim bum.

Kantor kim bum

“hey, kim bum siapa wanita disebelahmu ini? Apakah kekasih barumu lagi?” tanya kibum.

“annyeonghaseyo, so eun ibnida” ucap so eun.

“yya, kim bum dapat darimana kau gadis seramah ini? Santun sekali” tanya kibum.

“ceritanya panjang…mana dokumen yang harus kuselesaikan? Aku ingin cepat-cepat selesai” pinta kim bum.

“tumben sekali biasanya kau malas-malasan” ucap kibum.

“yah, kalau segera selesai aku mau mengajaknya jalan-jalan” ucap kim bum.

“aissh, kau ini. Yasudah, kau keruanganmu saja nanti aku akan berikan kepadamu” ucap kibum.

“baiklah, kalau begitu” ucap kim bum. “tuan putri ayo ikut aku”

“tuan putri? Apakah terjadi sesuatu dengan otaknya? Atau kepalanya habis dihantam oleh benda keras? Aneh sekali bisa seromantis itu memanggil wanita” ucap kibum.

“apakah tadi itu temanmu?” tanya so eun.

“ne..dia temanku sejak aku masih sekolah dasar” jawab kim bum.

“ohh, sahabat ya?” tanya so eun.

“bisa dibilang begitu. apakah kau tak punya sahabat atau teman dekat?” tanya kim bum.

“tidak, kalau ada hanya pengasuh atau para dayang” jawab so eun.

“sedih sekali mempunyai nasib menajdi seorang putri kerajaan. Seperti didalam film seorang putri dilarang bermain dengan rakyat biasa. Begitukan?”

“ne, bum-ah. Tapi, kau bukan rakyat biasa yakan?”

“ya, begitu lah” ucap kim bum.

*****

“jiyeon-ah, kau datang jam berapa kepesta ultah hyorim?” tanya suzy.

“hhmm….sepertinya, aku akan datang sekitar jam 7 acaranya sampai jam 9 bukan?” ucap jiyeon.

“ne…kalau begitu kau langsung hubungi aku begitu kau tiba” ucap suzy.

“sippp…” ucap jiyeon.

“seungho-ah” panggil hyorim.

“ya, ada apa?” tanya seungho datar.

“hari ini ulang tahunku, nanti kau malam datang ya” jawab hyorim menyerahkan surat undangan kepada seungho.

“ya, baiklah karena diundang aku akan datang” ucap seungho menerima undangan itu.

“ne…gomawoyo seungho. Jangan lupa datang ya” ucap hyorim tersipu malu dan pergi.

“aisshh, baru sehari disini sepertinya seungho mulai terkenal dikalang siswi perempuan. Hyorim saja langsung mengundang kepestanya” ucap suzy.

“aneh sekali, padahal belum kenal sekali sudah berani mengundang” gumam jiyeon. Seungho yang duduk disamping tempat duduk jiyeon langsung menatap sinis kearah jiyeon.

Jiyeon langsung membuang muka begitu sadar kalau seungho menatap sinis kepadanya. Ia langsung berpura-pura tak menyadari dan bercanda dengan suzy.

*****

“bum-ah, kita jalan-jalan kemana?” tanya so eun.

“hhmm….enaknya kemana ya? Tunggu, aku sedang berfikir” jawab kim bum.

Kim bum memberhentikan mobilnya didepan kedai ice cream. Kim bum turun dari mobil dan menyuruh so eun menunggu ditaman. 10 menit kemudian kim bum datang membawa 2 ice cream cone.

“ice cream…” ucap so eun senang. Kim bum tersenyum dan memberikan salah satu ice cream yang ia pegang kepada so eun. so eun dengan senang langsung menerimanya dan memakannya.

“hhmmm….dingin” ucap so eun.

“kau suka sekali ya?” tanya kim bum. so eun mengangguk sambil terus menjilat ice creamnya.

“bum-ah, apakah kau sering makan ini? Apakah makanan ini memang selalu dingin?” tanya so eun.

“ya, kadang aku suka makan ini tapi, tidak terlalu sering. Tentu saja harus dingin kalau tidak dingin nanti ice cream ini akan mencair” jelas kim bum.

“ahh, pantas saja kalau didiami akan menjadi cair” gumam so eun. “makanan jaman sekarang benar-benar aneh” ucap so eun.

“tuan putri…” panggil kim bum.

“apa?” tanya so eun.

“i..itu…” kim bum menunjuk bibir sebelah kanan so eun yang belepotan ice cream tapi, so eun tak mengerti dan terus bertanya ada apa.

“kau makan ice cream belepotan” ucap kim bum sambil mengelap ice cream yang menempel dibibir so eun. So eun sedikit terkejut dan tersenyum senang dan melanjutkan kembali makan ice creamnya.

Kim bum mengajak so eun keberbagai macam tempat dan so eun menikmati kemana kim bum mengajaknya *kaya kencan gitu*

“bum-ah, itu apa?” tunjuk so eun ke photo box.

“itu… ayo, kita kesana agar kau tahu” ajak kim bum.

“bum-ah, kenapa wajah kita ada dilayar itu?” tanya so eun.

“kita akan difoto… saat hitungan ketiga jangan bergerak dan tersenyum saja. mengerti?”

“ne..”

Mereka pun berfoto ria didalam photo box sebanyak 8x.

“tuan putri, kau simpan yang ini dan aku yang ini” ucap kim bum menyerahkan hasil fotonya. So eun mengangguk dan menaruhnya didalam tas.

“bum-ah, ayo kita ketempat lain. Aku ingin pergi ketempat yang menyenangkan” usul so eun.

“ehhmm…tempat yang menyenangkan? Aku tahu, kajja” ucap kim bum.

Karaoke…

“apa yang akan kita lakukan disini?” tanya so eun.

“kita akan bernyanyi sepuasnya. Kau lihat tv itu nanti ada teks yang muncul kau baca sambil kau ikuti nadanya. Mengerti?” tanya kim bum.

“ne…bum-ah, kau ikut juga” ajak so eun.

Setengah jam mereka bernyanyi terus tiada henti.

“tuan putri kau bernyanyi sendirian saja sekarang, aku lelah” ucap kim bum.

so eun mengangguk dan melanjutkan bernyanyi lagu wonder girls-nobody. So eun mengikuti tarian dimusic video sambil menyanyi. Kim bum tak henti-hentinya tersenyum dan tertawa melihat tingkah so eun saat bernyanyi.

“bum-ah, suaraku mau habis” ucap so eun.

“hahaha…itukan salahmu bernyanyinya lama sekali” ucap kim bum sambil mengambilkan minum untuk so eun.

“bum-ah, berteriak disini tidak akan ada yang tahu ya?” tanya so eun.

“ne…karena disini diberi kedap suaranya” jawab kim bum.

“kalau tempat ini sudah ada sejak 500 tahun yang lalu, aku bisa berteriak puas disini tanpa raja dan ratu tahu” ucap so eun.

“haha..tuan putri kau memang lucu. Raja dan ratu akan menangis jika tahu kau teriak-teriak diruangan ini” ucap kim bum.

“hehe…mereka tidak akan tahu” gumam so eun.

“apa kau lapar?” tanya kim bum.

“i..iya” jawab so eun.

“yasudah, kita makan sekarang” ajak kim bum. so eun mengangguk senang.

“makan..makan…” ucap so eun sambil berjalan.

Kim bum tersenyum senang sambil berjalan bersama so eun. “apa kau lelah seharian ini pergi kebanyak tempat?”

“ne…tapi kakiku tidak pegal seperti saat kemall”

“hahaha…itu karena kita tidak berkeliling sambil berjalan. Agar kau tidak lelah lagi  hari ini kita makan yang banyak” ucap kim bum.

“ya, makan banyak” ucap so eun.

Kim bum tertawa melihat tingkah so eun setidaknya pikirannya lebih tenang saat bersama so eun dan tidak stres memikirkan tentang pekerjaan dan sebagainya.

“bum-ah, makan ini” so eun menyuapi kim bum sepotong daging. Kim bum membuka mulutnya dan memakan daging yang disuapi so eun untuknya. Kim bum tersenyum sambil memandangi so eun yang sedang makan dengan lahapnya.

“kalau setiap hari seperti ini tubuhku akan menjadi besar sekali karena makan-makanan ini terus” celoteh so eun.

“iya. Tubuhmu itu kecil jadi kau harus makan yang banyak. Ini makan..” ucap kim bum gantian menyuapi so eun.

Bandara incheon….

Dari arah gerbang kedatangan luar negeri keluarlah seorang wanita tua dibantu oleh seorang pria.

“kau tunggu disini selagi supir datang. Aku ingin pergi ketoilet” ucap wanita tua itu.

“ya.. aku akan menunggu. Hati-hati” ucap pria itu.

Wanita tua itu mengangguk dan segera pergi ketoilet. Sementara, laki-laki itu berdiri menunggu supir datang menjemputnya. Pria itu memandangi langit sambil tersenyum.

“so eun-ssi, apakah kau bisa melihat bintang itu juga?” gumam pria itu.

 

Bersambung

Tebak, siapakah pria itu?

Jawabannya ada dipart selanjutnya…

Jangan lupa untuk comment.. See you.. ^_^

 

Tags: , , , , , , , ,

30 responses to “MY PRINCESS FROM THE PAST part 4”

  1. meilani says :

    wah tambah seru aja nih ff nya jadi penasaran terus untuk baca part selanjutnya.
    please author dilanjuti ya jangan bosan-bosan bikin ff nya oce……….

  2. dEar DHiyah says :

    capa pria tu ?? *nunjuk” cwo yg Lg mndangin Lngit*
    hahahahaha
    q ktawa gaje sndiri bca y ,, cba d bkin drama pzti seru ….
    q byangin paz mrka mkan d meja mkan ,, hahaha ktawa sndiri bayangin y …

    tp ksian bgt so eun ,, kLo hrus jd debu ….
    apLgi minho n kim joon pnya rncana jahat bot ngusir so eun . bsa GAWAT n DARURAT tu .
    Author ,, usir mrka b.2 dr ff ni,, tau apain ke mreka .
    hohohho *jahat.com*

    cpet d Lanjutttt cin … ^^

  3. Princess magnae dhiana says :

    Kya….pnsarn bnget deh dg crta slnjut’x…
    Ayo eon lnjutn crta’x…
    Aq udh gk than…spa yg dtng & yg knal dg so eun itu…

  4. dewi_santika (@al_saaja) says :

    wah keren2…🙂

    kyny pria itu tuh geun suk ya??? *sok_tau.com… :D*

    o y, lanjutanny jgn lama2 iia chingu…🙂

  5. Hasanah says :

    Mudah mudahan aja suamiku onew hehehe😀
    Aku suka banget ma cerita ini…🙂

  6. ati gunarti says :

    snyum2 sndiri ngebyngin ‘kencan’nya BUMSSO..cp pria itu?kok nybut2 nm so eun?bkin pnsrn..

  7. Suryati says :

    Aq sudah menunggu kelanjutan dri ff ini akhirnya dipost juga,makasih yaw dah di post,ceritanya makinseru,so eun lucu banget,gila minho ma kim joon tega banget,,,tapi lucu……..lanjut kak,jangan lama2 soalnya penasaran ma kelanjutannya….

  8. yooneegreen (yunie sipenyuka hijau) says :

    hahahay seperti;a pria yg dimaksud itu prince jang geun seok yah yang so eun suka dulu di jaman kerajaan ”’ah bum ah dapet saingan

    lanjutkan seru plus kocak nih ff gak kbyaang kalo so eun dpt peran kaya gini

  9. founney says :

    wahh,,, cba seandaiinya neii jdi film.. eehhmm… gga kebayang,,,
    critan’a keren,, seru..
    lanjutkan,, next partnya di tunggu…
    jangan bosan ngelajutin ff’a neii yah,,🙂🙂

  10. SaRy aj0w says :

    Waaaaaaaaaaaaa tu si Pria di bandara udaH kakek2 apa BLum yoH??hahahhah
    Next next next yow thoR…

  11. Dina says :

    Aku suka ceritanya, ayo min lanjut lagi ya jangan lama, coz gak sabar pengen baca part selanjutnya🙂

  12. djkyussoloverz says :

    huh makin penasaran z ne sy truz kpan seungho ktmu ma so eun eouni n sodara perempuan x trus laki-laki tu siapa???? trus kb oppa bnrx suka g ceh ma so eun eouni n sblik x gmn??? aduh pokok x jd brtnya tanya jd pusing cptn thor dtggu klnjtan x biar g pusing pnasaran lg heeeee heeeeee….

  13. july says :

    Keren chinguu..
    Akk suka bget..
    Kimbum p’hatian bget ma kim so eun..
    It kog minho ma kim joon jhat sie ma so eun..?!
    Ahh it spa lg cwok yg d’bandara?!
    Penasaran saia..
    Next part jgn lama” yy chingu^^

  14. AnnisaHourai says :

    Yo author…tambah seru, tambah penasaran😀
    Lanjut deh.. nggak sabar😀

  15. tanti says :

    waahh tmbh seru aj.. bykn lg kim bum ma s eunny… thor jgn lma2 ya update ny… pnsrn bgd nih… klo bs pnjgn lg crtny… KEREN!!!!!

  16. Hyora 'Ranie' Kim says :

    Hm.. Makin seru.. Dan makin keren..
    Ayo lanjut..

  17. Putzz ran" mouri says :

    Horre. . Ff kesukaAn aq dah publish. .
    Crita’a makin seru,luchu,dan ga ngebosenin. .
    Penasaran ma laki” yg ada di akHir. . Siapa ya? ?
    Aq tUnGgu lanjUtan’a thor. . .

  18. mey_kimeun says :

    siapa..?siapa..?
    aduuuh…
    geunsuk yaaa..?
    makin hari makin asyik aja…
    seruuuu…..
    penasaran dipart selanjutny..
    lanjut chingu..

  19. adelia says :

    daebak!!!
    makin penasaran…
    dtunggu part slanjutny..:)

  20. rizkyapratiwi says :

    waaaaaaaahhh… kayaknya orang tua so eun juga bereikarnasi ini
    makin asyiiik aja ceritanya … lanjuut thor

  21. Helda wati says :

    huwaaah, keren2, autor hebat bgt sh, buat ff.y. tingkah laku minho lucu bgt. aplagi soeun, tuan putri aku ska panggilan itu. kren2.

    cpat dilanjutkan autor.😉

  22. Indah_ELF says :

    Tambah seruu …
    Jdi gg sbar buat bca part 5’a …

  23. leuni says :

    tambah seru aj
    lanjut………..

  24. Bummiearab says :

    Nie ff kyak sinopsis drama ya..
    . Ngena bgt. Author na hebat bikin ff kyak begini..
    Lebih mendukung klo di masukin foto foto.. Yg agak agak sesuai ama nie cerita..

    . Ttp semangat buat ngelanjutin nie ff ya.. Yg cepet o.ke coz ud.dc n’gk sabar buat bca next part.
    Hwaiting…

  25. rani says :

    wah tambah seru aja,, jd makin penasaran sama part selanjutnya,, jgn lama2 ya thor,, oh iya ff yg 1 lg lanjutin lg donk hehe

  26. Shah (SH) says :

    HEMMMM…………NGOMONG-NGOMONG GIMANA YA………..PENGAKHIRANNYA? AKU ITU PENGEN SEKALI TAHU…KEBURUAN YA NYAMBUNG PART SETERUSNYA YA….! I LOVE THIS STORY…!!!!!!!!!!!

  27. Park Hye Mi says :

    hmmm…
    penasaran sypa laki2 itu jgn2 reinkarnasi jang geun seok???
    jdi penasaran cpet ya part selanjutny!!!
    aku tunggu..
    oh ya..aku senang bgd ama sifat kim bum yg care ama so eun..
    so eun juga lucu polos bgd!!!
    pokokny this story T.O.P B.G.T dah😀

  28. oneal says :

    Bagus author ceritanya…lanjutkan!!! Hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: