Hope is a dream that never sleep part 1

Author : justgalon ^_^

Main cast : Kim bum, Kim so eun

Extended cast : Jung Young Hwa, Go Ah Ra

Genre : Romantic, Drama

Type : Sequel/Chaptered

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

 

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

Annyeonghaseyo…

Ini FF pertamaku..mian kalo jelek..baru belajar..hehheh..

Okee..enjoy this..gomawo..:))

So eun menghela nafasnya, sudah hampir setengah jam ia berjalan menelusuri jalan menuju rumahnya. Tampakla dimata so eun sebuah rumah mungil dengan banyak tanaman bunga-bunga tumbuh riang disana. So eun legah akhirnya ia bisa sampai rumahnya setelah menempuh setengah jam berjalan kaki dari tempat kerjannya.

“oh aku ngantuk sekali..tapi aku juga lapar..aku harus tidur dulu atau makan dulu” tanya so eun pada dirinya sendiri sembari meminum air putih dari gelasnya.

“sebaiknya aku mandi saja dulu..baru setelah itu aku tidur..nampaknya tidak usah makan..uangku tidak akan cukup jika aku tidak berhemat makan” keluh so eun.

Selesai mandi so eun langsung menuju tempat tidurnya. Namun entah kenapa ia tidak bisa tidur. Ingatanya kembali pada kejadian siang tadi sewaktu kejadian yang agak mengesalkan namun membuat hatinya deg-degan itu terjadi.

Flasback

“maaf paman aku terlambat..tadi dosen yang mengajar memberikan materi yang sulit dimengerti jadi harus diulang beberapa kali..agar lebih mudah dipahami..sehingga memakan waktu sedikit lebih lama” terang so eun pada pemilik tokoh tersebut yang bernama kim nam gil.

“ya so eun paman mengerti..ayo kau cepat ganti pakaianmu lalu kau makan siang dulu baru mulai bekerja” perintah nam gil.

“gomawo paman” kata so eun sambil tersenyum pada nam gil. Paman nam  gil adalah orang yang sangat baik hati menurut so eun. diala orang yang memberikan so eun pekerjaan di tempatnya..toko roti BUMSSO.

Ketika so eun bertugas sebagai kasir. Masukla seorang perempuan yang membuat so eun agak merinding melihatnya. Bagaimana tidak, wanita itu mengenakan rok mini dan baju mini, sangat cantik dan terlihat bukan orang korea asli..serta dia mencolok sekali dan sangat menarik perhatian orang-orang di tokoh roti tersebut.. so eun sangat risih melihat pakaiannya. Perempuan itu memilih-milih roti yang akan dibelinya namun seketika itu pengunjung wanita-wanita di tokoh itu heboh. Hanya wanita itu yang nampak tak peduli dengan kehebohan itu.

“waaah itu kim sang bum kan..pewaris kerajaan industri korea??” kata seorang wanita yang ingin membayar di kasir so eun pada temannya. So eun memperhatikan laki-laki itu yang telah masuk ke tokohnya. Dia sempat terpesona melihat ketampanan kim bum.

“iya kau benar..itu memang kim sang bum..gila..dia tampan sekali..aku benar-benar tidak menyangka akan melihatnya sedekat ini” ujar wanita yang lain

“wah kim bum mau apa ketokoh roti ini?” tanya wanita lain.

Masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang terlontar dari orang-orang yang berada di tokoh itu. namun semua orang terkejut termasuk so eun juga ketika kim bum menghampiri wanita berpakaian seksi tadi.

“go ah ra-ah ayo kita pulang..kau itu baru sampai di korea..sebaiknya kau langsung pulang..bukan malah belanja roti” kesal kim bum.

“bum-ah aku ini lapar..jetlang hampir lima jam sangat menyiksa..kau tahu aku sangat lapar sekarang dan aku sangat ingin makan roti..sebentar saja hanya membeli roti..kau ini cerewet sekali..kau tunggu saja di mobil..aku hanya sebentar” ujar ah ra yang masih saja sibuk membeli roti. Dan setelah dapat ia pun membayar di kasir so eun.

“semuanya tujuh puluh lima ribu won” kata so eun.

Ah ra mengeluarkan dompetnya namun ia menepuk jidatnya karena ia lupa.. semua uang yang ada didompetnya adalah dollar. “tunggu sebentar ya..aku tidak membawa won” ujar ah ra.

“ne” kata so eun.

“bum-ah..bayarkan rotiku..aku tidak membawa uang won..palli..kau ingin cepat pulang kan” kata go ah ra pada kim bum. Dan kim bum pun dengan kesal membayar belanjaan ah ra.

“berapa semuanya” tanya kim bum pada so eun.

“ehh..tujuh puluh lima ribu won” kata so eun.

“kenapa rotinnya mahal sekali, bukanya dia hanya mengambil satu roti” tanya kim bum heran.

“aniyo tuan..dia juga membungkus rotinya untuk dibawa pulang..ini silahkan” kata so eun sambil menyerahkan bungkusan roti yang lain.

“wah dia itu benar-benar manusia roti..menyusahkan saja” desis kim bum. “ini aku bayar memakai kartu kredit” sambung kim bum.

“baik tuan” namun bebrapa kali so eun melakukan transaksi pembayaran kim bum..kartu itu tetap tak bisa dipakai. “jongsonghamnida tuan..sepertinya kartu ini limit” kata so eun sambil menyerahkan kartu itu.

“apa limit” ujar kim bum terkejut. “tidak mungkin kartu itu limit..pasti alatmu itu yang rusak..tokoh macam apa ini, pelayananya sangat tidak bagus” cibir kim bum.

So eun yang tersinggung dengan kata-kata kim bum hanya mampu mengucapkan kata “maaf tuan..tapi apakah bisa anda membayar cast saja” saran so eun.

Kim bum pun mengeluarkan dompetnya dilihatnya ia hanya memiliki uang tujuh puluh ribu saja..berarti kurang lima ribu batin kim bum..dia pun berkata.

“bagaimana aku hanya memiliki uang tujuh puluh ribu..bagaimana kalu rotinya dikembalikan lagi saja” kata kim bum akhirnya. “maaf tidak bisa tuan..barang yang sudah dibeli tudak bisa dikembalikan” kata so eun yang mulai kesal.

“ah ra-sshi ini semua ulahmu” rutuk kim bum. Dia menoleh kebelakan namun ah ra sudah lenyap dan tentu saja membuat kim bum tambah kalang kabut. Akhirnya dengan sangat terpaksa kim bum melakukannya. Ini baru pertama kali kim bum melakukannya dan sangat-sangat membuat kim bum malu. Bagaimana tidak malu seorang pewaris kekayaan industri korea meminjam uang lima ribu wong pada tukang kasir yaitu so eun. sungguh sangat memaluhkan bagi kim bum namun hanya cara itu yang terpikirkan olehnya.

Kim bum mendekatkan wajahnya pada so eun. so eun kaget namun ternyata ia tahu kim bum ingin membisikan sesuatu padannya “eeh begini..bagaimana kalau aku..aku..aaaku meminjam uangmu dulu lima ribu won..nanti pasti aku akan kembalikan” ucap kim bum dengan muka yang memerah menahan malu.

“eeh??” kata so eun terkejut.

So eun sebenarnya tidak tegah juga melihat kim bum seperti itu. ia melihat mukannya sudah sangat merah menahan malu. Akhirnya so eun pun menolongnya. “baikla..hanya lima ribu won ya” ujar so eun akhirnya.

“ya..aku akan mengembalikannya nanti..berapa nomor handphonemu..aku akan menghubungimu ketika aku akan mengembaliknnya” kata kim bum sambil mengeluarkan handphonenya.

Setelah kejadian itu kim bum pun keluar dari tokoh itu. terlihat ia sangat malu dengan kejadian itu, namun so eun hanya tersenyum, ia tahu itu bukan salah kim bum..itu semuah ulah go ah ra. Sebenarnya siapa gadis yang bersama kim bum itu pikir so eun..apakah pacarnya?? Tunangannya?? Atau istrinya?? Tanya so eun pada dirinya sendiri.

End of flasback

“bibi..paman..aku sangat kangen sekali pada kalian..sudah lama sekali rasannya tidak melihat bibi dan paman” kata ah ra yang baru sampai dirumah kim bum. Yah ah ra adalah sepupu kim bum yang tinggal di Inggris. Ah ra bukanla asli korea seperti kim bum..ia blasteran Inggris-Korea dan telah lama menetap di Inggris makanya tingkahnya seperti orang barat. Kim bum kurang suka dengan kedatangan go ah ra karena pasti akan merepotkannya seperti kejadian siang tadi.

Kim bum pun kembali ingat dengan kejadian ia meminjam uang so eun. “aiiss benar-benar sangat memalukan..pasti gadis kasir itu berpikiran yang aneh-aneh dan menyebarkan berita aku meminjam uangnya..aahh” kesal kim bum.

Setelah kim bum selesai mandi, ia berniat menelpon so eun untuk mengajaknya ketemuan mengembalikan uang so eun.

“yeoboseyo” jawab suara di seberang sana yang tak lain adalah so eun.

“hei besok aku akan mengembalikan uangmu..kau besok bekerja tidak disana..kita ketemuan disana saja”kata kim bum to the poin.

“ooh ternyata kau yang menelponku..baikla..tapi aku bekerjanya siang..jadi kau datang siang saja” kata so eun.

“siang..siang..aku tidak bisa kalau siang..aku harus kuliah..bagaimana kalau malam saja..aku akan menemuimu dirumahmu..berikan saja alamat rumahmu” ujar kim bum.

“malam..tidak usah kerumahku..kita bertemu saja di taman dekat sungai Han..bagaimana kau bisa?” tanya so eun.

“ya baikla..nanti aku akan menghubungimu lagi” kata kim bum. Telpon pun terputus dan kim bum segerah tidur.

***

So eun yang baru saja selesai menutup tokohnya melihat jam. “aah sudah jam setengah sepuluh lewat..orang itu belum menghubungiku..apakah dia lupa??” batin so eun.

Namun tak lama so eun berjalan handphonenya berbunyi. So eun mengangkatnya karena telpon itu dari kim bum.

“hei kau dimana..aku sudah hampir sampai” kata kim bum ditelpon.

“iya aku juga hampir sampai” jawab so eun.

“baikla” ujarnya.

So eun tiba lebih dulu, ia menunggu kim bum sambil duduk dikursi taman..ketika ia tengah mencari-cari sosok kim bum. Kim bum datang dengan sedikit berlari dan agak menunduk. Untuk menutupi mukanya mungkin, ia kan publik figure.

“hei ini uangmu..lima ribu won kan..tidak kurang dan tidak lebih kan” kata kim bum.

“ne..gomawo” ujar so eun sambil memasukan uang didompetnya. “baikla kalau begitu aku pulang dulu” kata so eun.

Namun belum sempat membalikan badannya hujan deras pun turun..so eun segera mencari tempat berteduh begitu juga dengan kim bum. Mereka berteduh dibawah pohon, hanya mereka berdua disana, so eun heran kenapa kim bum ikut berteduh bersamanya. Bukanya kim bum bisa langsung kabur ke mobilnya saja dan lansung pulang, namun so eun tak berani bertanya..ia hanya diam saja. Lalu kim bum membuka obrolan dengan so eun, karena ia bosan juga hanya berdiri tegak menunggu hujan reda.

“hei gadis kasir siapa namamu?” tanya kim bum.

“aah apa?? Gadis kasir?? Namaku??” tanya so eun.

“ne..aku menanyakan siapa namamu..apakah itu kurang jelas..dan aku memanggilmu gadis kasir karena aku tak tahu namamu..yang aku tahu kau bekarja sebagai kasir..makanya aku menanyakan siapa namamu..apakah kau mau selalu aku panggil gadis kasir” kesal kim bum.

“yaa kau itu menayakan nama saja seperti mau menelan orang..aku punya nama..namaku kim so eun..panggil aku so eun saja..bukan gadis kasir” balas so eun tak kalah kesalnya.

“cih..kau pikir aku ini buaya menelan orang” sinis kim bum.

“bukanya kau itu memang iya buaya darat” balas so eun tak kalah sinisnya. Entah mengapa mereka bertengkar tak jelas. Padahal tadi mereka baik-baik saja.

“MWO?? Buaya darat kau bilang” teriak kim bum. So eun pun siap membalas..entah kenapa ia tak bisa mengontrol emosinnya jika bertemu kim bum.

“apakah kau kurang jelas..baikla akan aku perjelas.. KAU ITU BUAYA DARAT” teriak so eun didepan kim bum.

“yah kau ini..kau pikir suaramu itu merdu pakai teriak-teriak ditelingaku..aiiss kenapa aku harus berurusan denganmu ya..ini semua gara-gara go ah ra..menyusahkan saja” balas kim bum.

“sudahla lama-lama aku berdiri didekamu sepertinya aku akan gila..baikla aku akan pulang..kau menunggu saja disini sendirian sampai hujan berhenti” pamit so eun.

“ha?? Pulang..ditengah hari hujan deras begini..apa dia wanita gila..mau cari mati saja” ujar kim bum yang masih berdiri dibawah pohon sedangkan so eun sudah basah kuyup berjalan kaki menuju rumahnya.

Kim bum pun tak tahan juga berdiri dibawah pohon itu sendirian..akhirnya ia memutuskan untuk pulang. Namun ketika kim bum baru menjalankan mobilnya ia melihat so eun berjalan ditengah derasnya hujan sambil memeluk tasnya. Nampak sekali ia kedinginan dan tubuhnya sudah basah kuyup tak bersisa kering sedikitpun. Kim bum pun tak tegah melihatnya..ia merasa kasihan apalagi so eun menolongnya kemarin dan ia pun menghampiri so eun.

“hei kau ini berjalan ditengah hujan..apa kau pikir tidak bahaya..lagian ini sudah malam” kata kim bum sambil mensejajarkan jalan mobilnya disamping so eun.

“ann..anniyo..aakk..akkkuu..bisa..menja..ga..ddii..diri” kata so eun yang sudah kedinginan.

“hei masukla kemobilku..aku akan mengatarmu pulang” ujar kim bum akhirnya.

“aann..anniyyo..kau..ppuu..llaangg..saa..ja” ujar so eun menolak,

“heeii kau ini keras kepala sekali..ayola..nanti kau sakit..lihat kau itu sudah kedinginan” paksa kim bum. Namun so eun masih saja menolak, akhirnya kim bum keluar dan menarik so eun ke kursi disampingnya. So eun terkejut namun ia pasrah ia tak kuat lagi karena ia kedinginan dan ia pun menurut saja. Kim bum langsung menjalankan mobilnya dan menanyakan dimana rumah so eun.

Setelah sampai di rumah so eun, so eun yang kasihan melihat kim bum juga kebasahan mengajak kim bum mampir sebentar untuk menghangatkan badannya. Kim bum pun menurut, ia juga kedinginan. Setelah so eun berganti baju ia membuat teh panas untuk kim bum.

“ini sebaiknya kau minum dulu..pasti badanmu akan terasa lebih hangat” kata so eun sambil menyerahkan secankir teh pada kim bum.

“ne” ujar kim bum sambil meminum tehnya.

Hari sudah menunjukan jam sebelas malam namun hujan masih sangat deras. So eun tak tega melihat kim bum menyetir di tengah derasnya hujan akirnya ia menyuruh kim bum untuk menginap saja.

“hei hujan masih deras..kau yakin ingin pulang?” tanya so eun.

“ne” jawab kim bum.

“tapi ini hujan badai..akan bahaya kalau kau menyetir ditegah hujan..eehh..bagaimana kalau kau menginap saja..eeh maksudku aku kasihan melihatmu..ini berbahaya” ujar so eun.

“menginap?? Apakah aku boleh??” tanya kim bum tak yakin.

“sebenarnya aku keberatan..namun ini terpaksa..daripada kau dalam bahaya” sahut so eun.

“apakah orang tuamu tidak marah?” tanya kim bum.

“tenang saja meraka tidak akan marah” jawab so eun.

“kau yakin sekali” balas kim bum.

“iya aku yakin..baikla kau jadi tidak menginap??” tanya so eun yang mulai kesal lagi dengan kim bum.

“ya baikla..karena aku juga tidak punya pilihan..tapi awas ya kau kalau sampai terjadi yang macam-macam padaku” ancam kim bum.

“ciih seharusnya aku yang bilang seperti itu..ya sudah kau tunggu sebentar..aku akan mencarikanmu baju ayahku” kata so eun yang beranjak menuju kamarnya.

“kemana orang tuamu?” tanya kim bum yang tak melihat orang tua so eun.

“mereka tidak ada..mereka sudah lama meninggal” jawab so eun.

“oh jadi kau tinggal sendiri disini??..kau ini masih kuliah atau masih SMA?” tanya kim bum lagi.

“ne aku tinggal sendiri..aku sudah kuliah tingkat akhir..sudahla kau itu seperti interogasi saja..sebaiknya kau itu tidur..aku juga mau tidur..awas kau macam-macam denganku” ancam so eun kesal.

“ooh berarti kau seumuran denganku..siapa yang akan tertarik padamu..kau itu sungguh bukan levelku..sudah sana kau masuk kamarmu..aku mau tidur” ujar kim bum kesal.

“seharusnya kau itu berterima kasih padaku aku masih mau menolongmu dua kali..kau masih saja cerewet padaku” ujar so eun kesal.

Kim bum pun telah berganti pakaian ayah so eun. kim bum tidur di kursi ruang tamu rumah so eun. namun ia belum bisa tidur karena kursi itu sempit baginya, lagian dia merasa asing ditempat itu.

“hei kau ini bangun..kau harus pulang kerumahmu..aku akan kuliah jadi rumahku akan kosong..ah kau ini memang menyusahkan saja” kesal so eun karena kim bum belum bangun-bangun.

“arrgghh..tubuhku lemas sekali..aku haus mau minum” kata kim bum parau karena tengorokannya kering dan ia terlihat pucat.

So eun mengambilkan air minum untuk kim bum dan ia melihat kim bum sangat pucat, ia pun menatap dahi kim bum dan ternyata panas sekali. Kim bum demam tinggi, ini pasti akibat ia kehujanan malam tadi. So eun pun mengambilkan obat dan kompresan untuk kim bum, ia merasa kasihan dan bersalah pada kim bum coba saja kalau kim bum tak mengembalikan uangnya dan hari tidak hujan, pasti ia tak akan sakit pikir so eun.

“ini kau minum dulu..lalu kau minum obat, eehh..apakah kau perlu ke dokter??” tanya so eun.

“aniyo..aku akan pulang” kata kim bum sambil meminum obatnya.

“kau mau pulang..badanmu panas begini..kau itu demam tinggi..istirahat saja dulu..aku akan minta izin kuliah dan bekerja hari ini..aku kasihan melihatmu..oh ya aku akan memberitahu keluargamu..berikan aku nomor telpon rumahmu” kata so eun akhirnya.

“kau ini..aku ini tidak apa-apa..sudah aku ini cumah sakit biasa..lagian untuk apa sampai kau izin kuliah dan bekerja segala…sudahla..aku mau pul…” belum sempat kim bum menyelesaikan kata-katanya ia pingsan, so eun yang terkejut langsung refleks menangkap tubuh kim bum yang hampir ambruk di lantai.

“ahh..berat sekali..dia benar-benar keras kepala..sudah tahu sakit masih membantah saja” kata so eun sambil mengotong tubuh kim bum ke kursi.

So eun mengompresi kim bum dan so eun pun memperhatikan wajah kim bum. Sungguh demi apapun so eun sangat kagum dengan ketampanan kim bum. Apalagi kim bum sedang tertidur membuat so eun lebih leluasa menikmati pemandangan di depan matanya itu. entah kenapa hati so eun dag dig dug dibuatnya, so eun pun tersenyum melihat kim bum tidur yang seperti bayi, tak ada sedikitpun wajah keangkuhan..kekesalan dan marah yang sering diperlihatkan kim bum pada so eun.

“aahh..kepalaku sakit sekali” erang kim bum.

So eun yang sadar kim bum sudah bangun langsung melenyapkan senyum kagumnya. Ia takut ketahuan kim bum.

“kau itu pingsan..kan sudah aku bilang kau itu sakit, tapi kau masih saja membantah mengatakan tidak sakit..lihat sekarang badanmu panas sekali” ucap so eun sambil berusaha menutupi malunya.

“mwo?? Aku pingsan..bukannya aku tidur?” kata kim bum heran.

“kau pingsan tapi langsung tertidur..sudahla ini sebaiknya kau makan bubur saja..aku sudah membuatkanmu, mumpung masih panas” tawar so eun.

“kau..bukanya kau tadi bilang ingin kuliah..lalu apa kau sudah pulang kuliah?” tanya kim bum polos.

“kau ini masih sakit saja bodoh..tentu saja aku tidak jadi kuliah dan bekerja..karena kau pingsan..apa kau pikir aku ini tega sekali meninggalkanmu dirumahku sendirian” jawab so eun kesal.

“jadi kau menolongku sudah tiga kali ya?” tanya kim bum.

“eeh..menolongmu tiga kali??..apa maksudmu??” tanya so eun yang tak mengerti.

“aniyo..ya sudah aku sekarang sudah agak baikan..bagaimana kalau aku pulang saja..terima kasih kau sudah menolongku tiga kali..eeh baju ayahmu ini nanti akan aku kembalikan” kata kim bum yang sudah berjalan menuju pintu rumah so eun.

“ne cheonmaneyo..aah ya tidak apa-apa kau pakai saja dulu..kapan-kapan saja kau kembalikan” ucap so eun sambil mengantar kim bum kemobilnya.

Kim bum pun pulang kerumahnya. So eun yang tidak bekerja siang itu kembali kekamarnya. Pikiranya masih terbayang wajah kim bum yang tertidur tadi. Ada getaran aneh di hatinya, so eun bertanya-tanya rasa apa itu, ia pun binggung dengan perasaan yang menurutnya aneh itu. selama ini so eun belum pernah merasakan perasaan seperti itu.

***

“bum-ah kau kemana saja tidak pulang kerumah semalaman?” tanya ibu kim bum pada kim bum yang baru sampai rumah.

“aku menginap dirumah temanku omma..semalam kan hujannya sangat deras..sangat bahaya kalau pulang ditengah badai” terang kim bum.

“oh ya sudah kalau begitu kau makan siang saja dulu” lanjut ibunya.

“aku sudah makan siang omma..makan dirumah temanku” kata kim bum yang ingat dia sudah makan bubur buatan so eun.

“oh ya sudah kau istirahat saja kalau begitu..oh ya ah ra dari tadi mencarimu..ajakla sepupumu itu berjalan-jalan dikorea..dia kan hanya sebentar disini, kau ini tidak kasihan melihatnya yang jauh-jauh liburan kekorea tapi kau mencuekinya” ujar ibu kim bum.

“ah omma..dia itu selalu menyusahkanku saja, omma tahu kan dia sering membuat ulah..ahh…kenapa dia itu begitu merepotkan” keluh kim bum pada ibunya.

“kau ini sudah sana kau istirahat saja..kalau ia mengajakmu jalan-jalan temani dia..ibu tidak mau tahu” ancam ibunya.

“neee omma” jawab kim bum malas-malasan.

Kim bum pun masuk kekamarnya, ia tidak merasa badanya sakit lagi, namun ia merasa mengantuk. Tiba-tiba ah ra masuk ke kamarnya dan langsung merengek minta ditemani jalan-jalan.

“bum-ah ayo temani aku jalan-jalan..aku sangat bosan hanya dirumah saja..ayola” kata ah ra sambil menarik-narik tangan kim bum.

“aiiis kau ini aku sangat mengantuk, nanti saja..aku pasti akan menemanimu kemanapun, tapi jangan sekarang aku mengantuk sekali” ujar kim bum sambil menepis tangan ah ra.

“ya kau ini kenapa sangat pelit sekali kepadaku..aku tahu kau tidak suka denganku..baikla aku akan pulang ke london besok..aku malas disini hanya dibenci orang saja” kata ah ra sambil berlari meninggalkan kamar kim bum.

Kim bum pun kesal, ia melempar bantalnya dan mengacak-ngacak rambutnya. Benar-benar membuatnya kesal sepupunya yang satu itu. kim bum pun menyusul go ah ra ke kamarnya dan meminta maaf serta mengabulkan permintaan ah ra yang mengajaknya jalan-jalan.

“kalian hati-hati ya sayang” ucap ibu kim bum mengantar anaknya dan keponakanya yang akan pergi jalan-jalan.

“ne ajuma..rasanya aku senang sekali bisa berjalan-jalan lagi di korea” kata go ah ra senang, namun tidak dengan kim bum wajahnya sudah ditekuk-tekuk tak karuan. Ia amat sangat kesal dengan ah ra. Pasti jika ia berjalan dengan sepupunya itu, banyak yang memperhatikan mereka. Terutama kim bum siapa yang tak tahu kim bum calon pewaris kerajaan industri korea, selain tampan dan digila-gilai wanita ia termasuk playboy kelas berat. Dan pasti orang-orang akan menyangka ia berjalan dengan pacar barunya, padahal itu adalah sepupunya sendiri.

“ya ah ra-ah cepatla..kau pikir aku ini sopirmu yang mau menunggumu saja” teriak kim bum dari dalam mobil.

“ya sabar sedikit kenapa” teriak ah ra. “ajuma..kim bum anakmu sangat galak..tapi kenapa banyak wanita yang tergila-gila padanya” tanya ah ra pada bibinya,

“hahaha kau ini..siapa dulu anak ajuma mu ini..sudah kau sana pergila..dia akan tambah mengamuk padamu jika kau lebih lama lagi” kata ibu kim bum.

Mereka pun pergi ke daerah apgujeong..pusat refresing di korea selatan. Dan tentu saja apa yang dikhawatirkan kim bum terjadi. Mereka menjadi pembicaraan dijalan jalan yang mereka lalui. Membuat kim bum risih namun tidak dengan go ah ra, ia nampak cuek-cuek saja dilihat banyak orang.

“dari tadi kau hanya berjalan tak jelas saja..kau pikir aku tidak capek apa” ketus kim bum pada ah ra.

“kau ini cerewet sekali..suka marah-marah..aku heran kenapa semua bangsa wanita dijalan ini melihatmu begitu terpesona..padahal kau itu sangat cerewet..mereka tidak tahu saja kau itu seperti apa aslinya” cibir ah ra.

“ah ra-ah aku benar-benar akan meninggalkanmu sendirian kalau kau terus mengejeku” ancam kim bum.

“yaa..yaa aku akan berhenti..sudahla kau urusi saja wanita-wanita yang mengagumimu itu” kata ah ra. Kim bum benar-benar geram dibuatnya, namun ia harus tetap menemani ah ra. Repot juga kalau sepupunya itu tersesat.

Mereka melewati tokoh roti BUMSSO tempat so eun bekerja, kim bum pun menoleh untuk melihat apakah so eun benar-benar bekerja atau tidak, namun so eun tak terlihat dan kim bum pun merasa bersalah karenanya la so eun tak bekerja hari ini.

TBC…

 

Tags: , , ,

48 responses to “Hope is a dream that never sleep part 1”

  1. ambar says :

    ah knpa komen cucah bngt y. . .
    Q sukaaa. . . . . . .awal prtmuan bumsso yg menarikt. . .jd pngen ktwa2 bcanya. . .pst mrka bkal sring ktmu ni. .nex part ttp dtgu. . .

  2. Anjany Djamal says :

    Kerean..
    Lanjutannya cepetan ya.
    Penasaran nich

  3. Princess magnae dhiana says :

    Ih seru ff’x…
    Jgn lma2 ya k’njutn’x thor…

    Author figthing

  4. Lady in red says :

    wooooow, ceritanya bagus.🙂
    aku suka.😉
    penasaran cerita selanjutnya….
    cepet update yaaa🙂

    semangat !!!!🙂

  5. oneal says :

    wah ceritanya bgus bget……
    di tunggu klnjutannya ya author………

  6. Hyora 'Ranie' Kim says :

    Kereen..
    Lanjut yah..

  7. pecinta bumsso couple says :

    aQ suka…sangat sangat sangaat suka ff ne…

    next part…

  8. MEGA R says :

    aku suka aku suka🙂
    ceritanya seruu , waa penasaran sama lanjutanya.
    ditunggu ya lanjutannya jangan lama2🙂

  9. enno bumsso says :

    laaaaaannnjuuuuuuddd. . . .^^ bqn penasaran ffna😉

  10. Helda wati says :

    hahahaha,selalu bertengkar. daebak dch. cpt dilanjut

  11. lee_jihyun says :

    hahaha…
    keren2…🙂

  12. rizkyapratiwi says :

    fanfic yf pertama ya ???
    bagus kok author … q suka ceritanya, bahasanya juga bagus
    lanjuuut thor

    • justgalon says :

      iya yg pertama..hheheh..
      Awalnnya iseng buat ni FF tpi kterusan..XD
      gomawo ya udah baca..tnggu aja part slanjutnnya..:D

  13. YukaloveJC says :

    Bgus ko crtx author..lnjutnny dtnggu y.semangat..okay.

  14. leuni says :

    seru n lucu palg pas kb pjm duit ma so eun ha ha ha…….. malu bgt deh
    ldtgu lanjutannya…

  15. nyun says :

    wahhhh….. pinjem duitt… *pertemuan memalukan
    gak nahan nii bayangin malunya kek apa.. kekeke
    lanjud yaa authorrr….

  16. justgalon says :

    waaahh gomawo ya sdah baca..
    hehehehh..
    okkeehh udah aku kirim kok yg part 2nya..tunggu aja yaa..
    hhehehe..sekali lagi jeongmal gomawooooyyoooo..keeekeekekek

  17. thiayoe says :

    aiiiissshh….
    Kim bum oppa emg ganteng….
    Hhhee.lanjut next part…

  18. Ati gunarti says :

    1 kt kereeennnmm…

  19. Indah_ELF says :

    Seruuu …
    Cie so eun udh mulai ska nii ma kim bum ..
    ywdh d’tungu k’LanjuTan’a jgan Lma” hehehe

  20. ema says :

    DAEBAAAK author😀
    lanjut ya..semangat ya thor🙂

  21. fitri says :

    saaaaaaaaaalllllllluuuuuuuuuuuuuddddddddddddddd……….
    imajinasinya………..
    terus berkarya & fighting……….. ^_^

  22. deshie wookie says :

    keren. . .keren. . . .keren. . .
    aku suka. . aku suka. . .aku suka. . .
    baru pertama kali buat FF aja udah keren gini. . .hebat deh authornya. .

    ditunggu part selanjutnya^^

  23. bumssokorea says :

    kerenn,….
    pnsran,…..

  24. zaza says :

    ditunggu part selanjutnnya ya thor..
    Hehehe..:D

  25. bellabumsso says :

    cepet yaa thor lanjutanya..
    Ditunggu..
    author fightiiing..daebak bener deh ceritanya :))

  26. bumssolovers says :

    auuutthhooooorr…lanjuut dong critanya..bener2 penasaran nii
    semangat ya nulis part slanjutnya
    Heheheh
    Diusahain cepet ya thor
    Thks😀

  27. equin says :

    aq suka ni ff ..
    suka suka sukaaaaa ..
    autor cepetan ya next part’na ..
    pnasaran ama kim bum yg udah mlai suka sma so eun ..
    cba klo ini jdi khidupan nyata ..
    pasti smua mates sneng bnget ..

    bner” ngk sbar nunggu slnjut’na ..🙂

  28. dessiELF says :

    author cptan lnjut ni critanya…
    suka bnget ni crita dri benci ke cinta…
    hehehe *curhat ngak jelas ni saya..#plaaaak dikubur mates..
    pkoknnya cpet lanjut ya thor…
    dtunggu loo..
    auuthooor hwaiiitttiiinngg yaa.. heheheh

  29. salsabilah says :

    wah… aq suka bgt critax apalagi wkt di toko bumsso si kim bum pinjam uang sm so eun, sm wkt kim bum menginap di rumah so eun!!
    widiiiiiiiihhhhh serrruuu…. crtx….

  30. salsabilah says :

    wah… aq suka bgt critax!!
    crita ttg dari benci menjadi cinta! ciye..🙂 romantiz… saat bagian so eun memandangi wajah kim bum yg tampan! :):):) ciye…🙂

  31. magneKYU says :

    wuuiiihh….
    cerita gini nii yg aq ska….dri bnci jdi cinta..ckckck..
    #kyakpngalaanpribadi…plaaaaakk
    Daebaaak deeh author critana…
    dtnggu ya slnjutna…..

  32. nhisa says :

    hmmm FF’a bagus…
    aku suka jalan cerita’a…😀

  33. kimstellya says :

    aduh..mana ni lanjutan’a ni FF…lama banget..aku udah ngak tahan mau baca lanjutan’a..lucu pas kim bum pnjem duit ma so eun..pasti malu ya apalagi orang kaya..terkenal..minjem duit..pasti mlu banget ya..pkokn’na dtunggu ya author..maksa hehehe

  34. soeulmatebumsso says :

    SUMPAAAAH deehh mau comment apalagi kgak tau saya baca ni FF,,,keren pisan euuyy,,,
    mana ni lanjutannya,,,penasaran tu si mbum udah uring”an mkirin so eun,,,
    udah deh mbum,,,klo so eun nolak kmu sma aku ajah daah,,,pasti diterima lamarannya,,,#dikuburmates wkwkwkkwkw,,,
    authooooooooorr yg kereeeen,,,cepet dooong lanjut ceritannya,,,sumpaaaah deeh penasaran bener,,,hehehheeh #maksa #plaaaaak dibunu author,,,wkwkkwkwkwkwkw😄

  35. yoyoyo says :

    cepet ya lanjutan’a

  36. tea-ara says :

    lnjutnya cepet ya thor……………penasaran sma bumsso…..

  37. yanie says :

    bgus bnget critanya
    ntu so eun udah ada tnda2 cnta ma kim bum , ,
    lnjt, ,
    eah updatenya jng k’lmaan okeh

  38. tyas27 says :

    cieee getaran-getaran hoho :3

  39. Yuyun A says :

    Wahh.. lucu jg yaa kimbum dibuat frustasi krn go ahra😀
    Ciyeee~ kimbum nyariin soeun nih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: