When I See Him part 1

Author : Anidya Estern

Main Cast: Kim Bum, Kim So Eun

Cast: Go Hye Sun, Lee Min Ho, Jung So Min, Yoo Seung Ho, Jung Yong Hwa

Genre: Romantic/Family/Friendship

Type: Chaptered

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Cerita yang ditulis hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan merupakan hal yang tidak disengaja.

WHEN I SEE HIM part 1

Anneyong haseyo,

Ini adalah FF pertamaku.

Mianhe kalo masih banyak kekurangan. Mohon kritik dan saran dari para readers sekalian.

Enjoy reading ^_^

 

Hari Selasa sore. Saatnya kuliah Cost Accounting, mata kuliah yang menurut seorang gadis adalah salah satu mata kuliah yang menyenangkan meskipun sebenarnya mata kuliah itu bukan mata kuliah jurusannya, tapi mata kuliah itu merupakan mata kuliah wajib fakultasnya. Yah, Kim So Eun, begitulah nama gadis mungil itu. Tubuhnya yang tidak terlalu tinggi membuatnya sering dikira anak SMA, bahkan ada yang mengiranya anak SMP. Padahal sebenarnya dibilang pendek pun tidak bisa karena masih banyak teman-teman kuliahnya yang lebih pendek daripada dia. Dia adalah mahasiswa jurusan Management di Universitas Seoul.

Kim So Eun melangkah dengan penuh semangat menuju ruang 208. Sampai di dalam kelas dia memilih duduk di deretan nomor 2 sebelah kanan dan tepat disamping tembok, tempat favoritnya saat mata kuliah itu.

“So Eun, kau sudah selesai mengerjakan tugas yang diberikan dosen minggu lalu?” tanya Lee Min Ho, salah satu teman sekelasnya.

“Ya aku sudah,” jawab So Eun.

“Aku boleh liat?” tanya Min Ho lagi.

So Eun tersenyum. “Tentu saja,” katanya sambil menyerahkan kertas tugasnya pada Min Ho.

Min Ho segera menyalin jawaban So Eun. Kemudian datanglah Yong Hwa dan seorang namja yang So Eun tidak tahu namanya. Mereka duduk dibelakang So Eun.

“So Eun,” panggil Yong Hwa.

So Eun menoleh.

“Ya. Ada apa?”

“Aku ingin tanya soal nomor 2. Kok bisa ketemu segitu?” tanya Yong Hwa sambil menyodorkan kertas tugas So Eun yang disalin Min Ho.

Kemudian So Eun menjelaskan kepada Yong Hwa. Yong Hwa mengangguk-angguk pertanda mengerti.

“Wah, hebat. Aku saja kebingungan mengerjakan soal ini,” puji Yong Hwa setelah mendengarkan penjelasan So Eun.

“Tentu saja dia bisa. Kau lupa apa, dia kan mahasiswa berprestasi. Nilainya tertinggi nomor dua se jurusan kita,” komentar Min Ho. “Soal model begini, dia sudah expert. Itu makanan sehari-harinya saat di sekolah kejuruan dulu. Dia kan jebolan Accounting.”

So Eun hanya tersenyum.

“Kau dari sekolah kejuruan?” tiba-tiba namja yang duduk tepat dibelakang So Eun bertanya.

So Eun mengangguk.

“Hebat. Waktu tes masuk dulu apa kau tidak mengalami kesulitan?” tanya namja itu lagi.

“Ani. Biasa saja. Tapi sejujurnya aku sedikit mengalami kesulitan. Soal matematika dan geografi hanya ku kerjakan 4 soal yang aku yakin itu benar. Lainnya tidak terlalu sulit. Sebenarnya aku tidak terlalu berharap saat tes masuk itu. Lagipula kalaupun aku tidak lolos, aku tetap akan kuliah karena aku sudah diterima di dua universitas negeri dan mendapatkan beasiswa,” jelas So Eun panjang lebar.

“Wah, kau benar-benar hebat So Eun. Aku benar-benar tidak menyangka kalau kau lulusan sekolah kejuruan. Pantas saja kau expert dalam semua mata kuliah yang berbau accounting,” kata Yong Hwa sambil mengacungkan dua jempolnya.

“Tentu saja. So Eun is the best. Hahahha,” kata Min Ho.

So Eun dan namja itu hanya tersenyum.

Tiba-tiba Seung Ho datang dan duduk disamping Min Ho.

“Eh ya Seung Ho. Aku punya hutang pulsa padamu kan?“ tanya So Eun. Setiap melihat Seung Ho rasanya seperti melihat catatan hutang. Begitulah kata teman-temannya. Tapi ya memang benar. Hampir semua mahasiswa jurusan Manajemen punya hutang pulsa pada Seung Ho. Bisnis pulsanya benar-benar lancar.

“Heh, padahal aku tidak bermaksud untuk menagih. Tapi kalau kau mau bayar sekarang juga tak apa. Hahaha” kata Seung Ho sambil tertawa.

“Ini. Benar kan hutangku segitu? Aku minta dua kali waktu itu. Ku pakai untuk modemku kok,” kata So Eun sambil menyerahkan uang kepada Seung Ho. “Gomawo.”

“Ok.”

“Eh Seung Ho, kau punya teman yang bisa membetulkan laptop?” tanya So Eun sambil menoleh ke belakang.

“Iya ada. Memangnya laptopmu kenapa?” Seung Ho balik bertanya.

“Aku juga tak tau. Sepertinya minta di-install. Penuh dengan virus,” kata So Eun.

“Iya tetanggaku bisa kok. Dia memang teknisi laptop,” kata Seung Ho.

“Kau punya driver laptopmu? Kalau punya biar ku betulkan. Tak usah bayar,” tiba-tiba namja itu menyahut.

“Wah, drivernya ketinggalan saat membeli. Aku malas mengambilnya karena pasti tambah ruwet.”

“Kalau kau punya biar ku betulkan. Sebenarnya bisa download, tapi lama dan kemungkinan terputus download-nya. Dari SMP aku sering membetulkan laptop teman-temanku,” jelas namja itu.

“Benarkah? Hebat,” puji So Eun.

“Ya, lebih baik laptopmu dibetulkan dia. Kalau ke tetanggaku harus bayar. Hehe, mahasiswa kan biasanya suka yang gratisan,” kata Seung Ho sambil tertawa.

“Hei,” tegur Go Hye Sun dan Jung So Min, sahabat So Eun saat mereka sudah di dalam kelas.

“Hei. Akhirnya kalian datang juga. Darimana saja?” tanya So Eun. “Dari tadi aku sendirian di sini.”

“Mianhe. Kita baru selesai makan. Hye Sun kelaparan. Kau tau kan dia paing tidak bisa menahan lapar?” kata So Min sambil melirik Hye Sun.

“Heh, kau juga lapar gitu,” bantah Hye Sun.

“Sudah, jangan bertengkar. Tugas kalian sudah selesai?” kata So Eun menengahi.

“Ya ampuuuuun, aku lupa. Aku belum selesai. Kyaaaaaa,” seru Hye Sun sambil memegangi dahinya.

“Dasar pelupa, tukang makan, aneh, bodoh,” sindir Min Ho tiba-tiba.

Hye Sun yang merasa tersindir dengan ucapan Min Ho langsung menoleh dan berbalik memandang Min Ho.

“Kau pikir kau tidak? Sombong, sok ganteng, menyebalkan. Aissh, bisa-bisanya aku sekelas denganmu. Huh, kalau tau akan sekelas denganmu, aku tidak akan mengambil kelas ini,” teriak Hye Sun.

“Kau……” Min Ho tak melanjutkan kata-katanya lagi. “Gila,”gumamnya sambil menahan marah mendengar teriakan Hye Sun.

“Apa katamu?” tanya Hye Sun yang mendengar Min Ho bergumam.

“Sudahlah Hye Sun. Cepat selesaikan tugasmu. Sebelum dosen datang.,” kata So Eun menengahi.

“Iya. Lagipula kenapa kalian selalu bertengkar tiap bertemu? Hati-hati lho,” So Min menimpali.

“Maksudmu??” Hye Sun melotot.

“Sudahlah, cepat kerjakan tugasmu,” bentak So Min.

Sepanjang kuliah Hye Sun dan Min Ho tak henti-hentinya bertengkar. Ada saja topik yang mereka pertengkarkan. So Eun, So Min, Yong Hwa, dan namja itu hanya bisa tertawa melihat mereka berdua.

Sesekali orang itu memanggil So Eun untuk bertanya tentang materi yang disampaikan dosen.

“Perhitungan biaya tenaga kerja langsung bagaimana?” tanya namja itu.

“Jumlah jam kerja dikalikan dengan tarif per jam-nya.,” jawab So Eun.

“O begitu. Gomawo,” kata namja itu.

Kemudian namja itu beberapa kali bertanya pada So Eun.

“Gomawo So Eun,” ucap orang tiap kali So Eun selesai menjelaskan padanya.

Dan So Eun selalu membalasnya dengan senyuman.

v

Setelah berakhirnya kuliah, namja itu langsung pulang. So Eun heran dan penasaran dengan namja itu.

“Hei Min Ho, kau tau siapa yang duduk dibelakangku tadi?” tanya So Eun pada Min Ho.

“Maksudmu Kim Bum?” Min Ho balik bertanya.

“Kim Bum?”

“Ya. Namanya Kim Bum,” jawab Min Ho.

“Dia semester berapa?” tanya So Eun lagi.

“Tiga. Sama dengan kita.”

“Mwo?? Kenapa aku tak pernah melihatnya?” So Eun tidak percaya. “Kupikir dia kakak angkatan kita.”

“Aissh, kau ini. Teman sendiri tak kenal,” olok Min Ho.

“Ya kan tak mungkin aku menghafalkan nama semua orang,” elak So Eun. “Sudahlah. Aku pulang dulu.”

“Hye Sun, So Min, aku pulang dulu,” pamit So Eun pada Hye Sun dan So Min.

“Ya. Hati-hati.”

So Eun segera pulang.

“Heh Hye Sun, kau tak pulang apa?” tanya Min Ho.

“Aku pulang atau tidak apa urusanmu?” jawab Hye Sun ketus.

“Cih kau ini. Aku kan tanya baik-baik. Kenapa jawabanmu seperti itu? Aku menyesal bertanya padamu,” kata Min Ho.

“Terserahlah. Aku mau pulang dulu. Ayo So Min,” kata Hye Sun sambil menarik So Min.

“Kita duluan ya,” pamit So Min pada Min Ho dan Yong Hwa.

“Wah, Hye Sun benar-benar tak respek padamu. Hahahhaa.” Yong Hwa menertawai Min Ho.

“Tertawalah sepuasmu,” teriak Min Ho sambil menahan kemarahannya.

TO BE CONTINUED……

Akhirnya selesai juga part 1. Sedikit geje ya?

Semoga readers suka.

Sebenarnya ini adalah kisahku sendiri. Aku membuatnya setelah selesai mata kuliah Cost Accounting.

Jangan lupa sertakan komen kalian setelah membaca FF ini.

Gomawo ^_^

 

Twitter: @anidya_one

Tags: , , , , , ,

32 responses to “When I See Him part 1”

  1. evi says :

    bagus kok…
    next part panjangin lagi ya, kak.
    jangan lama” updatenya

  2. Asmaa says :

    waah,,.. bagus bangeeeett, author… lanjutinnya jangan lama2 yak….
    penasaran banget nih,,,,😀

  3. Princess magnae dhiana says :

    Hahahaha…lucu ngeliat tingkah minho sma hyesun#emangbsad’liatap

    lnjut thor, jgn lma2 ya…
    Hwaiting

  4. thiayoe says :

    lanjut thor….
    berasa bgt suasana anak kmpusnya..

  5. lee_jihyun says :

    hahaha…. lucu2…

    seru juga…
    next partny dtunggu ya chingu…:)

  6. rizkyapratiwi says :

    hahahahah … kekeh kali liat seung ho bisnisnya lancar ya *jual pulsa*

    tapi kurang panjang thor … lanjuuut

    • AnidyaEstern says :

      haha, kalo liat temenku yg jual pulsa di kampus, jd inget Seung Ho….. *pdhl gak ada mirip2nya…
      oke… diusahakan part selanjutnya lbh panjang🙂

    • AnidyaEstern says :

      haha, kalo liat temenku yg jual pulsa aku teringat Seung Ho *padahal gak ada mirip2nya….
      Oke diusahakan part selanjutnya lbh panjang…🙂

  7. Ati gunarti says :

    Suka suka suka…lnjtkan!!!

  8. Helda wati says :

    Hahahaha, keren2 crita ank kuliahan, cpat dilanjut yah?

  9. justgalon says :

    wah daebak critannya..
    Cepat lanjut yaa..hhehheeh😀😄

  10. pecinta bumsso couple says :

    great…. next partnya panjangin lagi ya thor… jangan lma”…

    fighting!!!!….

  11. AnnisaHourai says :

    Ceritax bagus, lanjut…. 😀

  12. founney says :

    bagus,,bgus…bgus,,
    tpii pendek…:(
    next part jngan lama” yah….

  13. AnidyaEstern says :

    ditunggu ya next part-nya…. baru saja dikirim🙂

  14. leuni says :

    seru dtgu lnjutannya ya….

  15. Indah_ELF says :

    Seruuu…
    So eun jdi org pinter …
    Sbnar’a kim bum siapa
    ywdh d’tunggu part s’lanjut’a

  16. tafunazasso says :

    aku suka ff ini🙂 ceritanya ringan , seru dan rame pastinya haha

  17. anidyawati1 says :

    kalau mau tau kelanjutannya segera, silakan liat di blog-ku oneanidyawati.wordpress.com
    aku baru saja posting ^_^

  18. ikeminho says :

    bguzzzzzzzzzzzzz,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    sgttttttt………

  19. poethri chinapha says :

    lanjut thor..
    Aku suka banget FF ne…

  20. purna says :

    waahhh..
    kerenzzz thor
    kyknya minho ska ya ma hye sun

  21. Kim Ra rA says :

    Annyeong,,,,,,
    seru nih ko bisa sekelas tapi G’ tahu namanya sih hehehe padahal kan dengan tampang bum-ah pasti sangat menarik perhatian kan,, ah y udah ke part selanjutnya aja

  22. tyas27 says :

    puhaha minho suka sama hyesun ya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: