Hope is a dream that never sleep part 3

Hope is a dream that never sleep part 3

Author : justgalon ^_^

Main cast : Kim bum, Kim so eun

Extended cast : Jung Young Hwa, Go Ah Ra, Park Shin Hye

Genre : Romantic, Drama

Type : Sequel

“so eun-ah kau benar-benar berpacaran dengan kim sang bum” tanya shin hye yang melihat so eun baru memasuki kelasnya.

“aniyo..aku hanya kenal saja denganya” jawab so eun singkat.

“kau mengenalnya..kenapa kau tidak pernah cerita padaku jika kau mengenalnya..kau tahu kan dia sangat diidolakan perempuan-perempuan” tanya shin hye antusias.

“ceritanya panjang shin hye-ah..nanti saja aku ceritakan” jawab so eun.

“ya baikla pokoknya kau harus menceritakan semuanya padaku..semuanya tanpa terkecuali so eun-ah..oh ya so eun kau sungguh-sungguh membuat heboh kampus..sekarang banyak gosip kau berpacaran dengan kim bum dan ada juga gosip kau sudah bertunangan dengannya..wah kau beruntung sekali digosipkan seperti itu, apalagi itu dengan kim bum” kata shin hye yang nampak iri dengan so eun.

“iya aku akan menceritakan semuanya..apanya kau pikir enak..aku sangat risih mendengarnya. sudahla tidak usah dipercaya gosip itu..lagian tidak benar semua” terang so eun.

“ya sudah kalau begitu kita kekantin saja dulu..aku belum sempat sarapan, mumpung dosenya belum datang” ajak shin hye.

***

“hei bum-ah sudah lama sekali aku tidak melihatmu berkeliaran di club ini..kau kemana saja, banyak gadis-gadis mencarimu..apakah kau sudah bertobat” kata young hwa yang baru melihat kim bum setelah beberapa hari tak melihat kim bum berkeliaran.

“aku banyak urusan..kau tahu kan sepupuku yang dari inggris itu datang, dia sangat menyebalkan, selalu ingin ikut kemanapun aku pergi” jawab kim bum sambil meneguk minumanya.

“hei kau perkenalkan sepupumu itu padaku..dia wanita kan, yah kau ini kenapa tidak kau ajak saja dia kesini..setidaknya aku mempunyai teman malam ini” kata young hwa.

“kau jangan merusaknya..walaupun pergaulanya barat namun ia masih memegang teguh adat korea, justru ada kau disini aku tidak mau mengajaknya..pasti akan langsung kau sikat” kata kim bum dan itu justru membuat young hwa tertawa. “kenapa kau tertawa??” tanya kim bum yang heran.

“hahah..itu artinya aku ini memang playboy sejati kan..kau tenang saja aku tidak akan merusaknya, aku akan mengingat baik-baik jika ia adalah sepupumu..kau ajak dia besok ya..oke bro” kata young hwa berlalu sambil menepuk punggung kim bum.

“akan aku usahakan” balas kim bum. Kim bum pun mulai menjalankan aksinya mencari gadis-gadis yang akan menemaninya. Kim bum mabuk malam itu, ia tak bisa pulang akhirnya ia menelpon so eun untuk menjemputnya di club malam.

“so eun-ah aku mabuk, kau harus menolongku” kata kim bum yang setengah sadar menelpon so eun. so eun yang kebetulan belum tidur pun langsung pergi menolong kim bum. So eun benar-benar khawatir dengan keadaan kim bum, demi apapun ia akan menolong kim bum. Itu sudah seperti kewajibanya sendiri.

Setelah sampai di club malam tempat kim bum mabuk so eun melihat kim bum dikelilingi begitu banyak perempuan, so eun keder dan cemburu melihatnya, makanya so eun harus mejauhkan kim bum dari wanita-wanita itu.

“ya kim bum-ah ayo pulang” kata so eun sambil menarik paksa tangan kim bum.

“so eun-ah kau sudah datang..hmm kau cepat sekali datang..malaikat penolongku datang..sini dudukla disini..ayo temani aku” kata kim bum setengah sadar karena pengaruh alkohol.

“aniyo..ayo kau pulang..ibumu pasti mencarimu” kata so eun yang terus saja menarik tangan kim bum. Gadis-gadis yang berada disekeliling kim bum pun menatap sinis so eun, namun so eun tak perduli.

“tidak aku belum mau pulang jika kau tidak menemaniku sebentar saja” kim bum menarik tangan so eun dan mendudukan so eun disampingnya dalam satu kali tarikan. So eun kaget kim bum tiba-tiba saja memeluk pinggang so eun dan mempererat pelukanya membuat so eun merapat ke kim bum  dan kim bum pun menyandarkan kepalanya di bahu so eun. “aku mau tidur sebentar so eun-ah..tolong jaga aku dari wanita-wanita itu”  ucap kim bum ditelinga so eun. lalu kim bum pun langsung terlelap, so eun sungguh sangat shock dengan kelauan kim bum padanya.

Gadis-gadis yang mengelilingi kim bum pun berlari dari tempat kim bum dan tinggala so eun yang tengah menunggu kim bum yang tertidur dibahu so eun. sungguh so eun benar-benar tak bisa menggerakan tubuhnya saat ini..ia takut kim bum akan terbangun dan adegan itu akan berakhir.

Kim bum pun terbangun dari tidurnya, ia masih mabuk..tapi kadar mabuknya sudah berkurang sedikit, ia tersadar, ia sedang memeluk seseorang, kim bum pun mengangkat wajahnya utuk melihat siapa yang ia peluk. Sungguh kim bum kaget ternyata so eun la yang ia peluk dari tadi, kim bum melepaskan pelukanya dan so eun pun tahu jika kim bum sudah bangun langsung mengajak kim bum pulang.

“kau sudah bangun..ayo aku antarkan kau pulang” kata so eun yang sambil menutupi kegugupanya.

“aku tidak mau pulang kerumah” keluh kim bum yang dalam gotongan so eun.

“lalu kau mau kemana sekarang?” tanya so eun binggung dengan apa mau kim bum.

“aku mau pulang kerumahmu saja” jawab kim bum singkat.

“mwo?? Kerumahku..tidak, aku akan mengantarmu pulang..ayo mana kunci mobilmu, kau sangup meyetir tidak?? Kalau tidak kita naik taksi saja” ajak so eun.

“aniyo..aku masih bisa bawa mobil..ayo aku akan mengantarmu pulang” setelah berkata seperti itu kim bum membawa mobilnya, so eun heran padahal kim bum itu mabuk tapi ia masih bisa membawa mobil dengan lancar. Ia sebenarnya mabuk benaran atau pura-pura mabuk pikir so eun.

Ternyata benar kim bum membawa so eun pulang kerumah so eun sendiri. So eun yang tidak tahu mau bagaimana lagi terpaksa menurunkan kim bum dan membawanya masuk kerumahnya. Ia membaringkan kim bum di kursi ruang tamunya dan menyelimuti kim bum yang tertidur. Lalu so eun pun pergi tidur kekamarnya.

***

So eun yang sudah bangun dan menyiapkan sarapan melihat kim bum dari dapurnya, dilihatnya kim bum belum bangun. So eun tidak kuliah dan bekerja hari sabtu, sabtu minggu ia libur kuliah dan bekerja, jadila ia hanya dirumah saja. Setelah selesai menyiapkan sarapan so eun membangunkan kim bum.

“hei bum-ah kau bangunla..ayo ini sudah pagi..heeiii..heeiii bangunla..kau ini tidur seperti kebo saja” kata so eun sambil menarik selimut kim bum. Namun kim bum tetap saja tak bangun, ia sangat pulas tertidur. Tiba-tiba handphone kim bum berbunyi, so eun mengambil handphone kim bum dan melihat nama pemangil adalah go ah ra, so eun segerah mengangkatnya.

“yeoboseyo.. ah ra-sshi..ini aku so eun..eeh bisakah kau memberitahukan pada bibi..jika kim bum ada dirumahku, ia mabuk semalaman dan menelponku untuk menjemputnya..tapi ia tidak mau pulang kerumah” kata so eun menjelaskan setelah ah ra menanyakan dimana kim bum.

“oh kau so eun..sepertinya bum-ah merepotkanmu lagi, ya baikla aku akan memberitahunya pada bibi..nanti aku akan kerumahmu ya..dimana alamat rumahmu, aku akan meminta sopir untuk mengantar..aku ingin mengajakmu jalan-jalan..kau mau kan menemaniku” ka ah ra pada so eun.

“gomawo ah ra-ah..ya aku akan menemanimu, kebetulan aku libur hari ini..ya aku akan mengirimkan pesan alamat rumahku padamu” jawab so eun.

Setelah telpon terputus so eun baru sadar kalau kim bum telah bangun dan memperhatikannya. So eun yang dilihat seperti itu oleh kim bum salah tingkah dan cepat-cepat menutupinya.

“hei kau ini aku susah sekali membangunkanmu tidur..tadi ah ra menelpon menanyakan dimana kau” kata so eun yang gugup karena kim bum tidak melepaskan pandangannya dari so eun.

“so eun, aku lapar..kau bisa membuatkan aku makanan tidak” tanya kim bum.

“eeh..oohh aku sudah membuat sarapan, kau mau makan..itu sudah ada dimeja makan..baikla kau makan saja dulu, aku mau mandi” kata so eun yang menghindari tatapan kim bum itu.

“kau ingin pergi dengan ah ra hari ini??” tanya kim bum. So eun menghentikan langkahnya dan berbalik “ne..ah ra memintaku untuk menemaninya berjalan-jalan” jawab so eun.

So eun pun mandi dan kim bum pun sarapan, namun kim bum menelpon ah ra dan young hwa sahabatnya.

“ah ra-ah kau akan kerumah so eun nanti bawakan aku baju ganti ya..awas jika kau tidak membawanya, aku tidak akan mengizinkanmu pergi dengan so eun hari ini” ancam kim bum. Setelah menelpon ah ra, kim bum menelpon young hwa sahabatnya.

“yo young hwa hari ini kau mau kemana??” tanya kim bum.

“hari ini..hmm tidak ada jadwal kencan dengan gadis-gadis..memangnya kenapa..hehehe aku tahu, kau pasti ingin mengajakku berburu kan” tebak young hwa.

“hah kau ini..kita hari ini bukan mau berburu..tapi kau harus menemaiku menjaga dua gadis..aku yakin pasti kau mau sekali menerima tawaran ku ini” jawab kim bum.

“yo man kau itu memang sangat tahu aku sekali..baikla aku mau ikut dengamu, dimana kita akan bertemu dua gadis itu dan akan kemana kita?” tanya young hwa antusias sekali.

“kita bertemu saja dicafe biasa..aku akan menghampirimu disana..sekitar jam 10.oke” kata kim bum.

“yeeah sip bro” balas young hwa.

Kim bum memang sengaja mengajak young hwa, ia tahu jika ia sendirian yang menjaga kedua gadis itu pasti akan repot dan kejadian-kejadian yang seperti kemarin seperti kim bum sangat bosan akan terulang lagi. Sebenarnya kim bum bisa saja menyuruh so eun dan ah ra berjalan berdua saja namun ia merasa bertanggung jawab atas sepupunya itu. maklum ah ra kurang tahu jalanan dikorea, dan mengenai so eun ia merasa sangat berhutang budi karena sudah banyak menolongnya. Namun kim bum sepertinya memang tidak bisa lepas dari so eun, entahla kim bum sendiripun merasa heran.

***

Ah ra telah sampai dirumah so eun, ia geleng-geleng kepala saja melihat sepupunya itu yang selalu merepotkan so eun. walaupun baru mengenal so eun tapi ah ra merasa sepertinya so eun menyukai kim bum, pasalnya ah ra agak heran padahal so eun dan kim bum saja baru kenal namun so eun selalu saja mau membantu kim bum walaupun itu sulit.

“ah ra-ah mana bajuku, awas kalau kau tidak membawanya” omel kim bum. Setelah melihat kedatangan ah ra dirumah so eun.

“ini..memangnya kenapa kau minta dibawakan bajumu..kau kan bisa pulang” tanya ah ra heran.

“aku akan ikut kalian jalan-jalan hari ini” kata kim bum sambil meningalkan ah ra dan menuju kamar mandi. Ah ra melongok saja mendengarnya.

“ah ra kau sudah datang, kenapa kau tidak memangilku kalau kau sudah datang” kata so eun yang baru saja turun dari kamarnya.

“ah..aku baru saja datang so eun-ah” kata ah ra sambil memperhatikan rumah so eun.

“mana kim bum?” tanya so eun yang tak melihat kim bum dikursinya.

“ia mandi, so eun aku mau bertanya padamu” kata ah ra sambil menatap so eun.

“bertanya apa ah ra-ah” jawab so eun sambil membereskan meja bekas sarapan.

“so eun sebenarnya kau menyukai kim bum ya?” tanya ah ra langsung. So eun pun terkejut dan menghentikan membereskan piringnya.

“aniyo ah ra-ah..masa aku menyukainya, aku saja baru bertemu denganya beberapa hari yang lalu” elak so eun.

“loh bukanya bisa saja so eun orang jatuh cinta kan tidak mengenal waktu..lagian aku senang bila kau menyukainya, kalian terlihat serasi..kau juga orang baik, tak ada yang salah kok..kau cocok denganya, daripada dengan wanita-wanita tak jelas itu” kata ah ra sambil terus menatap so eun.

“ahh ah ra-ah..aniyo..dia itu kan playboy mana mungkin menyukai orang seperti aku..sudahla nanti dia mendengar” so eun panas dingin mendengar ucapan ah ra, dan ia sangat takut jika kim bum mendengar percakapan mereka.

Kim bum telah selesai mandi dan berganti baju, ia terlihat sangat fresh dan menghampiri so eun dan ah ra yang tengah bercakap-cakap diruang tamu. So eun makin terpesona melihat kim bum yang sangat tampan berdiri didepannya.

“ayo kita pergi” ucap kim bum singkat. So eun yang heran langsung bertanya pada ah ra apa maksud kim bum.

“dia mau ikut kita pergi ya ah ra-ah?” tanya so eun.

“iya aku saja heran, bukanya kemarin dia ikut kita saja tak tahan.. kenapa sekarang mau ikut lagi” ujar ah ra sambil mendelik kearah kim bum.

“sudahla kalian berdua..aku ikut kalian apa itu salah, lagian aku juga akan membawa temanku..sehingga aku tidak akan mati bosan seperti kemarin” jawab kim bum pada keduanya.

So eun benar-benar terkejut bertemu dengan young hwa temanya sekelas yang sekarang berada dimobil kim bum. Ia baru tahu ternyata young hwa dan kim bum sahabatan, pantas saja sifat playboy mereka sama pikir so eun. young hwa pun tak kalah terkejut melihat so eun, ia heran kenapa so eun bisa kenal kim bum.

“so eun kenapa kau bisa mengenal kim bum?” tanya young hwa heran begitu melihat so eun ada dimobil kim bum.

“oh itu nanti saja aku ceritakan” jawab so eun.

“wah sungguh beruntung aku bisa berjalan bersamamu hari ini so eun..biasanya kau tidak pernah mau jika aku mengajakmu” kata young hwa. Dan hal itu membuat kim bum dan ah ra heran.

“kau mengenal so eun ya young hwa?” tanya kim bum.

“dia teman sekelasku..ya bum-ah bagaimana bisa kau mengajak so eun berkencan..aku sudah lama mengincarnya..tapi dia memilih bersamamu..aku kalah darimu” kata young hwa mendramatisir.

“ya jung young hwa kau itu bisa tidak diam..aku pusing mendengarmu” kim bum kesal setelah tahu bahwa young hwa menyukai so eun . “sudahla ini aku perkenalkan kau pada sepupuku, bukanka kau ribut minta diperkenalkan padanya.. ah ra-ah ini temanku jung young hwa..dan young hwa ini sepupuku go ah ra” kata kim bum sambil memperkenalkan go ah ra dengan jung young hwa.

“wah kau cantik sekali..warna matamu coklat..matamu indah..hidungmu mancung..putih mulus, tinggi semampai..uwaaah beruntung sekali aku bertemu denganmu hari ini” gombal young hwa pada ah ra.

“apakah kau itu sedang memujiku..kau berlebihan sekali” ketus ah ra pada young hwa. So eun yang melihat itu segerah menengahi ah ra dan young hwa.

“young hwa sudahla kau itu baru kenal saja sudah merayu” kata so eun. “ah ra dia itu memang seperti itu,dia sama seperti kim bum sama-sama playboy” bisik so eun pada ah ra.

“young hwa kau ini langsung saja merayu sepupuku..sudahla, kau ingat perkataanku kemarin kan, jika kau macam-macam” kata kim bum sambil menjalankan mobilnya.

Mereka berempat berjalan ketempat-tempat menarik. So eun yang awalnya lebih banyak bersama ah ra, tapi tidak sekarang..ah ra sekarang lebih banyak bersama young hwa karena young hwa terus mendekatinya, dan sepertinya young hwa tidak lagi mengejar so eun..sekarang nampaknya young hwa lebih tertarik pada ah ra, jadila so eun dan kim bum mengikuti mereka saja. Mereka pun tiba ditempat banyak pasangan berkumpul, young hwa yang punya ide seperti itu, sungguh padahal mereka berempat bukanla pasangan kekasih..mereka sekarang berada dilokasi gembok cinta. Dimana disana sangat banyak gembok cinta yang tertulis nama mereka dan pasanganya dipagar-pagar atas atap gedung.

“untuk apa kau membawa kami kesini..kita semua bukanla pasangan kekasih” kata kim bum yang kesal melihat young hwa yang mengajaknya ketempat itu.

“kau ini..aku kan hanya ingin memperlihatkan tempat ini pada go ah ra..ini kan salah satu objek wisata yang menarik, masa kau tidak tahu bum-ah..kau tidak pernah membawa pasanganmu kemari ya?” ejek young hwa.

“untuk apa juga aku membawa pasangan kemari..ini sungguh tempat yang aneh” ketus kim bum. So eun dan ah ra yang tengah melihat-lihat nama-nama dan membaca tulisan digembok-gembok itu..mereka pun masing-masing membeli gembok dan berniat membuat ucapan disana, walaupun mereka hanya menulisi nama mereka masing-masing tanpa nama pasangan mereka karena mereka sama-sama tak mempunyai pacar saat ini. Baru saja so eun dan ah ra memikirkan apa yang akan mereka tulis young hwa menghampiri mereka dan mendekati ah ra, so eun yang mengerti jika young hwa mendekati ah ra langsung meninggalkan mereka berdua. Ia melihat kim bum hanya duduk saja dikursi dekat pagar gembok itu, so eun pun mendekati kim bum.

“hei salahmu sendiri kan kenapa mau ikut dengan kami..kau itu selalu saja menyesal ditengah jalan, lihat sekarang sepertinya kau berniat kabur seperti kemarin” kata so eun mengejek kim bum.

“siapa yang menyesal..aku tidak menyesal, hanya kesal saja..disini semuanya pasangan kekasih.. aku rasa young hwa itu memang memanfaatkan waktu dengan baik untuk mendekati ah ra, aku lihat ia sangat tertarik dengan ah ra..yaah walaupun ah ra mencuekinya” kata kim bum sambil menatap ah dan young hwa yang sedang menulis ucapan di gembok ah ra.

“iya kau benar disini semua sepasang kekasih..hahaha..iya dia sepertinya benar-benar mendekati ah ra dengan sangat baik”  balas so eun juga sambil memperhatikan young hwa dan ah ra.

“kau juga membeli gembok itu??” tanya kim bum yang melihat so eun memegang gembok dan spidol untuk menulis ucapanya.

“ah iya ah ra tadi yang mengajaku..tapi aku tak tahu mau menulis apa” jawab so eun jujur.

“tuliskan saja nama kau dan pacarmu” saran kim bum.

“aniyo..aku tidak punya pacar” kata so eun malu.

“kenapa..kau tidak laku ya?” ledek kim bum.

“enak saja kau” marah so eun sambil menendang kaki kim bum.

“hahaha..kenapa kau marah..jika memang tidak kau tak usah marah..tapi kau marah jangan-jangan memang benar kau tak laku” kata kim bum sambil tertawa pada so eun. so eun yang baru pertama kalinya melihat kim bum tertawa dan tersenyum sungguh terpesona dan hatinya tambah deg degan..mimpi apa ia semalam sampai bisa melihat senyuman dan tawaan kim bum pikir so eun.

“aku tidak marah..kau itu salah sangkah..sudahla aku mau membuat ucapan untuk diriku saja..awas jika kau mengganguku” kata so eun sambil menutupi kegugupan dan salah tingkannya.

“memangnya ucapan apa yang akan kau buat..kau ini membuat ucapan untuk dirimu sendiri..mana seru, begini saja bagaimana kalau sebelah sini kau membuat ucapan untukku dan sebelah sini aku membuat ucapan untukmu” tawar kim bum pada so eun. so eun tentu saja senang dengan hal itu, justru itula yang ia harapkan dari tadi, ia merasa kali ini young hwa dan ah ra adalah penyelamatnya karena membuat ia dan kim bum bisa berdekatan.

“baikla kau yang tulis duluan” kata so eun sambil memberikan gembok dan spidolnya pada kim bum.

Kim bum pun menuliskan ucapan untuk so eun, so eun penasaran dengan apa yang ditulis kim bum. Ia tak sabar untuk melihatnya.

“ini sekarang giliranmu yang menulis, tapi kau tiak boleh melihat ucapanku dulu..setelah selesai kau menulis baru boleh kau baca” kata kim bum, so eun menurut saja daripada tidak boleh membaca sama sekali walaupun ia sangat penasaran.

“ ‘KAU ITU MALAIKAT PELINDUNGKU SO EUN..YANG SELALU MENOLONGKU KAPAN PUN..TIDAK PEDULI ITU SULIT, TETAPLA JADI MALAIKATKU SELAMANYA..DAN ENTAH KENAPA AKU TIDAK BISA LEPAS DARIMU’” so eun tak mengerti dengan apa yang ditulis kim bum, karena kim bum menulisnya dalam bahasa Indonesia. So eun menayakan pada kim bum apa arti ucapanya itu namun kim bum tidak mau memberitahunya, so eun sangat kesal dan terus membujuk kim bum untuk memberi tahunya, kim bum pun menyuruh so eun untuk mencari sendiri apa artinya dalam bahasa korea.

“itu bahasa Indonesia..kalau kau sungguh ingin tahu artinya kau harus mencarinya sendiri” kata kim bum cuek dan ia pun membaca ucapan so eun untuk dirinya. “ ‘MUNGKIN PERTAMA MENGENALMU KAU AGAK MENGESALKAN..NAMUN LAMA-LAMA AKU TAHU KAU ADALAH ORANG BAIK..AKU HARAP KAU SELALU BAIK PADAKU DAN TIDAK SELALU MENGGANGUKU’ hanya ini saja yang kau tulis tentangku..kau ini sangat tidak kreatif sekali” ejek kim bum pada so eun.

“enak saja tidak kreatif..aku tidak tahu ingin menulis apa, apa kau pikir aku harus menulis ‘KIM SANG BUM AKU HARAP CINTA KITA ABADI SELAMANYA WALAUPUN BADAI MENERJANG..KERASNYA TEMBOK MENGAHLANGI DAN JURAMNYA CINTA KITA..NAMUN KITA AKAN MELEWATINYA BERSAMA’ itu sama sekali tidak lucu..ciih lagian kita kan tidak punya hubungan apapun” balas so eun.

“lebih baik kau menulis seperti itu daripada kalimat yang sangat pendek dan sangat biasa saja seperti ini” kesal kim bum.

“sudahla sini berikan padaku, aku akan menarunnya disana” kata so eun sambil berjalan dan mengunci gemboknya. Lalu so eun pun membuang kuncinya.

“kenapa kau membuang kuncinya?” tanya kim bum heran.

“memang begitu, itu agar ucapan dan harapan kita akan terkabul lalu bertahan untuk selamanya” ujar so eun menjelaskan.

“kau percaya sekali yang seperti itu” ujar kim bum sambil melihat so eun sinis.

“kau juga kalau tidak percaya kenapa kau menulis ucapanmu disana tadi..bukanka itu artinya kau mempercayai” balas so eun sambil memincingkan matanya.

“itu kan karena aku kasihan saja padamu karena kau tidak tahu mau menulis apa” jawab kim bum.

“kau itu mana pernah mau mengaku..sudahla aku mau memfoto gembok ini dulu” kata so eun sambil memfoto gembok ia dan kim bum dengan handphonenya.

“pakai difoto segala lagi..kurang kerjaan sekali kau itu so eun” kata kim bum sambil meningalkan so eun menghampiri young hwa dan ah ra.

***

So eun tengah sibuk diperpustakaan kampusnya, ia membolak balik kamus KOREA-INDONESIA. Ia hampir saja frustasi mencari arti kata-kata yang ditulis kim bum dalam bahasa indonesia di gembok cinta itu namun, setelah pencarian hampir satu jam ia menemukan arti kata-kata itu. ia sungguh terkejut, beberapa kali diulangnya benar apa salah arti kalimat itu, dan setelah lima kali mengulang akhirnya so eun yakin terjemahanya benar. Rasanya so eun ingin berteriak jika ia tak ingat itu adalah perpustakaan. Ia sangat senang setelah membaca terjemahanya beberapa kali ia mengulang kalimat itu sampai ia hapal.

“ ‘KAU ITU MALAIKAT PELINDUNGKU SO EUN..YANG SELALU MENOLONGKU KAPAN PUN..TIDAK PEDULI ITU SULIT, TETAPLA JADI MALAIKATKU SELAMANYA..DAN ENTAH KENAPA AKU TIDAK BISA LEPAS DARIMU’ ya tuhan aku berjanji akan terus menolongnya..berikan aku kesempatan untuk selalu membantunya walaupun itu sulit, selalu beri aku kemudahan jika menolongnya..tuhan selalu dekatkan aku padanya, jangan biarkan ia lepas dariku..aku mohon tuhan aku ingin ia selamanya ada didekatku dan selalu menjadi penyemangatku..tuhan aku rasa aku jatuh cinta padanya..tolong dengarkan doaku tuhan..aku mencintainya” doa so eun dalam hati sambil meneteskan air matanya, ia benar-benar tulus kali ini berdoa.

“so eun apa yang sedang kau lakukan, mengapa kau menangis diperpustakaan” tanya shin hye yang melihat so eun tengah terduduk diantara lorong rak-rak buku. Ia memang keperpustakaan barang shin hye.

“shin hye-ah” lirih so eun, shin hye menatap so eun. “aku rasa aku benar-benar jatuh cinta padanya” lirih so eun sambil menghapus air matanya. Shin hye yang tak tahu apa maksud so eun hanya diam saja. So eun memang belum menceritakan apapun pada shin hye tentang kim bum.

“apa maksudmu so eun, kau jatuh cinta pada siapa..ceritakan padaku so eun” kata shin hye.

“shin hye-ah aku..aku jatuh cinta pada kim bum” kata so eun. shin hye berpikir sejenak, setahunya selama ini so eun tak pernah menyebut-nyebut nama kim bum. Namun shin hye terbelalak ia tahu siapa kim bum yang dimaksud so eun, shin hye pun menagih janji so eun untuk menceritakan bagaimana awal mulanya ia mengenal kim bum.

So eun pun menceritakan semuanya pada shin hye, dan shin hye sungguh tak menyangka jika kejadiannya seperti itu. dan ia lebih tak menyangka lagi jika kim bum menganggap so eun sahabatnya adalah malaikat pelindungnya. Shin hye iri melihat so eun, namun ia senang akhirnya so eun mulai membuka hatinya untuk orang yang ia cintai dan ia akan membantu so eun untuk mendapatkan kim bum.

“so eun-ah kau tenang saja tuhan akan mendengarkan doamu..kau tahu kan harapan itu pasti akan selalu ada” kata shin hye sambil memeluk so eun.

“iya aku tahu tuhan pasti akan mendengar doaku shin hye..aku tahu harapan itu pasti akan ada, kau tahu kan harapan itu adalah mimpi yang tidak pernah tidur..walaupun aku tertidur namun harapan tidak akan tertidur..walaupun aku bermimpi, harapanku akan selalu bangun dan berharap itu akan menjadi kenyataan..bagiku yang menguatkan aku untuk mendapatkan cintaku adalah harapanku yang selalu mendukungku untuk terus berharap dan tidak menghentikan harapan itu sendiri” lirih so eun sambil mengingat senyum kim bum dipikiranya.

“ya kau benar so eun harapan adalah mimpi yang tidak pernah tidur..jangan pernah kau berhenti berharap untuk mendapatkan cinta sejatimu..aku selalu mendukungmu so eun” ujar shin hye yang juga terharu.

“gomawo shin hye-ah..aku tidak akan berhenti berharap dan berusaha” sambung so eun.

Mereka berdua pun tersenyum dan meninggalkan perpustakaan.

TBC…

 

Tags: , , ,

20 responses to “Hope is a dream that never sleep part 3”

  1. nyun says :

    whuahhh…I’m the first kah?
    makin gemes deh ama bumsso…
    pake bahasa Ido-indo an segala lagi… author kreatif polll…! lanjud yeee…

  2. AnnisaHourai says :

    Penasaran, sebenarnya beom anggap soeun apa seh?
    Okeh Lanjutkan author 🙂

  3. justgalon says :

    nyun : heheheh itu maksudnya apa ya ido-indo an..maklum author blooon sii jadi ngak ngerti..kekkekeke..tpi author pura2 ngerti aja deeh yaa
    Okee deeh makasih yaaa..ntar tunggu aja lanjutannya heheehe

    AnnisaHourai : author yg nulisnya jga ngak tw si bum ngangep apaan tu si so eun..kkekekek..
    Okee deeh ditunggu yaa..heheheh

  4. dzakiyyah says :

    authoooooorrr ini ceritax’na bner” kreennnnzzz sumpah deehh
    Cped lanjud yaa tgor
    Udah ngax sbar ni nunggu lanjuta’na

  5. nabellsone says :

    “iya aku tahu tuhan pasti akan mendengar doaku shin hye..aku tahu harapan itu pasti akan ada, kau tahu kan harapan itu adalah mimpi yang tidak pernah tidur..walaupun aku tertidur namun harapan tidak akan tertidur..walaupun aku bermimpi, harapanku akan selalu bangun dan berharap itu akan menjadi kenyataan, bagiku yang menguatkan aku untuk mendapatkan cintaku adalah harapanku yang selalu mendukungku untuk terus berharap dan tidak menghentikan harapan itu sendiri”

    authooooooorrrr……aku suka banged de sma katat2 itu…seriussss…menyentuh banged thor, aku bcanya aja sampe jga ikutan nangis kyak so eun unnie….daebaaak de buad author…1000 jempooollllssss de thooorr…cped lanjud ya thooorr…hehheeh #maksa :p

  6. anggunhaekyu says :

    daebak bwat author
    semangat ya bwat lanjutan’na😀

  7. oneal says :

    ceritanya makin kereeeeeeeeen
    lanjutkan author……………….

  8. fannyfannytiffany says :

    woooww…i found FF bumsso again..😀
    this like a real story..i like this fanfiction… XDD
    oke i will waiting next part…hwaitiiiiinngg author…😀

  9. Yeonie says :

    Lanjuuuttttt…
    Ng’buT next partny ne..! :->

  10. soeulbumsso says :

    aq uda ngax bsa ngmonx agi bca nie ff
    krenz beuds
    oke next part’na cped” yaww
    dtunggu B:

  11. Ati selalu sayang bumsso says :

    Bumsso mkin dket aj nich..tnng eun cnt qm bkl ke bles ko’ ma cnt na kim bum..coz bimmie hanya milik eunnie..

  12. kikey says :

    Akhirnya dipost jugaaaaaaa!
    Kyaaaa kim bum tuh udah jatuh cinta sama so eun, cuma ga sadar aja. Hmm aku kira yong hwa sm kim bum bakal rebutan so eun hehe. Lanjutannya ditunggu loh thor. Admin juga yaaa ditunggu post nya hehe🙂

  13. sarangeun says :

    aiggo,,,
    Tmbah seru aja Ni ceritanya,,,
    Aku jga yakin kLO nanTi si Oppa Kim Bum emang jadIan sma So Eun eOnni,,,
    Cocok pkOknya Kim Bum oppa sma EonNi So Eun,,,,,
    Bwat nextnya cpet Lanjud aja ya thOr,,,
    Gegeggegege,,,,,

  14. Ambarr says :

    Q ikt trharu. . .so eun yg sdar tlh jatuh cnta mpex nangis n brdoa dngan kusuk. . . .bruntungnya kim bum. . . .
    Jd tmbh gemes ni ma bumsso,next part ttp dtgu. . .

  15. lee_jihyun says :

    Keren,, keren,, keren…😀

  16. Helda wati says :

    Aaa, soeun bener2 jtuh cinta sma bumppa, smga permhnan mu terkabul so eun.

  17. purna says :

    wah kerenz bangt chingu
    tpi mana part selanjutnya????

  18. loli says :

    part selanjtnya mana tooooor…..sudah ga sabar, we want more tooor hehehe

  19. salsabila says :

    ini mksdnya apa ? crita dari novel ? atau film ? harap jwb yaa😉

  20. zila says :

    maaf kak aku ganggu lagi,hehehe,wuiiih tambah seru aja nih kak,meski kakak baru pertama nulis ff tapi bakat kakak udah kelihatan aja,salut deh sama kakak galon,sebenernya aku pernah baca judul ff nya di wordpress lama kakak tapi aku lupa ceritanya soalnya udah lama sih,hehehe,aku mau nanya kakak backpacker ya?klo iya udah pernah kemana aja kak?paris udah belum?pengen denger langsung ceritanya dari seorang backpacker hehehe,maaf kak aku gak bermaksud buat gak menghargai keputusan kakak ato gimana cuma aku sayang aja sama bakat nulis kakak,hehehe,semangat kakak azzahra kemala sari a.k.a kak galon,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: