Forever Love Part 1

Author : JustAqilla

Main Cast : Kim Bum, Kim So Eun

Cast : Kim Hyun Joong

Genre : Romantic, Sad

Length : Short Story

Disclaimer : Semua cerita, setting, alur, dll adalah milik aku. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita. FF ini juga di post di JustAqilla3598.wordpress.com

Happy reading everyone J

=-=-=-=-=-=-=

“So eun ayo bangun! Nanti kamu telat ke sekolah!” “ne eomma!” aku bangun dari tempat tidur dan melihat ke cermin, terlihat jelas kalau mataku sembab, ya aku menangisi pria itu lagi. Aku segera bersiap-siap, makan sarapan, dan berangkat ke sekolah dengan bus. Biasanya Kim Bum akan menjemputku dengan motornya, tapi kurasa dia terlalu sibuk untuk memperdulikanku lagi.

Sampai di sekolah, aku langsung menuju kelas. Kulihat Hyun Joong sedang membaca buku di mejanya. Aku pun menaruh tasku di meja sebelahnya. “Kamu menangis lagi so eun?” kulihat Hyun jong sedang menatapku “eh? Tidak ko hehe” jawabku memaksakan senyum

“ya, jangan pikir kau bisa membohongiku. Kau menangisi dia lagi?” “ya begitulah” jawabku. “Sudahlah, jangan dipikirkan, mungkin dia hanya sibuk. Aku tahu dia, dia tidak mungkin menghindarimu tanpa alasan yang jelas. Kalian berdua adalah pasangan paling serasi yang pernah kulihat, kalian kan sahabatku jadi tentu aku sedih melihat kalian berdua seperti ini So eun”

Yap, Hyun joong, aku, dan kim bum adalah sahabat sejak TK, kami bertiga selalu bersama-sama, dan sejak pertama kali aku bertemu kim bum aku jatuh cinta padanya dan memutuskan untuk memendamnya, sampai beberapa tahun kemudian saat kami kelas SMP kim bum menyatakan cintanya padaku dan tentunya aku menerima dia dan kami menjalani hubungan sejak saat itu.

 

***

Aaah pelajaran kim songsaenim sangat membosankan, aku tidak pernah mengerti apa pentingnya untuk belajar sejarah. Kulihat disampingku Hyun Joong tertidur dengan lelapnya, wajahnya benar-benar manis saat tidur.

Kriiiiiiiiiiing!!!!!!!!!

Yes! Akhirnya bisa keluar dari penjara ini! Dari tadi cacing di perutku ini sudah menari-nari, aah aku benar-benar lapar. “Kau tidak ke kantin So Eun?” “ah iya joong, sejak kapan kamu bangun?” “Aku tidak pernah tertidur kok” “hah? Berarti tadi kamu..”

“iya aku tau kamu memperhatikan aku tadi, hhhmmm apa kau sudah mulai jatuh cinta padaku So Eun?” Tanya Hyun Joong sambil mendekatkan mukanya ke mukaku “ah.. aku..aku..” “Hahahaha, aku hanya bercanda kok jangan diambil serius” jawabnya sambil mengacak-ngacak rambutku, aduuh aku malu sekali pasti sekarang mukaku sudah merah sekali

*****

Di kantin, aku memesan makanan bersama Hyun Joong aku melihat Kim Bum mengobrol dengan teman-temannya di kantin, aku ingin sekali menghampirinya, tapi aku takut menggangunya, benar-benar payah…

“So eun, kamu makan sama aku aja, yuk” ucap Hyun Joong sambil tersenyum. Ya ampun, senyumnya manis sekali! Kalau saja aku tidak jatuh cinta pada Kim Bum, mungkin aku akan mencintai Hyun Joong

Aku berputar-putar mengelilingi kantin bersama Hyun Joong, kantin benar benar penuh sekarang. “Itu ada yang kosong! Ayo duduk disana” kataku sambil menarik tangan Hyun Joong.

“Kamu mau makan apa So eun-ah? Biar aku pesankan”

“Ah aku mau Gimbap saja, tolong ya Hyun Joong” Ucapku sambil tersenyum. Hyun joong balas tersenyum dan pergi ke untuk memesan makanan. Kulihat Kim bum sedang tertawa bersama teman-temannya, apa ia tidak merindukanku? Apa ia tidak tau kalau aku menangisi dia tiap malam?

Dia sangat tampan saat tersenyum, aku sangat merindukannya, aku rindu pada tangannya yang hangat setiap kali dia menggenggam tangaku, aku rindu pada tawanya, aku rindu pelukannya yang hangat, aku rindu matanya yang bisa membuatku meleleh, aku rindu segala hal yang ada pada dirinya..

Tiba-tiba ada tangan yang mengelap air mataku, aku menangis? Lagi? “Jangan menangis So eun, aku akan selalu menemanimu” aku menoleh dan melihat Hyun joong sedang tersenyum padaku, “ah ya, gomawo Hyun joong-ah, mianhae.. aku sepertinya selalu merepotkanmu” jawabku, sambil memaksakan sebuah senyum.

“Tidak kok, kau sahabatku So eun, kau sudah seperti saudaraku, aku tidak pernah merasa direpotkan, santai saja laah. Oh ya ini Gimbapmu, ayo cepat makannya, 10 menit lagi bel”

Aku mengangguk dan memakan Gimbapku, sambil mengobrol bersama Hyun Joong, dia melontarkan beberapa lelucon yang membuatku tersedak sambil tertawa terbahak-bahak.

Dan tanpa kusadari, ada 2 mata yang mengawasi kami dengan tajam. Ekspresinya menunjukan raut tidak suka…

*****

Ah, tak terasa sudah waktunya untuk pulang, seperti biasa sebelum pulang aku akan menonton kim bum berlatih basket dengan timnya.

“YA! Kim Hyun Joong! Kesini kau! Aku ingin bicara!” kutengok kepalaku dan melihat Kim Bum bersender di pintu kelasku, mukanya sangat mengerikan. Dia menatapku tajam membuatku merinding. Ada apa dengannya? Apa ia marah padaku? Atau Hyun Joong?

“Hyun Joong-ah palliwa!!” teriak Kim Bum. “Ne ne, sabarlah sedikit Bum-ah, kalau marah-marah terus kau akan menjadi keriput” Hyun Joog, neo pabboya! Dia malah memancing kemarahan Kim Bum! Padahal dia tau kalau Kim Bum marah itu sangat menakutkan. Bisa-bisa akan terjadi perang dunia ke-3, ya ampun.

“So eun, aku duluan ya. Kau tidak apa-apa kan kalau pulang sendiri?” ujar Hyun Joong sambil tersenyum. “Iya, gwenchana. Biasanya aku juga sendiri kok, hati-hati ya Joong, jangan melakukan hal yang bodoh” “Tenang saja, semuanya akan baik-baik saja. Annyeong So eun-ah!” ucapnya sambil melambaikan tangan dan berlari kearah Kim Bum. Kuharap mereka tidak bertengkar atau apapun itu.

Aku segera membereskan bukuku, kualihkan pandanganku kearah Kim Bum dan Hyun Joong yang sedang berjalan bersama. Tunggu dulu.. apa tadi hanya halusinasiku atau kim bum benar-benar menoleh kearahku.. Tatapannya sangat sedih, seperti ingin menangis, seperti orang yang menanggung beban sangat berat, dan mukanya pucat seperti orang sakit. Kim Bum-ah, sebenarnya kau ini kenapa??

 

*****

Aku merebahkan badanku ke kasur, hari ini benar-benar melelahkan. Kira-kira apa yang ingin dibicarakan Kim Bum pada Hyun Joong aku penasaran, semoga bukan kabar buruk.

Aku bosan-___- aku coba menelpon Kim Bum saja. Sudah seminggu aku tidak menelponya..

Kutekan nomornya di hpku dan kudekatkan ke telingaku. Ringtone ini adalah lagu kami berdua, lagu ini yang menjadi saksi pernyataan cintanya padaku, lagu inipun saksi dari ciuman pertama kami..

Nee gin saeng meori nan hwanghol hae
Nal seuchyeogal ddae ajjil han geol nan
Geureol ddaemada nan nee yeppeun eereumeul
Bulleobogo shipeo eereok hae

I’m entranced by your long, straight hair
I feel dizzy when you pass me by
Whenever that happens
I want to call out your pretty name
Like this

Tanpa kusadari air mata ku menetes lagi, Kim Bum sampai kapan kau akan menyakitiku lagi??

“Yoboseyo?” terdengar suaranya di ujung telepon. Aku menghapus air mata dan menjawabnya. “Yoboseyo Kim Bum-ah?” “Oh ternyata kau So Eun” Oh?? Hanya itu reaksinya?? Sebegitu bencinya kah dia padaku? “Bum-ah kau sedang apa? Aku bosen hehe” ujarku, berusaha berbicara senormal mungkin. Jangan sampai ia tau kalau aku selama ini mengisinya. “Mengerjakan pr, kalau ada yang ingin dibicarakan cepet katakan, aku sibuk.”

Aku terdiam tidak menjawabnya, perkataannya tadi benar-benar menyakitiku. Rasanya hatiku ditusuk ribuan pisau, kalau orang lain mungkin akan memutuskannya sekarang juga. Tapi sayang, cintaku padanya bagai air laut yang tak pernah habis. Rasa sakit yang selama ini aku rasakan tidak sebanding dengan cintaku padanya.

“a…ah tidak jadi deh, aku tidak mau menggangumu. Annyeong Kim Bum-ssi, saranghae..forever..” ujarku dengan suara bergetar dan langsung menutup teleponnya. Aku tak sanggup mendengar suaranya lagi, bisa-bisa aku menangis jerit. Aku tidak kuat, aku ingin pergi menjauhinya. Tapi aku tidak bisa hidup tanpanya, ia bagaikan nafasku. Aku sangat mencintainya. Aku memeluk erat boneka pemberian Kim Bum dan mengingat masa-masa saat kami berpacaran dulu, tangisan ku makin deras. “So eun-ah, kau tidak apa-apa? Kau menangis ya? Bukalah pintunya nak, ayo bicarakan dengan eomma” kudengar suara eommaku diiringi dengan ketukan di pintu, suaranya terdengar sangat khawatir.

“Aku baik-baik saja, eomma tak usah mengkhawatirkanku. Aku akan menyelesaikan masalahku sendiri” jawabku. Ketukan di pintu berhenti, terdengar suara desahan eomma, dan suara langkah kaki yang semakin menjauh, sepertinya beliau sudah kembali ke kamarnya. Mianhe eomma, aku menghargai perhatianmu, tapi aku ingin sendiri sekarang. Karena seberapapun kutunjukan rasa cintaku pada Kim Bum, dia tidak cukup peka untuk menyadarinya.

 

****

Hari ini sabtu, tentunya sekolahku libur. Saat ini aku sedang di bandara, menunggu kedatangan seseorang. Kurasakan ada tangan yang memegang pundaku. “So eun-ah, benarkah itu kamu?”. Kutengok kebelakang dan melihat oppaku satu-satunya sedang berdiri dengan ekspresi terkejut. “KIM JOON OPPA!!” teriaku sambil melompat untuk memeluknya, orang-orang di sekitar kami sudah memandang kami dengan tatapan aneh, tapi aku tidak peduli. Aku sangat merindukan oppa saat ini.

“Ya! Kau sudah semakin besar saengi! Aku hampir tidak mengenalimu. Kukira kau orang lain” ucap oppa sambil mengacak rambutku. “Tentu saja! Kau terlalu lama di amerika oppa! Sudah berapa tahunkah? 5?” “6 tahun lebih tepatnya. Ayo kita mengobrol sambil jalan, aku sudah capek ingin pulang! Bagaimana keadaan eomma? Sehatkah? Kalau appa? Apa rumah masih sama keadaannya? Atau sudah ada perubahan? Bagaimana kamarku? Masih rapihkan? Aku tidak mau melihat kamarku berantakan! Bisa tambah capek aku melihatnya!” ucapnya bertubi-tubi sampai tidak memberiku kesempatan untuk menjawab, kebiasaan oppaku ini, kalau bertanya itu sekaligus, sampai kadang aku lupa apa yang ditanyakanya-_-

Oppa juga sangat rapih orangnya, dia benci berantakan, katanya itu membuatnya pusing. Sangat berbeda denganku yang orangnya berantakan. Makanya oppa suka mengomel kalau melihat kamarku yang berantakan. Katanya anak perempuan kamarnya harus rapih, biar banyak cowok yang mau, huuuh apa hubungannya -__-

“Eomma baik-baik saja, appa selalu sibuk seperti biasa. Rumah masih seperti dulu, tidak ada perubahan. Dan tenang saja oppa! Kamarmu selalu kubersihkan setiap hari!” jawabku sambil mengancungkan kedua jempolku. “Bilang saja kalau kau hanya ingin dipuji, palingan juga eomma yang membereskan kamarku” ucapnya sambil melengos pergi. Huh aku ketahuan bohongnya, oppaku ini memang tidak bisa dibohongi. “Oh ya kudengar kau sudah punya pacar.. siapa namanya? Kim Bum kan? Bagaimana hubungan kalian? Baik-baik saja kan?”

Mukaku langsung kaku, kenapa disaat aku sedang bersenang, wajah dinginnya terlintas di pikiranku. “emm baik-baik saja kok, hehehe…” jawabku dengan kikuk sambil berusaha memaksakan senyum, oppa tidak boleh tahu kalau hubungan kami sedang memburuk.

Tapi, sepertinya tidak berhasil. Mukanya menunjukan raut marah, dia memang sangat sulit dibohongi. “Jangan berbohong, jawab aku dengan jujur. Kau tau kan aku tidak bisa dibohongi apalagi denganmu. Jangan harap aku akan mempercayai perkataanmu tadi” air mataku menetes satu, aku menangis lagi mengingat dirinya yang kucintai. Kalau aku boleh jujur, aku sangat capek menangisinya, aku ingin berhenti, aku ingin bebas, tapi semua itu tak kulakukan karena cinta yang telah membutakanku.

“Ah mianhae oppa, aku hanya tidak ingin membuatku khawatir. Tolong jangan marah padaku” ucapku sambil mengelap mata.

“aku tidak marah So Eun-ah, aku hanya kecewa kau tidak cukup mempercayaiku untuk memberitahukan yang sebenarnya. Kau adiku satu-satunya, aku ingin melindungimu itu saja. Sudah jangan menangis, tidak apa jika kau tidak ingin menceritakannya padaku. Mungkin lain waktu saja. Tapi yang terpenting kau harus ingat kalau aku akan selalu disampingmu saat kau membutuhkan seseorang” Oppa menariku kedalam pelukannya, aku menangis di pundaknya. Ya tuhan, terima kasih telah memberiku oppa yang sangat menyayangiku, jika tak ada dia mungkin aku tak akan sanggup lagi untuk mencintai Kim Bum.

 

To Be Continued….

Hai semua terima kasih udah baca ya..

Ini ff pertamaku juga ini pertama kali aku ngirim ff

Tolong kritik dan sarannya karena aku masih pemula jadi pastinya masih banyak kekurangan^^

Gomawo semua😀

Facebook : Aqilla Shantika

Twitter : @JustAqilla

 

Tags: , ,

21 responses to “Forever Love Part 1”

  1. Yuniipark says :

    Aigoo bumppa kok gtoch k soo unNie?!
    Pnsaran dech lanjut y chingu q tUngGu y!!jngan lama”y!😉

  2. Dezztidini says :

    Aiiissh bumppa knp cuek ma soo eoNnie,tpi kyakny mrah law trlalu dket ma joongppa!!hmm da pa sbnarny y ma bumppa,,!
    OmMo q pnasaran!!
    Q tUngGu part 2ny jngan lama”ne!!

  3. Liyeon says :

    Hiks hiks part 1ny jach dah bwt q nangis,,pa lg part yg lain!!
    Lanjut thor,,
    mdah”ksanany jngan menydihkn y..!
    D tnggu y next parny and jngan lama2 yo..hehe😛

  4. Yeonie says :

    DAEBAK….!
    Part 2ny palli palli ne jballl…

  5. TriZheey2992 says :

    eunni bnr2 trsksa ma bummie…
    Sbnrx knp c oppa nglakuin thu, kn kcian jga thu eunnix…
    Hufft eonni sbr aja ya…

  6. diana says :

    Huuaaaa..knapa kim bum oppa kyak gitu? Ada apa sma kim bum oppa ? Knapa kim bum oppa nyuekin so eun unnie ?😦
    Penasaran sma kelanjutannya..
    Ayuuk authooooooorr jngan lama ² Ƴª part selanjutnyaaaaaa😉

  7. Putzz ran" mouri says :

    HmMm
    seDih. .
    Pasti kimbum punya alasan dEch knpa dia nyuekin s0eun. .
    Soeun sabar ajj ya. . .
    Aq tUngGu lanjutan’a. .
    Ff’a bAgus. . ^^

  8. leeyonghwa says :

    kya…penasaran sama kelanjutannya..
    apa sebenarnya yg terjadi dg kim bum sehingga membuat kim bum seperti itu..???

    ayo thor semangat lanjutin ff’x…
    next part’x d’tunggu..

    author figthing

  9. Ati selalu sayang bumsso says :

    Br part 1 aj dah sdih..ap sich alsn mbum mutusin sso.kok mbum na jg sdh pdhlkan dy yg mutusin sso..pnsrn bngt.

  10. justaqilla3598 says :

    ya ampun ganyangka beneran bakal di post hahaha
    terima kasih ya udah di post! ^^

  11. phia says :

    .daebak
    ditunggu part selanjutnya

    jangan lma”

  12. sugarsoya says :

    hmmmm
    Ihhh ko kim bum nya cuek ama so eun, tpi kayanya ada yg disembunyiin kim bum deh… Apaa ya??

  13. Helda wati says :

    So ama bum ada msalh ap sh? ko so nangiS mulu, bumPpa ada apa seh? bingung, ditnggu lanjtan.a

  14. resi says :

    Keren !!!

  15. Yullie emout... says :

    Aaaa eoonie q kcian skLi,kok oppa kimboom jhat,thOr bUat sekUel n dOn’k….?????? pyebab oppa kimboom mrah…..
    Oy part2 n jgAn lma2 eA….sklian smpai enD gtu????kn enaX bcA……
    Lnjuuuuuuutiiiiin…..paillllllli…………..

  16. ayu lestari says :

    aduh crita’a jngn sdih mlu donk, tp kren ko d’tnggu ya part 2 !!

  17. rizkyapratiwi says :

    aish sebenarnya kenapa sama kim bum
    apa bummie sakit? ato kenapa?
    penasaaaraaan lanjuuut thor

  18. Indah_ELF says :

    Seruuu
    sdiH …
    Bum jgan gtUh ma so eun kshan

  19. Lany Aprili says :

    Oppa yg baik^^ jadi pengen punya oppa kaya gitu *ppllaakkk -_- ngimpi
    jadi penasaran sama part 2nya, langsung aja deh

  20. pie says :

    ditambah lgee ea episodexxxxxxxxxxxxxx. kamsahamnida

  21. Archynta Mates says :

    penasaran sama ceritanya. kenapa sih bumppa sensi gitu ? kalo ada masalah kenapa gag diselesaiin aja sih sama so eun ? ? ? kasian so eun lah , menangis tiap hari😦 cemunguut eonnie🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: