Forever love part 2

Author : JustAqilla

Main Cast : Kim Bum, Kim So Eun

Cast : Kim Hyun Joong

Genre : Romantic, Sad

Length : Short Story

Disclaimer : Semua cerita, setting, alur, dll adalah milik aku. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita. FF ini juga di post di JustAqilla3598.wordpress.com

Happy reading everyone J

=-=-=-=-=-=-=

“Jadi apa yang harus lakukan oppa?” tanyaku, baru saja aku menceritakan masalahku dengan Kim Bum pada Kim Joon oppa, aku sedikit merasa bersalah, padahal dia baru saja pulang dari Amerika tapi malah disambut oleh curhatanku. “Sekarang aku tanya, So Eun-ah apa kamu mencintai Kim Bum?” “Sangat oppa, dia sudah menjadi bagian dari hidupku, aku sangat mencintainya” jawabku.

“Jika aku tidak peduli padamu, aku menyarankan agar kau memutuskannya. Karena dari ceritamu tadi ia tidak terlihat seperti memperdulikan hatimu lagi, tapi karena aku sangat peduli padamu aku tau kau akan semakin tersiksa jika meninggalkannya. Aku tidak bisa memberi saran banyak, ikutilah kata hatimu So Eun. Lebih baik kau tanya apa yang ada di pikirannya saat ini, mungkin dia sedang banyak masalah.”

Banyak masalah? benar juga ya, kenapa hal itu tidak terlintas di pikiranku? Selama ini aku selalu berpikir negatif seperti ia tidak mencintaiku lagi atau mencintai wanita lain. Aku egois, aku tidak memikirkan perasaannya, aku cenderung memikirkan diriku sendiri, aku sungguh egois.

“Geurae, Gomawo oppa atas saranmu, aku akan mencoba bertahan.” Ucapku sambil mengelap air mata “sudahlah jangan menangis terus, kau sangat jelek saat menangis. Semuanya akan baik-baik saja, arachi? Aku ke kamar dulu ya, fighting saengi-ah” ujar oppa ku sambil mengelap air mataku dan berjalan meninggalkan kamarku.

Aku menyalakan lagu di HPku dan berbaring. Aku menatap langit-langit kamarku sambil berpikir tentang perkataan oppa tadi. Ikuti kata hatimu, tapi akupun tak yakin apa yang ada di hatiku. Air mataku menetes. Lagi. Aku terlalu banyak menangisinya.

Nareul boolleojweo my name
Oneuli baro your day
Neoreul wihae modeungeol haejul
Namani hal su itneun jakeun sunmooleul
Kkok negae jugo shipeo jigeum dalryeoga gobaek.halgeoya

Call me, my name
Today is exactly your day
I’ll do anything for you
I want to give you a small gift
That only I can give to you
I’ll run to you now and confess

Aku mengubah posisi tidurku, menatap fotoku dan Kim Bum saat kencan pertama kita. Saat-saat itu masih kukenang dengan jelas sampai sekarang. Disaat dimana kami tertawa bersama, bergandengan tangan untuk yang pertama kalinya. Disaat dimana cinta merupakan sesuatu yang saat indah, disaat dimana kita jalani hari dengan penuh senyuman, disaat dimana cinta kita belum dilanda badai yang besar. Memikirkan semua ini, tak terasa mataku perlahan-lahan mulai menutup.

=-=-=-=-=-=-=-=-=

 

Kulihat jam tanganku, sudah menunjukan pukul 2 siang, padahal kami berjanji untuk bertemu jam 1. Kemana sih Kim Bum? Padahal dia yang mengajakku kencan tapi malah terlambat, kutelpon tidak diangkat, ku SMS tapi tidak dibalas. Apa dia lupa akan kencan kita? Masa iya? Apalagi ini kencan pertama kita….

“SO EUN-AH!!” kulihat di seberang jalan Kim Bum sedang berlari kearahku. “Mianhae!! Jeongmal mianhae! Tadi aku ada latihan basket mendadak dan HPku baterenya habis. Maaf kau pasti capek menungguku ya?”

“Tentu saja aku capek! Aku menunggumu selama satu jam tapi kau tidak kunjung datang! Tapi tidak apa-apa kok, asalkan kau datang!” jawabku sambil tersenyum. Muka Kim Bum menjadi merah dan memalingkan wajahnya dariku, kenapa dia? Apa dia sakit? “Ya sudahlah lupakan saja, Kkaja kita jalan” “Yaaa”

“Oh iya kamu belum makan kan? Mau makan bersama?” “Ah ya, boleh juga. Kamu mau makan apa?” Kim Bum berpikir sejenak dan menjawab “Bagaimana kalau bulgogi? Kau suka daging kan?” Aku mengangguk dan menggandeng tangannya. Dia sedikit terlonjak tapi akhirnya membalas gandengan tanganku.

Kim Bum mengajakku ke restoran. Disana kami mengobrol tentang banyak hal. Setelah selesai makan Kim Bum mengajakku ke lotte world. “So eun-ah, ayo naik itu!!” Kata Kim Bum sambil menunjuk kearah roller coaster “Mwo?!! Andwee!! Aku takut! Bagaimana nanti kalau nanti aku jatuh?”

Aku memang takut ketinggian, Kim Bum tertawa mendengar jawabanku. Wae? Apa ada yang lucu? “Tidak mungkin, lagipula kan ada aku” Tangannya merangkul pundaku dan menggiringku ke antrian roller coaster, aku berusaha melepaskan rangkulannya. Tapi percuma, ia jauh lebih kuat daripadaku.

“Ayolah, aku berjanji semuanya akan baik-baik saja. Kau hanya perlu mencoba ini sekali, setelah itu kita akan menaiki wahana yang kamu mau” Tapi tetap saja aku takut! “Aaah, Kim Bum-ah kau kan tau aku takut ketinggian, apa kau berniat membunuhku???”

“Mwo? Membunuh? Kau berlebihan Jagiya” Aku memalingkan wajahku sambil terus cemberut, wajahku pasti merah! Baru pertama kalinya dia memanggilku Jagiya, aigoo Kim Sang Bum, kau membuatku gila…

Akhirnya aku menaiki roller coaster juga. Kalian tau? Aku berteriak sekencang-kencangnya dan memegang tangan Kim Bum sangat erat. Sekarang tenggorokanku sakit, perutku mual dan tangan Kim Bum memerah, salahnya sendiri, kan aku sudah menolak menaiki wahana itu tapi dia terus memaksa, inilah akibatnya.

“Nih minumanmu” Ucap Kim Bum datar. Aku meneguk minuman itu dan dia duduk di sebelahku, hening tak ada yang berbicara. Aku ingin memulai pembicaraan tapi apa? “Bagaimana tadi seru kan?” Ujar Kim Bum, dia menoleh padaku tersenyum menunggu jawabanku.

“Apanya? Aku hampir jantungan tau! Sepertinya jantungku ketinggalan di roller coaster itu” Jawabku asal, Kim Bum tertawa mendengar jawabanku tanpa henti, kenapa dia? Apa selucu itu? Akhirnya aku pun ikut tertawa, orang-orang memandang kami aneh. Tapi biarlah, asalkan aku bersama Kim Bum aku tidak peduli apa yang orang lain katakan.

Setelah tenggorokan dan perutku membaik, kami mulai mengelilingi Lotte World dan menaiki banyak wahana. “So Eun-ah foto bersama yuk” “Boleh juga, tapi siapa yang akan memotret kita?” Kim Bum menoleh ke kanan dan kiri, mencari orang. Ada ahjussi penjual balon disitu. “Permisi ahjussi” Ucapku sambil tersenyum. “Ne, ada apa gadis manis?” “Begini, kami berdua ingin foto bersama, bisakah ahjussi memotret kami?” “Ah, tentu saja” Jawab ahjussi itu sambil tersenyum. Kim Bum menyerahkan kameranya ke ahjussi itu. Dan kami mulai berfoto

 

“Kalian benar-benar serasi, semoga kalian akan terus bersama ya” Ujar ahjussi itu sambil menyerahkan kamera Kim Bum padaku. “Ne, gamsahamnida ahjussi, kami permisi dulu” Jawab Kim Bum sambil menarik tanganku untuk pergi. Aku memperhatikan foto yang tadi diambil ahjussi penjual balon itu. “Kim Bum-ah, kenapa kau tidak melihat ke kamera sih?” Tanyaku menoleh padanya, “Tidak apa kan? Lagipula aku terlihat tampan di foto itu” “Cih, narsis sekali kau!” Ya, Kim Bum kau sangatlah tampan….

Tak terasa sudah malam, aku harus pulang, bisa-bisa appa mengamuk kalau aku pulang terlalu malam. Aku pulang dengan bis, tentunya Kim Bum ikut mengantarku.

“Terima kasih untuk hari ini Bum-ah” ucapku sambil tersenyum, ia balas tersenyum lalu mengecup dahiku. “Sama-sama, terima kasih juga So Eun-ah. Aku pulang dulu, baik-baik ya” Kim Bum berjalan menjauhiku sambil melambaikan tangan

 

=-=-=-=-=-=-=-=

“Huaaaaaahhhh” Hyun Joong sudah menguap untuk yang kesekian kalinya. Apa dia kurang tidur semalam? “Ya Hyun Joong-ah, kau begadang ya semalam?” Tanyaku. “Iya, aku tidak bisa tidur semalam” Jawabnya malas. “Kenapa? Biasanya kau tidak pernah susah tidur?” “Banyak pikiran”

Sebelum aku bisa menanyakan apa yang ia pikirkan, Minho songsaenim sudah masuk kelas. “Ya, anak-anak duduk. Hari ini kita kedatangan murid baru. Ayo masuk” Gadis berambut panjang memasuki kelas, omo cantik sekali! Laki-laki di kelas mulai berbisik-bisik, sepertinya mereka menyukai gadis itu. Tapi Hyun Joong, malah mencoret-coret bukunya, mungkin dia tidak tertarik pada murid baru itu.

“Annyeong haseyo, Lee Soon-Kyu imnida. Aku biasa dipanggil Sunny, mohon bimbinganya semua” Ucapnya sambil tersenyum. Dia benar-benar cantik, aku sampai minder. “Sunny, kau bisa duduk di kursi kosong itu. Di sebelah kiri So Eun.” Aku segera mengangkat tanganku, Sunny berjalan ke arahku dan meletakan tasnya di meja dan duduk.

“Annyeong haseyo,  Sunny imnida. Senang bertemu denganmu So Eun-ssi” “Ah ne, annyeong haseyo sunny-ssi. Panggil saja aku So Eun tidak usah terlalu formal” “Oke, Kau juga ya” Lalu kami berjabat tangan, dan kembali memerhatikan pelajaran songsaenim.

Aku senang mempunyai teman baru, dan sepertinya Sunny anak yang baik. Tapi, ada perasaan ganjil. Muka Sunny agak familiar bagiku, apa kita pernah bertemu sebelumnya? Perasaanku buruk, sepertinya akan terjadi sesuatu…

To be continued…

Terima kasih udah baca yaa, makasih juga yng komen dan baca part 1. Aku gatau bakal beneran di post, aku seneng banget nih hehehe. Kritik dan saran aku terima dengan lapang dada😀

Tags: , ,

11 responses to “Forever love part 2”

  1. anthy says :

    annyeong,..🙂
    aku reder bru nie, sLam kNal yahh🙂

    Ceritanhya seruuuu bangeettt….
    Hyun joong malas banget pdahl da murid baru…

    Author Fighting, aku tunggu next part.y

  2. heesonia says :

    keren keren thor, eh ya aku lanjut baca diblog author ahhh~

  3. founney says :

    daebak authorrrrr… mkiiiim gimnaaa gt🙂
    lanjuuuuttttt…..

  4. Indah_ELF says :

    Seruuu …
    Tpi krang pnjang hehehe …
    Ada murid bru nii jgan” sunny ska lgh sma kim bum …
    D’tnggu k’lanjutan’a

  5. ayu lestari says :

    crita’a seru tpi kurang panjang !!
    Author d’tnggu ya part slanjutnya, jngan lama-lama . . .

  6. Helda wati says :

    Yeee, ada part 2.a kren2. penasaran. hbugan bumsso ya mga gk ad halgn.

  7. leeyonghwa says :

    wah….
    seru..
    di tunggu next part’x

  8. Lany Aprili says :

    hhuaua.. jadi penasaran tingkat dewo sama part 3nya
    dr pd lama2 langsung aja dehh..

  9. pie says :

    seneng dechhh bisa baca fl part 2 teruzzz berkarya ea………….. annyeonggggggg

  10. pie says :

    q tunngu part selanjutnya ea……………………………………

  11. Wietv5xq says :

    Lanjuttttttt
    author fighting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: