Why Did I Fall In Love With My Enemy Part 2

Author : Justgalon ^_^

Main Cast : Kim Bum, Kim So Eun

Extended Cast : Cho Kyuhyun , Go Ara

Genre : Romantic, Drama

Type : Sequel

Jam pelajaran dikelas so eun sudah berakhir, waktunya pulang karena so eun sudah tidak sabar lagi untuk pulang kerumah dan beristirahat. Namun ia ingat sesuatu, ia harus meminta maaf pada kim bum karena memukulnya terlalu keras. Ia melihat kyuhyun mendekat kearahnya, tapi bukan kearahnya tepatnya, melainkan kearah go ara, so eun heran ada apa kyu mendekati ara. Tapi ia tidak terlalu perduli, yang ada pada pikiranya saat ini meminta maaf pada kim bum.

Tapi belum sempat so eun mendekati kim bum untuk meminta maaf tiba-tiba ara memeluknya. So eun heran kenapa ara memeluknya, ia pun bertanya dan sangat terkejut dengan jawaban ara.

“jadi kyu mengajakmu berkencan hari ini?” Tanya so eun seolah tak percaya.

“ne so eun..aku senang sekali..ini adalah hal yang paling aku tunggu-tunggu, aku harus berdandan yang cantik..sungguh aku serasa benar-benar bermimpi..hayalanku menjadi nyata..huaa..jeongmal gomawo tuhan” kata ara yang masih terlihat bahagia sekali.

So eun tersenyum senang melihat temanya yang satu itu bahagia. Setelah lama menyukai kyu, akhirnya baru kali ini impianya terwujud untuk berkencan bersama playboy satu itu.

“chukkae ara-ah..kau harus berdandan yang cantik, buatla kesan agar dia jatuh cinta padamu” kata so eun memberi semangat. “go ara..aza..aza hwaiitiiing” kata so eun sambil mengepalkan tanganya memberi semangat.

So eun ingat dengat tujuanya, yaitu meminta maaf pada kim bum. Tapi sewaktu ia mencari kim bum, kim bum sudah tidak ada lagi. So eun segera menyusulnya ke parkiran..mungkin saja kim bum masih diparkiran mengambil mobilnya.

“hei kim bum tunggu aku” teriak so eun menghentikan mobil kim bum.

Kim bum heran melihat so eun yang seperti kehabisan nafas dan menghentikan mobilnya.

“ada apa hah? Mau mengajaku ribut lagi?” Kata kim bum tanpa turun dari mobilnya dan hanya membuka jendelanya.

“ani..” Kata so eun yang masih terbata-bata karena kehabisan nafas gara-gara berlari mengejar kim bum.

“lalu” tanya kim bum lagi.

“aku..ha..hanya mau minta ma..maaf pada..mu, karena memukulmu terlalu keras” ujar so eun yang masih tersengal-sengal nafasnya.

“oh jadi kau menyesal sudah memukulku?” Tanya kim bum lagi.

“ne..jeongmal miane” kata so eun yang masih berusaha mengatur nafasnya.

“hmm bagaimana yaa..akan aku pikirkan dulu lima menit” kata kim bum mulai berfikir.

“ya kau ini aku sudah meminta maaf..kenapa kau mau menerimanya masih berfikir-fikir” kesal so eun.

“diam dulu..biarkan aku berfikir lima menit” ujar kim bum lagi. Akhirnya so eun membiarkan kim bum berfikir, sebenarnya ia kesal tapi daripada tidak dimaafkan..lebih baik menunggu lima menit.

“sudah lima menit, bagaimana” kata so eun yang terlihat kesal dan kepanasan karena berdiri dibawah matahari.

“baikla aku maafkan..tapi ada syaratnya” kata kim bum tersenyum iblis.

“mwo?? Syarat..ya kau ini ikhlas tidak memaafkanku..kalau tahu seperti ini, lebih baik aku tidak meminta maaf padamu tadi” kata so eun yang kesal lagi dengan ulah kim bum.

“sudahla..cepat ikut aku” kata kim bum sambil mengisaratkan so eun dengan matanya untuk segera masuk ke mobil kim bum.

“tapi kau mau mengajaku kemana dulu” kata so eun curiga.

“nanti akan aku beri tahu, cepat masuk..apa kau tidak panas berdiri disitu” so eun yang sebenarnya kesal tapi menurut saja, karena ia sudah kepanasan.

Selama diperjalanan so eun diam saja, ia malas untuk sekedar mengobrol dengan kim bum. Pasti ujung-ujungnya mereka bertengkar tak jelas. Sementara kim bum dia terlihat cuek-cuek saja, ia juga tidak tahu mau mengajak so eun kemana. Tiba-tiba saja idenya untuk menyuruh so eun pergi bersamanya melintas diotaknya.

Kim bum menyuruh so eun untuk menemaninya berbelanja hari ini. So eun yang tahu hal itu langsung shock, langsung saja ia mengomel-ngomel tak jelas pada kim bum.

“kau kan bisa berbelanja bersama kyuhyun, kenapa harus aku yang menemanimu” kesal so eun.

“kau lupa ya jika temanmu itu berkencan dengan temanku hari ini” kata kim bum mengingatkan so eun. So eun segera memukul jidatnya, benar..ia lupa jika kyu dan ara hari ini kencan.

“ya kau kan bisa belanja lain kali, tidak harus hari ini” kesal so eun sambil menyeret-nyeret langkanya dengan terpaksa mengikuti kim bum.

“aku hanya punya waktu hari ini..besok-besok aku sibuk” jawab kim bum enteng.

“sok sibuk sekali kau..kau pikir kau itu orang penting” ujar so eun yang mukanya sudah ditekuk-tekuk.

“ya aku orang penting..penting bagi wanita-wanita yang mengilaiku” jawab kim bum masih dengan entengnya.

So eun benar-benar mau muntah mendengarnya, rasanya semua yang ada didalam organ tubuhnya hilang setelah menendengar ucapan kim bum barusan.

“kau benar-benar membuatku kesal kim sang bum” ujar so eun sambil memukul kim bum dengan tasnya, namun tas itu bukan mengenai kim bum melainkan mengenai patung pajangan disamping kim bum berdiri. Jadila patung itu terjatuh dan membuat kehebohan di mall tersebut. So eun diam mematung dengan apa yang telah dilakukanya, wajahnya pucat pasi melihat kejadian barusan. Ia langsung cemas, takut akan dimarahi pihak mall. Tapi tidak dengan kim bum, ia hanya geleng-geleng kepala saja melihat ulah so eun yang ceroboh itu.

“lihat perbuatanmu itu, kau ini memang ceroboh sekali” kata kim bum sambil mengangkat patung itu dan mengembalikan ketempat asalnya lalu meminta maaf pada semua orang yang melihat kejadian itu.

“ya bum-ah, eottoke..apakah patungnya baik-baik saja” kata so eun cemas.

“dia itu patung, tidak bernyawa so eun” ujar kim bum sambil meneruskan langkanya.

“bukan itu maksudku..aku tahu jika patung itu tidak bernyawa..tapi apakah patungnya rusak, kan jika rusak aku harus menggantinya” jawab so eun yang masih cemas.

“molla..aku tidak terlalu melihat, sudahla..kajja kita jalan lagi” kata kim bum sambil menarik tangan so eun.

So eun terkejut dengan tarikan tangan kim bum, ia langsung melepaskanya. Seolah ada listrik dalam tanggan kim bum yang membuatnya menghindar. So eun menemani kim bum berbelanja dengan setengah hati. Ia capek sekali ingin istirahat, tapi sepertinya kim bum benar-benar membalas dendamnya pada so eun.

“ya masih berapa lama lagi kau belanja, kau ini seperti cewek saja..belanja banyak sekali, aku saja yang cewek tidak berbelanja sebanyak ini” kata so eun yang capek memegangi kantung belanjaan kim bum yang banyak sekali. “kau berniat balas dendam padaku kan..aku tahu, tapi sekarang aku capek sekali..besok saja kau balas lagi yaa” kata so eun memelas.

“baikla, kalau begitu besok aku lanjutkan pembalasan dendamku ya..” Kata kim bum berjalan mendahului so eun. So eun mengerutu dibelakan kim bum.

***
Disebuah caffe yang terlihat sangat romantis, dudukla dua orang yang berbeda gender. Orang itu adalah go ara dan kyuhyun. Mereka berdua tengah menikmati makan bersama yang romantis. Terlihat sekali ara sangat bahagia dengan suasana itu, ia merasa hari ini adalah hari teristimewah dalam hidupnya. Bisa berkencan dengan orang yang sangat dicintainya.

Begitupun kyuhyun, ia sangat menikmati makan bersama ara hari ini. Tidak biasanya ia bisa sesantai dan senikmat ini berjalan dengan wanita-wanita yang dikencaninya. Kyuhyun terus tersenyum melihat ara yang sangat cantik hari ini. Ia baru menyadari ternyata teman sekelasnya go ara ini cantik. Tidak salah kyu mengajaknya berkencan.

“ara-ah, apakah kau sudah mempunyai kekasih?” Tanya kyuhyun dan pertanyaan itu membuat ara salting.

“tidak..aku belum memilikinya” jawab ara malu.

“aku tidak percaya” kata kyu masih memandang ara dengan senyumnya. “ masa kau yang secantik ini tidak punya pacar” sambung kyuhyun.

“aniyo..aku tidak berbohong..untuk apa aku berbohong” jawab ara yang tambah salah tingkah dipuji dan ditatap kyuhyun sambil tersenyum.

“bagusla kalau begitu, berarti jika aku mengajakmu kencan lagi besok..pasti tidak ada yang bakal marah kan” ujar kyuhyun dan membuat ara kaget. Bagaimana tidak kaget, kyuhyun mengajaknya untuk berkencan lagi. Sungguh senang hati ara, rasanya ia ingin cepat-cepat memberi tahu so eun kabar gembira ini.

“hah?? Maksudmu apa kyu-ah” tanya ara pura-pura tidak mengerti.

“kau mau kan terus kencan denganku” ujar kyuhyun sambil menatap mata go ara dan tersenyum tulus. Jantung ara melompat-lompat rasanya dipandang kyu seperti itu. Tentu saja ia tidak akan menolak tawaran itu, justru tawaran itula yang ia tunggu-tunggu.

“ne..baikla” kata ara membalas senyuman kyuhyun. Ara menghabiskan sisa hari kencannya dengan kebahagiaan. Namun tidak dengan sahabatnya so eun yang menghabiskan sisa hari ini dengan siksaan musuhnya.

***

So eun yang tengah sibuk membuat tugas dikamarnya tiba-tiba saja dikagetkan dengan kedatangan ara yang tiba-tiba.

“so eun” ujar ara masuk ke kamar so eun dengan berteriak dan memeluk so eun.

“ya ara ada apa?” Tanya so eun yang masih kaget dengan kedatangan ara.

“kau tahu..aku sangat senang sekali saat ini..nomu haengbok hada so eun-ah” ujar ara sambil terus memeluk so eun.

“ya kau bahagia karena apa ara-ah..bahagia karena kencanmu dengan kyu berhasil” tanya so eun.

“ne..” Ujar ara sambil melepaskan pelukanya pada so eun dan memperlihatkan wajah bahagianya. Langsung saja mereka berdua bersorak gembira dan so eun langsung memeluk erat ara, rasanya so eun juga ikut bahagia dengan kebahagiaan yang diperoleh ara.

“ya bagaimana ceritanya kau bisa berhasil?” Tanya so eun semangat.

“aku tak tahu so eun, semuanya mengalir begitu saja..dan kau tahu yang membuat aku lebih bahagia lagi..” Ujar ara sengaja membuat so eun penasaran.

“apa itu, cepat katakan..aku penasaran” ujar so eun.

“dia memintaku untuk terus berkencan dengannya dan dia mengatakan bahwa aku cantik” ujar ara malu-malu dengan wajah yang sungguh memerah namun rona bahagia jelas terpancar.

“jinjja..aku benar-benar tidak percaya itu ara-ah..berarti doaku yang kemarin terkabul” ucap so eun terkejut.

“ne..aku pun sampai sekarang tak bisa mempercayainya” sambung ara yang masih bahagia.

“aku tak menyangka..sungguh, aku kira playboy seperti dia tak suka padamu..heheheh” ledek so eun.

“kau ini” ujar ara sambil menjitak so eun. “namun aku harus tetap waspada so eun, dia adalah playboy yang mungkin saja hanya mempermainkanku” ucap ara sambil tersenyum.

“ne..itu harus ara, kita tidak bisa tahu hati dan pikiran orang, tapi kau harus berusaha untuk membuatnya jatuh cinta padamu yaa..hwaiting” kata so eun memberi semangat.

Mereka berdua pun berpelukan kembali, rasanya sangat beruntung ara mempunyai sahabat seperti so eun yang mendukung apapun yang ia lakukan. Sekarang giliran so eun yang menceritakan semua yang ia alami hari ini bersama kim bum. Dan terjadila acara curhat-mencurhat dikamar so eun.

***

Kim bum tengah sibuk berkencan dengan seorang gadis disebuah club yang menjadi langananya dan kyuhyun. Namun kim bum hari itu sendiri, tidak ditemani kyuhyun. Ketika kim bum tengah asik bermesra-mesraan dengan gadis tersebut datangla kyuhyun sendirian. Kim bum agak heran pasalnya kyuhyun tumben-tumben tidak membawa pasangan kencanya.

“ya tumben kau tidak membawa gadis?” Tanya kim bum penasaran.

“memangnya kenapa?” Jawab kyu cuek.

“ani..aku hanya heran saja” kata kim bum. Lalu ia menyuruh gadis-gadis yang disebelahnya untuk pergi dan meninggalkan ia dan kyu saja.

“sekarang aku hanya ingin setia dengan satu gadis saja” jawaban kyuhyun membuat kim bum melongok heran.

“hahahaha..tidak mungkin” jawab kim bum tidak terlalau percaya perkataan kyuhyun.

“aku serius, sekarang ada seseorang yang sangat menarik perhatianku” jawab kyuhyun sambil mengingat go ara.

“benarkah?? Wah aku tidak menyangkah..siapa gadis yang tidak beruntung itu” tanya kim bum masih meragukan kata-kata kyuhyun.

“go ara” jawab kyuhyun singkat.

“ooh jadi go ara yang telah merubahmu seperti ini..hebat juga dia” salut kim bum.

“kau benar, awalnya aku hanya iseng saja mengajaknya berkencan,..tapi sewaktu berkencan denganya, aku merasa nyaman sekali..dia beda sekali dengan gadis yang sering aku kencani” curhat kyuhyun.

“ternyata playboy sepertimu bisa juga seperti ini” kata kim bum masih tidak percaya.

“tentu saja bisa, aku saja bisa..maka kau juga harus bisa berubah” ujar kyuhyun.

“aku belum menemukan orang yang bisa merubahku..lagian aku juga belum mau berubah” jawab kim bum asal-asalan.

“bukanya ada, aku paling tahu yang ini..perlakuanmu padanya paling berbeda dengan gadis-gadis yang lain” ujar kyuhyun sambil meneguk minumanya.

“siapa yang sering aku beda-bedakan?” Tanya kim bum.

“musuhmu, teman calon pacarku” jawab kyu.

Kim bum awalnya tak mengerti maksud perkataan kyuhyun. Namun tiba-tiba ia sadar dan langsung kesal.

“apa maksudmu..aku tidak membedakanya, aku hanya sering kesal saja kepadanya..makanya aku selalu menggangunya, itukan berbeda, lagian kau tahu sendiri aku sudah punya pacar baru” ujar kim bum membela diri.

“aiiss..itu sama saja, apanya yang beda..pacar untuk sesaat saja, seperti biasa jika kau bosan maka akan kau putuskan” kyuhyun tak mau kalah.

“sudahla tak usah membahas orang gila itu, jika mengingatnya perasaanku tidak enak..bekas pukulanya tadi saja masih berasa dipundaku” ujar kim bum sambil meneguk minumannya.

“perasaanmu tidak enak jika menginggatnya..hati-hati, siapa tahu nanti dia orang yang akan merubahmu seperti aku..kekekeke” goda kyuhyun. Rasanya kim bum benar-benar ingin melempar gelas yang tengah dipegangnya ke wajah kyuhyun kalau tak ingat ia adalah sahabatnya. Jadila kim bum sangat kesal dengan kyu jika kyu sudah mengodanya seperti itu.

***

Hari ini adalah hari minggu. Minggu bagi so eun adalah waktu yang tepat untuk bersantai dirumah, membaca semua novel dan koleksi komik serta mendengarkan lagu-lagu kesukaanya. Namun minggu ini berbeda dengan minggu-minggu so eun biasanya, minggu ini ia habiskan dengan penyiksaan yang dilakukan kim bum padanya. Masih ingat janji so eun yang akan melakukan hukuman karena telah memukul kim bum dengan buku. Yap..hari ini so eun melakukannya lagi, karena kemarin so eun capek dan dia sendiri yang mengajukan untuk melanjutkanya hari ini. Padahal kim bum tidak menyuruhnya, tapi karena hari ini kim bum bosan dirumah..jadila ia mengerjai so eun.

“kau menggangu waktu liburku, haa..benar-benar berurusan denganmu ini bisa membuatku darah tinggi” kesal so eun setelah bertemu dengan kim bum.

“kan kau sendiri yang mengajukan melanjutkan hukumanmu, ya aku sih dengan senang hati menyiksamu” jawab kim bum sambil tersenyum dan membuat so eun tambah kesal.

“lalu sekarang kita mau kemana, jangan bilang kau akan belanja seperti kemarin” tebak so eun.

“kau kira aku ini wanita, yang suka sekali belanja..hmm..bagaimana kalau kita kencan saja so eun” kata kim bum santai.

“MWO?? Kencan denganmu??” Ujar so eun yang benar-benar terkejut. “apakah aku tidak salah mendengar..aku rasa dunia bakalan kiamat kalau aku berkencan denganmu..bukanya kau bisa kencan dengan pacarmu atau gadis-gadis yang mengilaimu itu” sambung so eun lagi.

“ani..aku hanya ingin saja merasakan kencan dengan musuhku” jawab kim bum enteng.

“ya..kau tahu jawabanku hanya satu..TIDAK AKAN” jawab so eun sambil meninggalkan kim bum. Belum sempat so eun berlari lebih jauh kim bum sudah menarik rambutnya.

“yaaaa…apa yang kau lakukan..berhenti menarik rambutku, kau selalu saja menarik rambutku” kata so eun yang kesakitan rambutnya ditarik kim bum.

“tapi kau harus menerima tawaranku, baru aku akan melepaskanya” tawar kim bum.

“penawaran macam apa itu, aku tidak mau menerimanya..kau pikir aku mau kencan denganmu, melihatmu saja aku tidak sudi..cepat lepaskan, atau aku akan benar-benar teriak” ancam so eun.

“kau tidak bisa menolaknya, kau ingatkan kemarin apa yang kau lakukan pada punggungku..bagaimana jika aku melaporkanya pada polisi, maka bisa dipastikan kau akan masuk penjara, kau tahu..aku bisa melakukan apapun, termasuk membuatmu masuk penjara” ancam kim bum dan ia tersenyum penuh kemenangan.

So eun yang membayangkan ia diseret dan masuk penjarah bergidik ngeri. Tak ada cara lain, ia terpaksa menerima tawaran kim bum untuk berkencan denganya..ya walaupun kencan ini tak masuk akal, tapi tak ada cara lain. Dan sepertinya dunia bakalan benar-benar kiamat pikir so eun.

So eun dan kim bum berjalan-jalan di myeongdong, apgujeong, namsan dan tempat-tempat yang menarik lainya. So eun lebih banyak terlihat kesal, tapi tidak dengan kim bum. Ia seperti menikmati kencan dengan musuhnya. Namun lama kelamaan so eun menikmati juga acara kencan tak masuk akalnya dengan kim bum.

“bagaimana, kau lapar tidak sekarang, kalau kau lapar kita makan saja dulu” ajak kim bum.

“aku bukanya lapar lagi..tapi sudah sangat-sangat lapar..berjalan denganmu membuang banyak energiku” balas so eun yang kembali kesal dengan kim bum.

“kenapa kau tak bilang dari tadi jika kau lapar” ujar kim bum sambil masuk ke sebuah caffe.

So eun hanya diam saja menangapinya. Ia merasa tak ada energi lagi membalas kata-kata kim bum. Sewaktu so eun dan kim bum masuk kedalam caffe tersebut, caffe tersebut langsung heboh. Semua wanita dan gadis-gadis disana menatap kim bum terpesona, terlihat sekali mereka mencari perhatian. Kim bum hanya tersenyum saja menangapinya, sedangkan so eun yang melihat itu hanya bisa menaikan alisnya dan mengelengkan kepalanya. Ia tidak seperti gadis lain yang bangga akan bersama kim bum, yang ada ia justru kesal bersama kim bum.

“kau ingin makan apa, pesanla” ujar kim bum sambil melihat menu.

So eun melihat-lihat menu, ia lapar sekali. Rasanya semua makanan yang ada dimenu itu ingin dimakanya. Dan akhirnya so eun memesan bibimbap, jajangmyun, sup ayam gingseng. Kim bum sungguh terkejut dengan pesanan so eun.

“yaa..kau rakus sekali ternyata” kata kim bum terheran-heran.

“aku lapar sekali, sudahla kau tenang saja..aku akan menghabiskan semuanya dan aku akan membayarnya sendiri” ujar so eun kesal.

“ya bukan masalah itu, tapi kau sama sekali tidak malu memesan banyak-banyak begini” uajr kim bum yang masih takjub.

“sebodoh amat, aku lapar dan tidak perduli orang mau mengatakan apa” jawab so eun enteng.

Akhirnya pesanan meraka pun datang, kim bum dan so eun pun menikmati makanan mereka. Tapi sewaktu so eun ingin memakan sup ayam gingseng ia sudah tidak sanggup memakanya. Ia sudah terlalu kenyang, tapi ia tak mau mengakuinya pada kim bum. Terlalu gengsi. Tapi kim bum tahu so eun sudah kekenyangan dan ia pun menarik mangkuk sup tersebut.

“aku tahu kau sudah kenyang , tidak usah kau paksakan” ujar kim bum mengeser sup tersebut dari hadapan so eun.

“hei berikan itu padaku, aku belum kenyang” jawab so eun sambil mengambil mangkuk supnya kembali.

“yaa..kau ini keras kepala sekali, ya sudah kalau begitu kita bermain game saja, siapa yang kalah dia yang memakan sup ini, setujuh tidak” tantang kim bum.

So eun berpikir sejenak, mungkin saja kim bum kalah dalam game ini dan ia tidak perlu repot-repot memakan sup itu padahal ia sudah kenyang. Akhirnya so eun menyetujuinya.

“game apa yang akan kita mainkan” tanya so eun.

“hmm..bagaimana kalau kita saling balas pantun dan yang kalah harus memakan ini” usul kim bum.

“hmm..sepertinya menarik, ayo kita mulai” ucap so eun.

Mereka pun bermain pantun dan saling balas, diselah-selah permainan itu so eun banyak tertawa karena kim bum sering asal-asalan membuat pantun dan begitu pula sebaliknya. Jadila mereka terlihat akrab sekali, padahal biasanya mereka bertengkar.

“ya bum-ah kau kalah, kau harus menghabiskan sup ini” ujar so eun tertawa senang karena ia berhasil menang. Dengan terpaksa kim bum memakan sup itu, so eun terus tertawa memperhatikanya.

“kenapa aku yang disiksa hari ini, kan seharusnya aku yang menyiksamu hari ini” ujar kim bum setelah menghabiskan supnya.

“yaa..itu namanya hukum karma, bagimana..apakah kau sudah kenyang bum-ah..hahaha” goda so eun yang masih terus tertawa bahagia karena kemenanganya. Ini adalah pertama kalinya so eun dan kim bum tertawa bersama, biasanya mereka akan selalu menunjukan ekspresi tak suka pada masing-masing lawan. Namun tidak sekarang, mereka berdua nampak begitu ceria. Apakah akan ada perubahan dalam hubungan mereka nanti, mereka berdua pun tidak mengetahuinya.

***
Ara yang baru saja akan pulang, tiba-tiba dicegat kyuhyun didepan pintu kelasnya. Ara langsung saja salting dengan kehadiran kyu dihadapanya.

“ara-ah kau mau pulang” tanyanya.

“ne..waeyo kyu-ah” tanya ara yang masih saja salting.

“ani..ayo aku antar” ujar kyu sambil menarik tangan ara.

Ara kontan saja terkejut namun sekaligus bahagia, ia sungguh senang dengan keadaan itu. So eun yang melihat ara ditarik oleh kyuhyun hanya tersenyum dan memberi semangat pada ara yang tengah menoleh padanya. Namun tiba-tiba kim bum sudah disebelah so eun,dan tiba-tiba kim bum bertanya. “kau pulang naik bus tidak hari ini” tanya kim bum.

“memangnya kenapa” jawab so eun datar, tidak sejutek biasanya.

“ani..aku hanya bertanya saja” ucap kim bum sambil berjalan mendahului so eun.

So eun terlihat heran dengan tingkah kim bum, namun ia tak terlalu perduli. So eun melanjutkan perjalananya ke halte.

Ketika so eun tiba di halte, tiba-tiba saja ada seorang gadis cantik disebelah so eun, yang mungkin saja juga menunggu bus. Tapi gadis itu terus memperhatikan so eun, seperti ada yang ingin ditanyakanya pada so eun.

Dan benar saja dugaan so eun jika gadis itu berniat bertanya padanya.

“annyeonghasimika..bolehka saya bertanya, apakah anda mahasiswi korean university?” Tanyanya.

“ne, ada yang bisa saya bantu” ujar so eun.

Belum sempat gadis itu berbicara, tiba-tiba saja mobil kim bum sudah berhenti didepan so eun, so eun yang melihat itu heran.

“yah dia mencari masalah lagi denganku” bisik so eun.

“waeyo” tanya gadis tadi.

“oh miane..bukan anda maksud saya, tapi teman saya itu..hehehe” kata so eun sambil menunjuk kim bum yang tengah berjalan kearahnya. Gadis itu langsung menoleh ke arah yang dimaksud so eun, dan betapa terkejutnya gadis itu melihat kim bum, begitu juga dengan kim bum yang terkejut melihat kehadiran gadis itu.

“kim sang bum” ujar gadis itu.

“im yoona” ujar kim bum terkejut.

Gadis itu langsung memeluk erat kim bum, tapi kim bum tidak membalas pelukan itu. Ia terlihat pucat dengan kehadiran yoona. So eun yang memperhatikan perubahan sifat kim bum bertanya-tanya dalam hati, siapa gadis itu sebenarnya. Namun tak lama so eun memperhatikan kim bum, bus telah datang dan so eun pun naik. Kim bum yang melihat kepergian so eun terus menatap bus itu, namun ia tak bisa bergerak..ia tak mempunyai tenaga untuk mencegah so eun naik bus dan mengajak so eun pulang bersamanya.

TBC…

 

Tags: , , ,

16 responses to “Why Did I Fall In Love With My Enemy Part 2”

  1. heesonia says :

    waaahh, aku reader baru disini. Ceritanya bagus banget, neomu johae hehe. Lanjutin ya author. Buat admin BFI cepatin ngepost ff hehe. Gomawo

  2. lee_jihyun says :

    Wah2 gmn klanjutanny?? Pnasaran…

    Lanjutanny jgn lama2 y chingu…😀

  3. hotwalkerz says :

    andweeeeeee… kenapa tiba2 pelukan.. n tiba2 TBC.. hehehe…

    kyuppa dah tobat.. #sujud syukur hahaha..

    penasaran neh… ditunggu lanjutannya author,,,, fighting^^

  4. 박 하 라 says :

    bagi yg mau baca liat aja di blog saya😀
    galontedmond.wordpress.com😀 hehehhe

  5. ayu lestari says :

    wah jd pnsaran sma klanjutan’a, author d’tnggu ya part slanjut’a jngn lama2 ok !!

  6. Helda wati says :

    Yoona siapa apakah dia pacar dari bumppa? atw mantan.a? makin penasran dch.

  7. dyyyy says :

    penasaran…..

  8. bellabumsso says :

    cepet lanjut thor…penasaran
    hhihiiihiih

  9. Dezztidini says :

    Lanjut chingu,,seruuuu q suka critany kren… ;>
    aaaach tpi sapa y yona bg bumppa!?
    Pnasaran,,next partny jngan lama”chingu… ;>

  10. coco says :

    bagus bgt..!!! lanjutin donk…!!! penasaran nih….🙂

  11. syawalia says :

    heehe
    keyen😉
    author semangat yah untuk ngelanjutin nya
    go go semangat🙂

  12. koreanpoppic says :

    sypa yah yoona it ? ato mntanny kim bum ? ditunggu yaa lnjutanny :p

  13. sitinurasiah says :

    seru seru

  14. mia says :

    yooona eonni aiapa nya bumm p y

  15. Nina says :

    siapakah im yoona sebenarnya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: