One Thousand Letter Of You Part 2

Author : X-Two_Xiang2

English Tittle : One Thousand Letter Of You/ One Thousand Letters, I Love You

Genre : Romantic, Comedy

Main Cast :  Kim So Eun,  Kim Bum

Cast :  Nichkhun, IU, Lee Jun Ho, Park Shin Ye, Kim Tae He Others

Type/Length : Chaptered

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

 

 

Enjoy Reading🙂

PART 2

Keesokan harinya memang hari yang berbeda untuk So Eun, dan dia tidak tahu apa yang akan terjadi, yang ada dipikirannya hanya Kim Bum sambil tersenyum dan membayangkan bahwa Kim Bum akan menerima cinta nya setelah membaca surat yang diberikan langsung padanya. tetapi dirinya dan sahabatnya IU sangat terkejut ketika sebuah panggung kecil yang disertai sound system berada di sebuah lapangan sekolah. semua siswa pun sudah berkumpul. So Eun melihat Kim Bum berada di panggung itu sangat terkejut bahkan dirinya malu-malu, dia merasa bahwa Kim Bum akan mengumumkan kepada orang2 tentang perasaannya kepadanya. Tetapi sebaliknya Kim Bum justru menghina dan menyebar luaskan tentang surat yang dikirimkan So Eun, bahkan Kim Bum meminta agar So Eun berkaca terlebih dahulu. Kim Bum mulai bicara So Eun masih terlihat senang tetapi apa yang dipikirkan So Eun terjadi sebaliknya,

Kim Bum : “Teman-teman apakah kalian ingin menyaksikan pertunjukan yang menarik hari ini….(semua siswa berteriak histerius) Kim Bum yang sangat terpopuler terlihat sangat tampan berada di atas panggung.

Semua siswa menunggu pertunjukan apa yang akan diberikan Kim Bum…begitu juga dengan So Eun jantungnya nya mulai Dag Dig Dug dia merasa gugup sekaligus senang. Tiba-tiba Kim Bum mengeluarkan satu kantong besar yang berisi surat-surat. Semua siswa terkejut dan bertanya benda apa yang ada di tangan Kim Bum…

Kim Bum : “ kalian tahu bahwa aku sering sekali mendapat sebuah surat dari para gadis, tetapi ada satu gadis yang begitu menarik, bisa kalian lihat apa yang di tangan ku ini..surat dan totalnya berjumlah 100 dan ini dari gadis yang sama yang telah mengirimkan ku dengan sembunyi-sembunyi dan menaruhnya di laci meja ku setiap hari nya dan sampai surat terakhirnya yang ke 100 dia mengirimkan nya sendiri kepadaku….

Salah satu siswi berteriak dengan marah karena tidak senang “siapa yang telah mengirimkan nya? kepadamu?” terjadi kebisingan…”So Eun mulai gemetar dia memegang tangan IU, dan IU pun berusaha menenangkan nya…..

Kim Bum : (menunjukkan tangan nya ke arah So Eun yang berada paling belakang di antara kerumunan siswa dan siswi)….”Dia, Kim So Eun anak kelas 3 yang rajin sekali mengirimkan surat kepada ku”

Semua siswa dan siswi memandangnya mereka tidak menyukai karena So Eun sudah menggangu Kim Bum, dan apa maksudnya mengirimkan surat setiap hari kepada Kim Bum idola mereka….

Kim Bum pun lantas turun dari panggung dengan membawa plastik yang berisi-isi surat dikirimkan So Eun….

Kim Bum : “kau tahu surat-surat ini hanya mengotori rumah ku saja dan seperti sampah jika tidak segera kubuang akan terasa bau jadina” (mengembalikan plastik itu kepada So Eun, dan berjalan pergi meninggalkan nya)

Sementar So Eun terkejut dia tidak menyangka Kim Bum sudah mempermalukan dirinya. Semua siswa berbalik melihat So Eun mereka memojok-mojokan So Eun bahkan mengejeknya. So Eun pun merasa sangat sedih apa yang telah dikatakan Kim Bum yang telah mempermalukan dirinya. So Eun langsung pergi sambil menangis dan IU sangat marah dengan ulah Kim Bum yang telah mempermalukan sahabatnya di depan banyak orang.

IU : (IU langsung mencari Kim Bum, dan dia melihat Kim Bum sedang bersama teman-teman nya termasuk sahabatnya Nichkhun) “ dasar kau laki-laki tidak berperasaan” kau pikir dirimu hebat…aku tidak akan membiarkan mu menyakiti sahabatku…Arraso”

perbuatan Kim Bum ini sudah keterlaluan. So Eun pun mencari tempat yang sepi dia menangis. IU langsung memeluk sahabatnya itu dia menghibur So Eun.

IU : “So Eun ah, sudah kau lupakan saja pria itu, dia tidak pantas mendapatkan gadis secantik dan sebaik sepertimu…..lihat saja aku akan membalas perbuatan dia kepadamu….”

So Eun semakin menangis kencang, So Eun merasa telah terburu-buru mengambil tindakan menyatakan perasaan suka kepada Kim Bum.

So Eun : IU ah, aku sungguh-sungguh tidak bisa membencinya, seharusnya aku membenci Kim Bum atas perlakuan nya yang telah mempermalukan aku”, tetapi aku sungguh-sungguh tidak bisa membencinya…aku juga tidak bisa memabalas perbuatannya…..

Setelah beberapa jam lama nya So Eun menangis,  akhirnya So Eun menghentikan tangisan nya, sahabatnya IU selalu berada disampinya. Suasana menjadi hening, So Eun memulai pembicaraan nya dengan UI.

So Eun : “Ui nie”

UI : “ hum…jawab UI dengan singkat”

So Eun : “kau tahu mengapa aku begitu menyukai Kim Bum? Entah mengapa saat aku pertama kali bertemu dengan nya aku sudah sangat menyukai dirinya. Sewaktu awal sekolah aku melihat dia tersenyum dari kejauhan, senyumnya membuat ku seolah-olah ingin mengenal siapa dirinya. Kemudian aku mencari tahu apa yang menjadi kesukaan nya dan ketidak sukaan nya (mengingat saat pertama kali bertemu dengan Kim Bum) untuk itu aku berusaha untuk rajin belajar, untuk bisa sekelas dengan nya, bahkan aku bekerja keras untuk biaya sekolahku karena aku tidak ingin berhenti bersekolah”…sudah kelas 3 ini lah aku berani menyatakan cinta ku kepadanya. Aku sering ketakutan jika Kim Bum mempunyai seseorang yang dicintai nya. aku selalu mencari tahu apakah ada orang yang dia suka. Dan ternyata aku mendapat jawaban yang paling membahagiakan bahwa Kim Bum belum memiliki seseorang dihatinya. Untuk itu aku tidak ingin menghilangkan kesempatan ini aku tahu banyak wanita yang menyatakan cinta kepadanya. Dan banyak juga dari mereka yang ditolaknya, tadinya aku melihat bahwa aku memiliki kemampuan untuk membuat dia menerimaku. Setiap malam aku selalu menuliskan dalam surat yang ku kirimkan kepadanya tentang semua aktivitas Kim Bum dan kekaguaman ku kepadanya, karena dengan begitu Kim Bum tahu bahwa aku selalu memperhatikan nya” (meniti kan air matanya lagi).

IU hanya diam dan mendengarkan So eun dia tahu apa yang dirasakan sahabatnya itu. Kemudian So Eun bangun dan dia mengatakan kepada IU bahwa dia tidak akan menyerah dan tetap bersemangat,  dia tidak akan berhenti menulis dan mengirimkan surat kepada Kim Bum. Dia yakin suatu saat Kim Bum akan berubah pikirannya. IU hanya menggelengkan kepalanya dia mengetahui sifat sahabatnya…dan akan terus mendukungnya.

Keesokan harinya So Eun merasa berat bangun dari tempat tidurnya, So Eun tidak bisa melupakan kejadian kemaren, dia tidak focus kepada pekerjaan nya dan di malam harinya dia tidak dapat tidur. So Eun sangat takut datang ke sekolah. So Eun berusaha untuk tersenyum walaupun saat dia datang ke sekolah semua teman2nya selalu menghinanya. mereka berkata bahwa So Eun tidak tahu malu. Meskipun bersedih So Eun tetap bersemangat, dan di samping itu IU pun tetap menemani nya.

Salah satu siswi Shin Hye dan kawan-kawan sering sekali merendahkan So Eun mereka berempat ( Go Ara, Yoo Na, Suzy, dan Sulli) adalah siswi tercantik dan terkenal di sekolah SHinhwa bahkan Shin Ye adalah ketua Cherleaders dan salah satu asisten Kim Bum. Mereka menamai diri mereka adalah Honey Girl.

Shin Hye : “Hey kau gadis biasa berani nya kau menyatakan cinta kepada Kim Bum Oppa…kau tidak melihat dirimu, kau bukan lah type yang Kim Bum Inginkan, jadi jangan berhayal berlebihan…..(sambil tertawa bersama teman-temannya)

So Eun hanya terdiam dia tidak membalas perkataan mereka…sementara IU pun juga dicegah So Eun. IU sudah tidak tahan atas perlakuan teman-teman nya kepada sahabatnya itu.

 Kim Bum pun datang dan melewati So Eun begitu saja dengan cuek nya bersama dengan teman-temannya.

Shin Ye : “Kim Bum Oppa….(Shin Ye dan teman-teman nya pun mengikuti Kim Bum)

Meski Kim Bum sering melihat perlakuan Shin Ye dan Kawan2 terhadap So Eun tetapi Kim Bum tidak memperdulikannya. Bahkan Kim Bum tidak merasa sedikit menyesal atas perlakuannya kepada So Eun.

Malam Harinya Kim Bum berkumpul bersama teman-temannya berserta Honey Girl dan karena merasa lapar mereka datang ke tempat restoran dimana So Eun bekerja. So Eun yang tidak melihat keberadaan mereka segera melayani mereka dan alangkah terkejutnya saat tahu orang itu Kim Bum dan teman-teman sekolahnya yang biasa menghinanya.  saat mereka tahu bahwa pelayan yang melayani itu adalah So Eun, Honey Girl tidak tanggung mengerjai So Eun begitu juga dengan teman-teman Kim Bum kecuali Nichkun. Nichkun merasa apa yang dilakukan mereka itu sudah sangat keterlaluan. Tetapi mereka tidak memperdulikan dan malah asik mengerjai So Eun dan membuat So Eun dimarahi oleh bos pemilik restoran itu. Kim Bum hanya bisa diam saja dan bersikap angkuh dan menikmati permainan teman nya itu.

Shin Ye : pelayan kemari lah (sambil mengangkat tangan nya memanggil So Eun) “tidak kusangka kau bekerja disini (dengan sikap sombongnya bersama teman-temannya)

So Eun : (merasa canggung karena dia harus melayani Kim Bum pria yang disukainya) “apa yang ingin kalian pesan….(So Eun hanya menundukan kepalanya tidak berani melihat Kim Bum yang ada di depannya)

Kemudian mereka pun memesan makanan dan mengerjai So Eun menaruh makanan mereka dengan binantang yang ada di makanan mereka….sehingga mereka melaporkan kejadian ini kepada bos pemilik restoran itu….

Bos : “So Eun apa yang kau lakukan kenapa kau tidak melayani tamu dengan baik, dan kenapa kau tidak melihat bahwa ada binatang di makanan itu bagaimana jika mereka melaporkan bahwa restoran ini tidak bersih”

So Eun (tertunduk dan meminta maaf), mereka terlihat senang karena So Eun sudah mendapat balasan dari perbuatannya, Shin Ye dan teman-teman nya sengaja menjatuhkan gelas sehinga So Eun harus membersihkan nya…..

Nickhun : “kalian ini keterlaluan, mengapa kalian memperlakukan nya seperti tu, (marah karena perlakuaan Shin Ye dan teman-teman nya yang sudah bertindak tidak baik) Nichkun pun pergi meninggalkan mereka.

Setelah selesai mereka pun berpisah Kim Bum langsung meninggalkan restoran itu begitu saja meskipun dia sempat menatap kepada So Eun.

Sementara itu ayah Kim Bum pun sudah mendapatkan banyak info dari orang-orang suruannya tentang So Eun. Bahkan dia tersentuh dengan So Eun dan kehidupannya. Tuan Kim berjanji akan mengubah kehidupan So Eun. Tuan Kim memutuskan untuk mengangkat So Eun menjadi putri nya menjadi dan tinggal bersama dirinya dan putranya Kim Bum. Tuan Kim pun memulai pendekatan terhadap So Eun.

Beberapa hari kemudian Tuan Kim datang lagi ke restoran itu, Bos restoran itu hampir saja mengusirnya tetapi So Eun dengan ramah selalu melayani Tuan Kim. So Eun pun memesankan makanan yang enak untuknya. Tuan Kim pun mulai mengubah penampilannya untuk pendekatan dengan So Eun dia merahasiakan indentitasnya, setiap hari dia datang bertemu dengan So Eun, dia tahu bahwa So Eun menghabiskan gaji nya untuk membayar makanan nya, tetapi So Eun tampak tidak mengeluh dia selalu tersenyum dengan ramah. Tuan Kim juga memerintahkan anak buahnya untuk mengikuti So Eun mencari tahu dimana dia tinggal. Sampai pada suatu saat keduanya sangat akrab So Eun sangat senang dengan Tuan Kim, dia merasakan kehangatan seorang ayah. Setiap saat So Eun selalu teringat akan kedua orang tuanya yang tidak tau berada dimana saat ini, disetiap hujan So Eun harus mengalami kebocoran di dalam rumahnya, dia merasa kedinginan. So Eun hanya bisa menangis.

 So Eun percaya suatu saat Tuhan pasti mengubah hidupnya yang sekarang. So Eun juga membawa Tuan Kim kerumahnya, dan Tuan Kim melihat keadaan rumah So Eun yang sangat sederhana dan dengan barang yang apa adanya.

Tuan Kim : So Eun ah, apa kau merindukan sebuah keluarga”

So Eun : (mengagukkan kepalanya)

Tuan Kim : “ So Eun kau tahu aku hanya memiliki seorang putra, di rumah seperti terasa sepi karena hanya ada kami berdua dan beberapa pelayan saja. Kau tahu dari dulu aku sangat menginginkan seorang anak perempuan, tetapi sewaktu istriku mengandung anak kedua, kami mengetahui bahwa anak kami adalah seorang putri…saat itu aku sangat senang tetapi tiba-tiba terjadi sebuah kecelakaan yang menimpa istri ku dan anak yang di dalam kandungan nya itu juga meninggal….”

So Eun merasa kan kesedihan Tuan Kim yang kehilangan istri dan putri nya yang masih di dalam kandungan nya itu.

Tuan Kim pun meminta So Eun untuk menjadi putri angkatnya dan memanggilnya ayah, dan meminta So Eun untuk tinggal bersama dengan nya dan juga dengan anak laki-laki nya yang tidak lain adalah Kim Bum. Awalnya So Eun berpikir sangat lama sebelum memutuskan nya karena dia baru beberapa kali mengenal Tuan Kim. Akhirnya So Eun pun menyetujui dan Tuan Kim meminta So Eun untuk mengemaskan barangnya dan pindah ke rumahnya besok hari. So Eun sangat senang, dia akan memiliki sebuah keluarga.

Tuan Kim, sebelumnya sudah mendiskusikan hal ini dengan Kim Bum, Kim Bum juga sudah menyetujui nya. Kim Bum tidak tahu bahwa yang akan menjadi saudara angkatnya itu adalah So Eun yang tidak lain wanita yang mengejar dan memberikan surat setiap harinya. Kim Bum tahu ini adalah hal yang terbaik untuk melupakan masa lalu nya. Tuan Kim juga akan mengumumkan secara resmi kepada semua orang tentang putri angkatnya ini setelah dia sudah tinggal bersamanya.

Keesokan harinya Tuan Kim meminta anak buahnya untuk menjemput So Eun ke rumah nya. dia dan Kim Bum sudah bersiap untuk menunggu dan menyambut kedatangan putri angkatnya itu. So Eun membenahi semua keperluan nya, dia hanya membawa baju-bajunya dan barang-barang peninggalan ayah dan ibunya. Betapa terkejutnya saat 2 orang bertubuh besar menjemputnya dan melayani dengan ramah dan meminta menaiki mobil yang mewah itu. Awalnya So Eun sangat ketakutan dia merasa bahwa kedua orang ini akan menculiknya, dan So Eun berusaha untuk melarikan diri. Tetapi kedua orang itu memaksa So Eun untuk menaiki mobil itu. So Eun berteriak-teriak sampai pada akhirnya dia dibawah ke sebuah rumah mewah, dengan wajah ketakutan bertanya siapa yang telah menculiknya???

So Eun : waaaa, apa aku sedang bermimpi…rumah ini begitu indah dan besar….(kemudian dia sadar dan kembali berteriak)…”kalian ini siapa mengapa membawa ku kemari, aku harus pulang dan bertemu dengan seseorang, aku mohon lepaskan aku…” (sambil memohon kepada kedua pengawal itu)

Tuan Kim : “So Eun, kau tidak perlu takut mereka adalah anak buah ku yang aku suruh untuk menjemputmu”….

So Eun : “Paman kenapa kau bisa berada disini…siapa mereka”….

Tuan Kim pun langsung segera menjelaskan nya kepada So Eun dan membuat dia mengerti kenapa dia melakukan semua ini dan mengapa dia merahasiakan indentitasnya. Tuan Kim juga memperkenalkan putra nya Kim Bum kepada So Eun dan pastinya kedua nya sangat terkejut. Tetapi Kim Bum bersikap biasa saja, dia hanya bersikap seolah2 baru mengenal So Eun. So Eun pun dengan wajahnya malu-malu tidak percaya bahwa saudara angkatnya adalah Kim Bum, pangeran dihatinya.

TO BE CONTINUED

Tags: , , , , , ,

16 responses to “One Thousand Letter Of You Part 2”

  1. niniet says :

    waah apa jadinya mereka tinggal serumah…. kasian so eun pasti tersiksa perasaannya… ditunggu lanjutannya ya…..

  2. lee_jihyun says :

    Yah,, ko brsambung?? Dtunggu klanjutanny y chingu,, crtany keren bgt…🙂

  3. anisachair says :

    Bumsso tinggal serumah? Penasaran apa yang akan terjadi dengan mereka. Lanjut ya.

  4. heldajungsoo says :

    Yah. bersambung, bumsso tinggal 1 rumah, wah keren it tambh seru? oke cpt dilanjt ya

  5. nada says :

    mkin sru aja ne ceritanya jdi penasaran klanjutanya,di tunggu yah slanjutnya:)

  6. sugarsoya says :

    So eun tinggal dirumah Kim Bum? Wah apa jadinya ya??
    Apa Kim Bum masih bakalan cuek ama So Eun?? Author ditunGgu lanjutannya ya…

  7. bumssokorea says :

    chingu, ide critanya sudah baguss bget, bkin penasaran lgi….
    Tpi saran saya, ceritanya lebih di perjelas percakapannya, jgn trlallu banyak narasi, dan juga jga klo bsa critanya lebih panjang biar reader puas,….
    it aj sran z chingu,, lanjutin yh ?!

    Fighting !!! ^^

  8. dyyyy says :

    jahat bgt seh shinye…
    nickhun dsini ma sp naanti?

  9. Dezztidini says :

    Anyeon chingu…
    Ingat q kah!!hahaha
    kmu publish dsini jga toh….
    Cpet”d lanjut dech yach…heuheu ;>

  10. Kim_sang eun 4ever says :

    annyeong haseyo chingu perkenalkan saya reader baru di blog ini

    chingu lanjut donk penasaran nich sama nasib x so eun

  11. Anjany Djamal says :

    wah,,,
    bakal seru nih,,,
    lanjutannya cepet ya,,,

  12. E_sparkyu says :

    yahhh kim bum kok jahat bgt ma so eun
    tp kelanjutannya bakalan seru nih
    lanjuutt author

  13. Indah ELF says :

    So eun diangkat sma ayah’a kim bum haduh nanti gmNa tuch ??

  14. Hyora Kim says :

    Wow! Apa yg bakak terjadi slanjutnya..?

  15. eunjae25 says :

    beruntung banget so eun bisa tinggal bareng ma kim bum, makin gampang pedekatenya dong hehehe

  16. donna says :

    kok mereka jadi sodara ? hhmmm.. tp pensaran kelanjutannya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: