One Act Says It All {Part 1}{The Act}

Author : Vivi Arini

Main Cast : Kim Bum dan Kim So Eun

Cast : Park Shin Hye, Jang Geun Suk, Moon Chae Won, Jung Il Woo

Genre : Romantic/Friendship

Rating : PG15

Type : Sequel (TwoShoot)

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita. Apabila ada kesamaan judul, itu merupakan hal yang tidak disengaja.

One Act Says It All {Part 1}{The Act}

Matahari pagi yang begitu cerah menyinari sebuah kamar di suatu Apartemen Elite di Seoul. Seorang gadis berusia 20 tahun bangun dari tidurnya, karena matahari yang sudah menyilaukan wajahnya dan juga karena sakit kepala yang tidak berhenti.

“Ngggg….” Erang gadis bernama Kim So Eun tersebut. So Eun pun membuka matanya dan melihat atap kamarnya dengan mata yang masih setengah terbuka dan sambil memegangi kepalanya.

“Aduh… kepalaku pusing sekali!”gumam So Eun. So Eun pun duduk di tempat tidurnya dan sadar bahwa ia tidak memakai baju dan mulai panik, ‘kenapa aku tidak memakai baju’ pikir So Eun. So Eun pun mengapitkan selimut yang digunakannya di bagian atas dadanya. Lalu So Eun membalikan badannya ke sisi sebelah kanannya karena merasa ada orang lain di tempat tidurnya. Begitu perkiraannya benar, So Eun pun langsung melotot kaget dan berteriak dengan begitu kencang.

“AAAAHHHH…..!!!” Teriakan So Eun pun membangunkan orang yang ternyata adalah seorang Laki-laki di sebelah kanannya yang tidak lain adalah Kim Bum sahabatnya sendiri.

“Ada apa? ada apa? kenapa berisik sekali sih?”tanya Kim Bum sambil bangun dari tidurnya menjadi posisi duduk, dan selimut yang digunakannya pun tidak sengaja turun sampai pinggang Kim Bum dan memperlihatkan dadanya yang sixpack itu tanpa baju. Kim Bum pun menoleh ke arah teriakan seorang wanita yang ada di samping kirinya.

“So Eun? apa yang kau lakukan disini?Ini kan kamarku!”tanya Kim Bum bingung sambil mengerutkan dahinya dan mulai terduduk dari tidurnya.

“Kamarmu? Enak saja, ini kamarku dan apa yang sedang kau lakukan di kamarku?”tanya So Eun panik dan sedikit berteriak, karena melihat Kim Bum yang telanjang dada dan So Eun mulai berharap agar tidak terjadi apa-apa dengan melihat kondisi mereka yang tidak pakai baju.

“Apa? Kamarmu?”tanya Kim Bum makin bingung dan makin berkerut dahinya. Kim Bum melihat sekelilingnya dan mulai sadar kalau ia memang sedang berada di kamar sahabatnya, yang sudah bersahabat dengannya selama 9 tahun.

“Oooo!”Kim Bum pun mulai sadar bahwa ini memang bukan kamarnya. Lalu ia pun melihat lagi kearah So Eun dan bertanya.

“Kalau begitu bagaimana aku bisa sampai disini?”tanya Kim Bum pelan.

“Aku tidak tahu!”jawab So Eun sama pelannya.

Mereka berdua pun terdiam. Di keheningan yang tidak nyaman. Kim Bum pun melihat kearah bawah tubuhnya dan baru sadar bahwa ia tidak memakai baju, mata Kim Bum pun terbelalak kaget ‘Kenapa aku tidak memakai baju?’pikirnya. Saat mata Kim Bum masih melihat ke arah tubuhnya, So Eun pun memecahkan keheningan.

“Bum-ah!Apa kau ingat yang terjadi kemarin malam?”tanya So Eun sedikit panik.

Kim Bum pun mengangkat kepalanya dan menatap So Eun sejenak, Lalu mencoba mengingat yang hal yang terjadi kemarin malam. Setelah terdiam sejenak Kim Bum pun menjawab.

“Entahlah?! yang ku ingat hanya kita sedang merayakan ulang tahun Shin Hye di sebuah klub malam bersama dengan teman-teman lainnya dan aku melihat banyak sekali minuman disana! Hanya itu yang ku ingat!”jawab Kim Bum mengerutkan dahinya yang juga masih bingung sambil mencoba mengingat-ingat hal lainnya yang terjadi.

So Eun memutar bola matanya dan mengatakan sambil menggerutu, “Tentu saja di sebuah klub malam banyak minuman!”.

Mereka pun kembali terdiam, di keheningan yang makin tidak nyaman. Akhirnya setelah lelah menunggu keheningan yang tidak selesai, Kim Bum pun berbicara.

“Ahh… Kenapa jadi tidak enak begini sih suasananya?!” ucap Kim Bum sedikit kesal. So Eun pun terdiam, ia menundukkan kepalanya karena tidak tahu harus bicara apa dan juga karena bingung dan ketakutan kenapa ia dan Kim Bum bisa berada di situasi seperti ini.

Kim Bum pun menatap So Eun, “Eun-ah, aku yakin tidak terjadi apa-apa kemarin malam!”ucap Kim Bum menenangkan So Eun, karena melihat ekspresi So Eun yang bingung dan ketakutan.

So Eun pun menatap Kim Bum dan mengangguk setuju. “Iya kau benar! Kita hanya tidur di tempat tidur yang sama, bukan berarti kita melakukan hal yang tidak-tidak kan?!”tanya So Eun dengan nada meyakinkan untuk dirinya sendiri dan untuk Kim Bum.

“Ya, benar!”ucap Kim Bum mengangguk, tapi tetap sedikit ragu.

“Bum-ah apa kau pakai sesuatu di bawah selimut?”tanya So Eun mulai panik lagi, karena melihat penampilan Kim Bum yang telanjang dada.

Kim Bum pun meraba-raba tubuhnya dan mengatakan, “Ya, aku pakai celana pendek kok”ucap Kim Bum sedikit ragu.

“Benarkah?”tanya So Eun tidak yakin.

Kim Bum menggelengkan kepalanya dan mengatakan, “Emm…tidak” jawab Kim Bum jujur.

So Eun pun memutar bola matanya dan menghela napasnya. Mereka pun kembali hening, ia pun mencoba lagi mengingat-ingat apa yang terjadi kemarin malam.

“Hhhh….lebih baik aku pulang!”ucap Kim Bum memecahkan keheningan. So Eun pun menatap Kim Bum dan mengangguk. Saat Kim Bum ingin melepas selimutnya, dia baru ingat bahwa ia tidak pakai apa-apa di bawah selimutnya, dia pun menatap So Eun dan mengatakan, “Eun-ah bisakah kau menutup matamu atau balikan badanmu!” suruh Kim Bum canggung dan dengan muka merah.

“Ahh..iya baiklah”ucap So Eun sama canggungnya dan merahnya. So Eun pun membalikan badannya dan menunggu Kim Bum selesai memakai baju. So Eun mendengar suara berjalan dan suara Kim Bum memakai Baju.

“Aku sudah selesai”ucap Kim Bum. So Eun pun membalikan badannya masih dengan selimut yang diapit di bawah lengannya dan menatap Kim Bum kembali.

“Aku pulang dulu, sampai bertemu di kampus”ucap Kim Bum. So Eun menganggukkan kepalanya. Kim Bum menatap So Eun sebentar dan menghela napasnya, lalu Kim Bum pun menuju pintu kamar So Eun. Saat Kim Bum hendak membuka pintu, So Eun memanggilnya.

“Bum-ah!”panggil So Eun. Kim Bum pun menengok ke arah So Eun.

“Hmm…ada apa?”tanya Kim Bum.

“Jangan mengatakan pada siapa pun tentang situasi ini! Kau tahukan kalau ada yang tahu pasti banyak gossip tidak enak yang tersebar” ucap So Eun pelan.

Kim Bum mengangguk dan langsung keluar dari kamar So Eun. Begitu Kim Bum sudah keluar dari apartemen So Eun dan So Eun yang terus menatap pintu kamarnya setelah Kim Bum keluar, hanya ada satu hal yang berada di pikiran mereka. ‘Sebenarnya apa yang terjadi kemarin malam?’.

Siang harinya, So Eun menuju kampus dengan menggunakan mobil pribadinya. Kampus Seoul International yang berada di pusat kota Seoul itu adalah kampus terbesar di Korea. Di Kampus tersebut So Eun mengambil jurusan Bahasa Inggris dengan kedua sahabat wanitanya yaitu, Park Shin Hye dan Moon Chae Won. So Eun pun sampai di kampusnya, ia memakirkan mobilnya dan turun dari mobilnya lalu mengunci mobilnya dengan kunci otomatis. So Eun pun berjalan pelan menuju gedung kampus, karena ia masih berpikir mengenai kejadian yang baru saja terjadi pagi itu dengan Kim Bum, sahabatnya. Saat So Eun jauh berada dalam pikirannya Shin Hye dan Chae Won memanggilnya dari depan pintu masuk gedung kampus.

“Eunnie….!”panggil Shin Hye dan Chae Won semangat, sambil melambaikan tangan mereka.

So Eun pun mengalihkan pandangannya ke arah sahabat-sahabatnya tersebut. “Shin Hye,,Chae Won”balas So Eun, sambil melambaikan tangannya juga.

“Ada apa? Kenapa kau lemas sekali?”Tanya Chae Won, karena melihat lambaian So Eun yang kurang semangat. Mereka pun berjalan menuju ruang kelas mereka yang berada di lantai dua. Hari ini mereka ada mata kuliah Economy English.

“Emm….tidak ada apa-apa kok” jawab So Eun dengan tertawa gugup.

Shin Hye dan Chae Won mengangguk mengerti. “Oia…Eunnie, kemarin kau kenapa pulangnya cepat sekali dari perayaan ulang tahunku? Dan Kim Bum juga langsung pulang bersamamu!”tanya Shin Hye setelah mengingat-ingat acara kemarin malam.

So Eun pun mulai gugup mendengar pertanyaan sahabatnya, “Kemarin aku capek sekali, jadi aku tidak bisa lama-lama di klub itu. Mianhae-yo aku tidak mengatakan apa-apa”ucap So Eun dengan nada minta maaf.

Shin Hye mengangguk mengerti. “Berarti Kim Bum pulang bersamamu, karena dia mengantarmu pulang?”Tanya Shin Hye dengan nada mengetahui.

“Ya, kemarin Kim Bum mengantar ku pulang”jawab So Eun sambil berusaha menutupi rasa gugupnya.

“Hmm, begitu!”ucap Shin Hye mengangguk sambil berjalan masuk menuju kelasnya dan duduk di kursinya yang berada di barisan tengah, diikuti dengan kedua sahabatnya.

Setelah beberapa menit mereka telah duduk di kursi masing-masing, masuklah Dosen laki-laki Economy English yang berumur sekitar 35 thn. Dosen itu pun mulai berdiri di depan kelas yang hanya berisi sekitar 60 mahasiswa itu dan mulai menjelaskan mata kuliahnya dengan menggunakan microphone dan layar proyektor.

“Economic is the science which studies human behavior in selecting prosperity…”Dosen pun terus menerangkan mata kuliahnya, tapi So Eun tidak begitu memperhatikan Dosennya. So Eun menyandarkan kepalanya di meja belajarnya dan mencoba mengingat kejadian kemarin malam.

 

 

Flashback

Sebuah handphone yang berada di sebuah meja di depan pemiliknya yang sedang berdandan pun berbunyi. So Eun, pemilik handphone tersebut menaruh bedak yang sedang di gunakannya dan mengangkat teleponnya.

“Halo”ucap So Eun.

“Eunnie…dimana kau?”Tanya Chae Won sedikit keras, karena terdengar suara music yang kencang dari tempatnya menelepon.

“Aku masih di rumah”jawab So Eun sambil memakai lipstick dengan tangan kirinya dan memegang handphone dengan tangan kanannya.

“Heh…kau masih dirumah? Cepatlah kesini, Shin Hye dan teman-teman yang lain sudah menanyakanmu dari tadi” ucap Chae Won.

“Iya…iya aku akan segera kesana”ucap So Eun sambil meletakkan lipstiknya.

“Baiklah kami menunggumu disini!” ucap Chae Won sambil mematikan handphonenya.

So Eun pun juga mematikan handphonenya. So Eun berdiri dari kursi di meja make upnya, karena ia sudah selesai berdandan. Lalu mengambil tasnya dan mengambil hadiah yang sudah ia persiapkan untuk diberikan pada Shin Hye, karena hari ini adalah hari ulang tahun Shin Hye yang ke-21. So Eun pun berjalan menuju sebuah klub malam, tempat pesta ulang tahun Shin Hye diadakan. So Eun berjalan dari apartemennya, karena jarak dari apartemennya ke klub malam itu sangat dekat. Begitu So Eun tiba disana, ia pun mulai disambut oleh teman-temannya.

“Eun-ah darimana saja? Kenapa lama sekali sampai kesininya!”Tanya Kim Bum begitu melihat So Eun masuk ke klub itu.

“Mianhae-yo ada yang harus aku lakukan sebelum kesini! Shin Hye mana?” Tanya So Eun sambil melirik kesana-kemari.

Kim Bum menunjukkan jarinya ke arah sebuah meja yang dipenuhi dengan teman-temannya. So Eun dan Kim Bum pun berjalan bersama menuju meja tersebut.

“Shin Hye!”panggil So Eun sedikit keras, karena kencangnya musik. Shin Hye pun mengangkat kepalanya dan melihat So Eun.

“Yaa…Eunnie kenapa lama sekali datangnya?!aku sudah menunggu mu dari tadi!”ucap Shin Hye pura-pura merengut.

“Mianhe-yo! Ini hadiah mu….Happy Birthday!”ucap So Eun sambil memberikan hadiah yang di bungkus warna pink itu pada Shin Hye.

“Gomawo-yo! Ayo, duduklah kau! Kita minum bersama!”ucap Shin Hye semangat diiringi dengan sorakan teman-temannya.

“Eunnie, kau ingin minum apa?”Tanya Shin Hye.

“Martini” jawab So Eun .

“Baiklah! Hei….pelayan!”ucap Shin Hye sambil memanggil pelayan klub dan memesankan minuman So Eun.

Hari pun makin menjelang malam, suara musik yang makin keras, mereka yang terus mengobrol, tertawa, dan bersenang-senang sambil minum bersama pun makin lupa dengan waktu. Shin Hye berada di lantai dansa sedang berdansa bersama dengan pacarnya Jang Geun Suk sambil berciuman sesekali. Chae Won dan pacarnya Jung Il Woo sedang mengobrol di sudut meja dan juga sambil berciuman sesekali. So Eun sedang tertawa-tawa dengan Kim Bum dan teman-teman lainnya, dengan minuman Martini yang terus berada di tangan So Eun  dan minuman Gin yang terus berada di tangan Kim Bum.

“Eun-ah ayo kita berdansa!”ajak Kim Bum tiba-tiba sambil mengulurkan tangannya ke arah So Eun. So Eun pun sempat bingung mendengar ajakan Kim Bum, tapi setelah beberapa lama So Eun tersenyum dan mengambil tangan Kim Bum. Lalu mereka berdua pun berjalan ke lantai dansa dan mulai berdansa. Kim Bum meletakkan kedua tangannya di pinggang So Eun dan So Eun mengalungkan lengannya ke leher Kim Bum. Biasanya jika mereka berdansa akan ada batas untuk kedekatan tubuh mereka, tapi karena mereka berdansa diiringi dengan lagu pelan yang romantis dan juga karena minuman beralkohol yang sudah mempengaruhi pikiran mereka, jadi mereka pun tidak peduli dengan kedekatan tubuh mereka dan rasa hangat dari tubuh mereka yang diberikan pada masing-masing, yang memang sudah mereka berdua inginkan entah sejak kapan. Setelah beberapa lama berdansa dengan Kim Bum, So Eun merasakan efek alkohol sudah menghampiri tubuhnya dan ia pun merasa berputar-putar.

“Bum-ah….hik…ayo kita…hik… pulang!”ucap So Eun dengan nada seperti orang mabuk.

“Iya…iya…hik… aku setuju denganmu…hik!”ucap Kim Bum dengan nada sama mabuknya dengan So Eun.

Mereka pun berjalan keluar klub tanpa disadari oleh teman-temannya yang sama mabuknya dengan mereka. So Eun dan Kim Bum berjalan menuju apartemennya So Eun. Tidak ada yang sadar bahwa seharusnya Kim Bum pulang ke apartemennya sendiri yang hanya beda beberapa blok dari gedung apartemen So Eun. Begitu mereka berdua sampai di depan pintu apartemen So Eun. Kim Bum pun mendorong tubuh So Eun ke pintunya dan mulai menciumi bibir So Eun dengan bergairah, So Eun pun membalas ciumannya dengan gairah yang sama. Kim Bum meletakkan tangannya di pinggang So Eun, dan So Eun mengalungkan tangannya ke lehernya sambil sesekali meletakkan tangannya ke rambut Kim Bum dan membuat rambutnya berantakan. Mereka pun terus berciuman sampai kehabisan napas, lalu Kim Bum memindahkan bibirnya ke leher So Eun. So Eun pun mendesah dan mengangkat kepalanya memberikan akses yang lebih baik ke lehernya pada Kim Bum. Kim Bum menjilati dan menggiti lehernya sampai meninggalkan tanda ciuman. So Eun pun mengangkat kepala Kim Bum, melihat mata Kim Bum dan So Eun melihat pandangan nafsu dan juga cinta, yang juga terpancar di mata So Eun.

“Bagaimana kalau kita lanjutkan ini di dalam?”Tanya So Eun sedikit terengah-engah.

Dalam pikiran mereka mengatakan bahwa ini adalah hal yang salah, karena mereka adalah sahabat. Tapi hati mereka mengatakan betapa benarnya hal yang mereka lakukan ini. Kim Bum menganggukkan kepalanya, ia tdk bisa mengatakan apa-apa lagi karena pikirannya sudah tertutupi oleh nafsu dan cinta yang sudah lama ia tahan untuk sahabatnya itu. So Eun pun membuka pintu apartemennya, diikuti dengan Kim Bum. Lalu mereka pun melanjutkan aktivitas mereka di kamar So Eun.

End Of Flashback

So Eun mengangkat kepalanya dari atas meja, matanya melebar kaget dan ia menutup mukanya dengan kedua tangannya. Dirinya tidak menyangka, ternyata Kim Bum dan dia melakukan hal itu. Kedua teman So Eun yang duduk di samping So Eun pun melihat ke arah So Eun  mereka pun bingung dengan kelakuan So Eun yang tiba-tiba mengangkat kepalanya dan menutup mukanya itu. Chae Won dan Shin Hye saling bertatap muka, Chae Won bertanya pada Shin Hye sambil mengangkat alisnya, tapi Shin Hye hanya mengangkat bahunya.

To Be Continued…

Tags: , , , , ,

28 responses to “One Act Says It All {Part 1}{The Act}”

  1. Christy says :

    Ini kok kayak NC ya? Tp gak di protect

  2. Nurani nury says :

    Bagus cerita.a tp agak NC dikit

    ayo admin update lg q pngen bca kelanjutan ff yg one million kta author.a sudah d kirim,malahan smpai 2.

    Ayo admin update🙂

  3. ambar says :

    Sedikit NC y tpi q suka. . . .Wah bumsso dbwh pengaruh alkohol dh ‘bgtuan’ y,klu sma2 mabuk apalah mau dkata. . .ayo qta nikahkan bumsso bareng2!?!
    Next part dtgu y seru bngt q suka ff yg modeh bgni jd semangat. . .hahahahahahaha..

  4. dian permata says :

    akhirnya ada ff juga. daebak chingu. tapi aku rasa ini kependekan. next part panjangin lagi ya.

  5. Maria Sativa says :

    keren cuy….
    wah ad sdkt nc ne……
    tp bgs crta na…
    d tnggu next part na

  6. anggi lianaputi says :

    ga sabar nunggu part selanjut.a, ! Mudah”an part selanjut.a ga NC tapi masih PG 15, .cz saya ga punya pw nc.a

  7. amelL says :

    anyeong,
    reader baru nih

    *baguz ff nya setiap kjadiannya d critain detail bnget
    aku suka daebak chingu

    next part d tnggu ya…

  8. rizkyapratiwi says :

    wow … ada NC nya ….. ceritanya keren tapi cuma twoshoot
    lanjuuuut thor …. akhirnya setelah penantian yg cukupa lama d update juga ff baru

  9. Helda says :

    Akhir.y ff bumsso post. kren2 gw suka am crita.y

    ditunggu part slanjt.y🙂

  10. onkyu says :

    sepertinya sahabat jadi cinta…..
    tapi buat bumsso mau berawal bagaimanapun tetep aja cinta… hhhiiiii… #gag nyambung ne komen

    suka chingu… lanjutkan….

  11. AnnisaHourai says :

    Saiia suka… saiia suka…. 😀
    lanjut thor 😀

  12. nyun says :

    ni bukan msk nc ya….?

    tp soal ide crita ttg sahabat jadi cinta, keknya topik biasa yang selalu punya daya tarik tersendiri…
    lanjutin author….

  13. Kaoru selly sangeun says :

    Wah .. Kayaknya da yg mengarah k’ nc nih . Siapa ya ?! *celingak celinguk ..
    Penasaran ma yg akan di lkukan eunni stelah inget kjadian ‘itu’/ plaaakk.
    Part terakhir qu tunggu yach🙂

  14. ashillach says :

    gk tahu aku mw ngomong apa -___-
    pokoknya lanjutlah thor!🙂

  15. owni says :

    wehehehe, baca’a agak sedikit mrinding hehehe, agak nc yah
    di tunggu lnjutan’a

  16. SaRy aj0w says :

    Woooooooooooooo….Hahahhahhahahah
    NGetiK koment >>> siLahkan ThoR di Lanjutkan gak usah malu2..hahahahah
    KAlo msuK NC..kira2 PWnya masiH sama ma yg duLu Gak yoW???..(Ngelirik admin..hahahaha coZ AQ daH punya yg lama
    Chayoooo bwt authoR nya..!!

  17. EchaKyuWon says :

    Waduuhhh itu benarkah???
    Wahh rada2 nc,, aku suka.. Aku suka..

    Ini 2shoot kan?? Ayo cepet2 post bagian keduany ^^

  18. karina says :

    kok ni ff agak nc ya,,
    jd takut buat baca….
    tp klu mau lanjut gpp..
    *q gak ikut baca wlaupun udh umur 15 thn*

  19. leuni says :

    uah…….. so eun ma kim bum lakuin itu, pdhl mrk kan sahabat.
    tp ga papa, sahabt jd cinta lgan mrk slg kan sok th…
    lanjut………….

  20. afri says :

    saya sukaaaaa
    bumsso kena efek sahabat jadi cinta..
    ditunggu kelanjutannya

  21. enno bumsso says :

    wow . . .agak kaget jg paz mbaca awal ni crita.
    Hoho bumsso trnyta mlakukanna. . .
    Cieee . . .shbt jd cinta ini mah . . .xixixi

  22. Bummiearab says :

    Ech thor knp n’gk sekalian NC aj.ha hha.hha #pengikut unyukk
    . Suka dech ama ff kmu ini. Sungguh beranie salut dech..
    Oya di awal2nya kebanyakan kta ‘Dan’ pemborosan kta itu thor, jdi nya berasa kurang, #mian lo kta2 ak kurang enk di dengar. Peace ya thor hhe

  23. djkyussoloverz says :

    yeeeeee kereeeeen bgt jd pnasaran ma part slnjtx cptn thor pnsraaaaan bgt jgn lm lma basi ntr……..>>>>>>

  24. ati says :

    ffna kereeeennnnn..q skaaaaa bngt.next part jngn lm2..

  25. Indah_ELF says :

    Seruuu …
    Jdi penasaran sma kisah mreka ber-2 sLanjut’a …

  26. Endang widiyati says :

    Waaaaaaa…..Seremmmm….Gimana bs terjadi….Hihiiii….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: